URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pelayanan BPJS Kesehatan kini lebih mudah diakses oleh warga Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, setelah resmi hadir di Mal Pelayanan Publik (MPP) Sukoharjo sejak November 2024. Kepala BPJS Kesehatan Surakarta, Debbie Nianta Musigiasari, menyampaikan hal ini dalam Diskusi Media BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah VI yang berlangsung di Gedung MPP Sukoharjo pada 19 Mei 2025.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pelayanan BPJS Kesehatan Kini Lebih Mudah, Terpadu di Mal Pelayanan Publik Sukoharjo

Pelayanan BPJS Kesehatan Kini Lebih Mudah, Terpadu di Mal Pelayanan Publik Sukoharjo

Pelayanan BPJS Kesehatan Kini Lebih Mudah, Terpadu di Mal Pelayanan Publik Sukoharjo

Foto: Dok. BPJS
Foto: Dok. BPJS
featured-img

RASIKAFM – Warga Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, kini dapat menikmati pelayanan BPJS Kesehatan dengan jauh lebih mudah dan praktis. Sejak November 2024, BPJS Kesehatan resmi hadir di Mal Pelayanan Publik (MPP) Sukoharjo, yang mengintegrasikan berbagai layanan publik dalam satu lokasi.

Kepala BPJS Kesehatan Surakarta, Debbie Nianta Musigiasari, dalam Diskusi Media BPJS Kesehatan KedeputianWilayah VI di Gedung MPP Sukoharjo (19/5/2025) menjelaskan bahwa sejak pembukaan layanan di MPP, antusiasme masyarakat cukup tinggi, terutama dari peserta JKN. Rata-rata kunjungan harian mencapai 70 orang setiap harinya

“Semua layanan kami hadirkan di sini, mulai dari pendaftaran peserta baru, validasi data, informasi layanan, hingga penanganan keluhan,” ujar Debbie.

Keunggulan layanan di MPP adalah kemudahan koordinasi antar instansi. Misalnya, ketika ada peserta mengalami kendala pada validasi data NIK, mereka bisa langsung diarahkan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) yang berada dalam satu gedung. Tak hanya itu, peserta baru juga dapat langsung melakukan pembayaran melalui bank yang tersedia di MPP, dan status kepesertaan dapat langsung diaktifkan.

“Dengan sistem terpadu ini, warga tidak perlu berpindah-pindah kantor. Semua layanan yang berkaitan dengan BPJS, Dukcapil, hingga Dinas Sosial tersedia di satu tempat,” tambah Debbie.

Foto: Dok. BPJS

Pelayanan BPJS Kesehatan di MPP dilakukan setiap hari kerja mulai pukul 08.00 hingga 16.30 WIB, dengan empat petugas yang siap membantu masyarakat.

“Kami berharap masyarakat bisa merasakan manfaat dari kemudahan ini, karena satu lokasi sudah cukup untuk mengurus berbagai kebutuhan administrasi,” pungkasnya. (Hwb)

BACA JUGA :

JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
BPJS Kesehatan mencatat kepesertaan JKN mencapai 282,7 juta jiwa atau 98,62 persen penduduk Indonesia hingga akhir 2025. Dalam Public Expose Laporan Pengelolaan Program dan Laporan Keuangan 2025, Direktur Utama Prihati Pujowaskito menyebut layanan kesehatan dimanfaatkan 725,3 juta kali, didukung penguatan layanan digital, jaringan fasilitas kesehatan, serta kondisi Dana Jaminan Sosial yang tetap sehat untuk menopang SDM produktif.
JKN Catat 725 Juta Layanan Kesehatan Sepanjang 2025, Kepesertaan Tembus 98,62 Persen
Sukisno (70), warga Kota Salatiga, merasakan manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) setelah mengalami serangan stroke dan menjalani perawatan intensif serta terapi rutin selama setahun terakhir. Dengan pembiayaan yang dijamin melalui kepesertaan JKN yang ditanggung Pemerintah Kota Salatiga, ia dapat mengakses layanan kesehatan tanpa terbebani biaya hingga kondisinya berangsur pulih dan kembali beraktivitas.
Sukisno: JKN Jadi Penyelamat Saat Stroke, Kini Kembali Berjalan dan Beraktivitas
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut...
Ikuti Popda Pelajar, Tim Sepak Bola Salatiga Tampil Meyakinkan, Pastikan Lolos 8 Besar
Ikuti Popda Pelajar, Tim Sepak Bola Salatiga Tampil Meyakinkan, Pastikan Lolos 8 Besar
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga memastikan lolos ke babak 8 besar Popda Jawa Tengah 2026 setelah menjadi juara Grup B di Stadion Citarum, Semarang, Kamis (3/9/2026). Salatiga meraih dua kemenangan atas...
Warung Makan Podomoro milik Mbah Rukiyem di Jalan Jenderal Sudirman, Salatiga, Jawa Tengah, semakin ramai setelah dikunjungi Anang Hermansyah dan Ashanty. Konten kuliner pasangan selebritas itu membuat tumpang koyor legendaris yang dijual sejak 1969 tersebut diburu pembeli dari berbagai daerah hingga penjualan koyor meningkat dari 7 menjadi 22 kilogram per hari.
Usai Viral dikunjungi Anang-Ashanty Tumpang Koyor Legendaris Podomoro Salatiga Diburu Pembeli
Warung Makan Podomoro milik Mbah Rukiyem di Jalan Jenderal Sudirman, Salatiga, Jawa Tengah, semakin ramai setelah dikunjungi Anang Hermansyah dan Ashanty. Konten kuliner pasangan selebritas itu membuat...
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Kamis, 3 September 2026, didominasi cerah hingga cerah berawan. Pengamatan pukul 05.00 WIB mencatat suhu Semarang 24,2°C, kelembapan 88 persen, serta angin dari selatan 3 km/jam. Pada musim kemarau, BMKG juga mengingatkan potensi kebakaran hutan dan lahan
03 September 2026: Cuaca Semarang Cerah, Jawa Tengah Waspada Karhutla
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Kamis, 3 September 2026, didominasi cerah hingga cerah berawan. Pengamatan pukul 05.00 WIB mencatat suhu Semarang 24,2°C, kelembapan 88 persen, serta...
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang,...

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved