URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sebanyak 800 calon jemaah haji (calhaj) asal Kabupaten Semarang akan menunaikan ibadah haji pada musim haji tahun ini, terbagi dalam empat kelompok terbang (kloter) 56, 57, 58, dan 59 yang diberangkatkan mulai 27 Mei mendatang. Bupati Semarang Ngesti Nugraha memberikan imbauan kepada mereka untuk menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah haji dan menekankan pentingnya persiapan jasmani yang baik. Ia juga meminta agar seluruh jemaah calhaj menjaga sikap dan perilaku sesuai tuntunan agama serta memperbanyak doa untuk diri sendiri, keluarga, bangsa, dan negara.

Mbak Google

KABAR RASIKA

800 Calhaj Asal Kabupaten Semarang Bakal Diberangkatkan Tahun Ini, Begini Pesan Bupati

800 Calhaj Asal Kabupaten Semarang Bakal Diberangkatkan Tahun Ini, Begini Pesan Bupati

800 Calhaj Asal Kabupaten Semarang Bakal Diberangkatkan Tahun Ini, Begini Pesan Bupati

Bupati Semarang Ngesti Nugraha saat melepas ratusan jemaah calhaj asal Kabupaten Semarang di Pendapa Rumah Dinas di Ungaran, Senin (6/5/2024).

Foto: IST

Bupati Semarang Ngesti Nugraha saat melepas ratusan jemaah calhaj asal Kabupaten Semarang di Pendapa Rumah Dinas di Ungaran, Senin (6/5/2024).
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Sebanyak 800 jemaah calon haji (calhaj) asal Kabupaten Semarang akan menunaikan Rukun Islam kelima pada musim haji tahun ini. Mereka terbagi dalam empat kelompok terbang (kloter) 56, 57, 58, dan 59 yang akan diberangkatkan mulai 27 Mei mendatang.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengimbau mereka untuk selalu menjaga kesehatan selama menjalankan rangkaian ibadah haji.

“Ibadah haji adalah ibadah fisik. Persiapkan jasmani bapak ibu sebaik mungkin agar semuanya lancar,” ujar Ngesti saat melepas secara resmi jemaah calhaj dan petugas pendamping daerah Kabupaten Semarang di Pendapa Rumah Dinas di Ungaran, Senin (6/5/2024).

Selain itu, Ngesti juga berpesan agar seluruh jemaah calhaj menjaga sikap dan perilaku sesuai tuntunan agama. “Perbanyak doa untuk diri sendiri, keluarga, bangsa dan negara,” katanya.

Pelaksana harian (Plh) Kepala Kantor Kementerian Agama, Zulkifli melaporkan sebagian besar jemaah calhaj berprofesi sebagai petani dan pegawai swasta. Sedangkan lainnya adalah PNS dan ibu rumah tangga. Calon jemaah haji termuda berusia 21 tahun dan tertua 89 tahun.

“Seluruh calhaj telah mengikuti bimbingan manasik haji di tiap kecamatan masing-masing. Kami mohon doa agar perjalanan haji yang akan dilakukan dapat berjalan lancar,” harapnya.

Zulkifli juga berterima kasih kepada Pemkab Semarang yang telah memberikan berbagai fasilitas pendukung yang memperlancar persiapan keberangkatan calon jemaah.

“Termasuk penyediaan sarana transportasi menuju dan dari asrama haji di Boyolali. Sehingga para calon jemaah haji tidak lagi mengeluarkan biaya,” urainya.

Sebagai informasi, sesuai jadwal sebanyak 116 calhaj akan masuk kelompok terbang 56 bersama calhaj Kota Semarang. Kemudian 167 calhaj tergabung di Kloter 57 bersama calhaj dari Salatiga. Sedangkan Kloter 58 akan diisi penuh oleh 352 calhaj Kabupaten Semarang. Ketiga kloter ini akan diterbangkan ke Jeddah pada 27 Mei 2024. Sementara 154 calhaj akan bersama calhaj Grobogan di kloter 59 berangkat menuju tanah suci 28 Mei 2024. (win/ Diskominfo Kab. Semarang)

BACA JUGA :

Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menggelar kenduri dan makan bersama di atas jalan yang baru selesai dibeton saat penutupan TMMD Reguler ke-129, Kamis (13/8/2026). Tradisi tersebut menjadi ungkapan syukur atas pembangunan jalan sepanjang sekitar 1,2 kilometer yang menghubungkan Cukil dengan Kemetul dan memperpendek akses warga.
Luapkan Rasa Syukur, Warga Cukil Gelar Kenduri di Atas Jalan yang Baru Selesai Dicor
Kejaksaan Negeri Salatiga memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan koordinasi di Joglo 3 Kejari Salatiga, Kamis (13/8/2026), untuk mendukung Program Kerja Intelijen 2026. Kejari mendorong media menyampaikan informasi penegakan hukum secara profesional, transparan, akurat, dan berimbang sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Gelar Konsolidasi Kejaksaan ajak Kopdar Perdana dengan Insan Media di Salatiga
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”
Sekitar 900 siswa SD hingga SMU di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, mengikuti lomba tari keprajuritan pada Selasa (11/8/2026) untuk memeriahkan HUT RI ke-81 dan TMMD Reguler ke-129 di Desa Cukil. Kegiatan yang diawali flashmob itu sekaligus menjadi upaya melestarikan tari keprajuritan yang menggambarkan perjuangan merebut kemerdekaan.
Meriah! Ratusan Siswa di Tengaran ikuti Lomba Tari Keprajuritan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
Polres Semarang mengungkap temuan serpihan tulang yang diduga bagian dari tulang kepala serta bercak darah di TKP konter Royal Phone, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Jumat (7/8/2026), dalam penyelidikan kasus dugaan perampokan disertai pembunuhan terhadap Chandra Waskito. Polisi juga telah memeriksa tujuh saksi, menemukan 53 unit telepon genggam di mobil tempat jasad korban ditemukan di Gubug, Kabupaten Grobogan, dan masih menunggu hasil otopsi untuk memastikan penyebab kematian.
Serpihan Tulang Ditemukan di TKP Royal Phone Ambarawa, 53 Unit HP Ditinggal Di Dalam Mobil Korban

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved