URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Wacana penandaan kuliner di Jawa Tengah dengan konsep “Non-Halal Food Corner” kembali mencuat setelah diusulkan Wakil Gubernur Jawa Tengah pada gelaran Festival Jateng Syariah (FAJAR) 2025 di Queen City Mall, Semarang, yang berlangsung 14–17 Agustus 2025. Gagasan ini dimaksudkan untuk memberi keterbukaan informasi kepada konsumen, memudahkan wisatawan non-Muslim menemukan menu tertentu, sekaligus membantu konsumen Muslim memastikan kehalalan makanan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Wagub Jateng Usulkan “Non-Halal Food Corner” di Tengah Festival Ekonomi Syariah FAJAR 2025

Wagub Jateng Usulkan “Non-Halal Food Corner” di Tengah Festival Ekonomi Syariah FAJAR 2025

Wagub Jateng Usulkan “Non-Halal Food Corner” di Tengah Festival Ekonomi Syariah FAJAR 2025

Wagub Taj Yasin bersama Rahmat Dwi saputra Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah
Wagub Taj Yasin bersama Rahmat Dwi saputra Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah
featured-img

RASIKAFM.COM | SEMARANG – Wacana penandaan kuliner di Jawa Tengah kembali mencuat setelah Wakil Gubernur mengusulkan konsep “Non-Halal Food Corner”. Ide ini dianggap sebagai bentuk kebalikan dari praktik di luar negeri, di mana biasanya tersedia “Halal Food Corner” untuk memudahkan umat Muslim mencari makanan sesuai syariat.

“Kalau di negara mayoritas non-Muslim, label halal sangat membantu. Nah, di Jawa Tengah, mayoritas makanan sudah halal, jadi yang perlu diberi label justru yang non-halal. Ini soal keterbukaan informasi bagi konsumen,” ujar Wakil Gubernur.

Menurutnya, penandaan atau pemisahan lokasi khusus untuk kuliner non-halal akan memberi manfaat ganda: memudahkan wisatawan non-Muslim mencari menu tertentu, sekaligus membantu konsumen Muslim memastikan kehalalan makanan. “Prinsipnya transparansi, bukan pembatasan,” tambahnya.

Wacana ini bergulir di tengah berlangsungnya Festival Jateng Syariah (FAJAR) 2025 yang digelar Bank Indonesia (BI) pada 14–17 Agustus 2025 di Queen City Mall, Semarang. Mengusung tema “Sinergi Ekonomi dan Keuangan Syariah melalui Pengembangan Halal Value Chain untuk Memperkuat Stabilitas dan Kemandirian Ekonomi Jawa Tengah”, FAJAR 2025 menjadi ajang penguatan ekosistem produk halal, keuangan syariah, serta literasi dan inklusi masyarakat.

Queen City Mall Semarang 14 – 17 Agustus 2025

Kepala Perwakilan BI Jawa Tengah, Rahmat Dwisaputra, mengatakan FAJAR 2025 dirancang untuk mendorong sektor riil dan keuangan syariah berjalan beriringan. “Pembiayaan produktif bagi pelaku usaha syariah harus semakin kuat, sehingga tercipta ekosistem yang berkelanjutan,” jelasnya.

Acara ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari Pemprov Jateng, Kementerian Agama, MUI, Baznas, pondok pesantren, lembaga zakat dan wakaf, hingga akademisi dan komunitas bisnis. FAJAR 2025 juga menjadi bagian dari rangkaian road to Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Jawa dan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF). (hrs-wd)

BACA JUGA :

Sebanyak 4.000 pelari mengikuti Rupiah Borobudur Playon 2026 di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu (5/7/2026). Bank Indonesia Jawa Tengah bersama pemerintah daerah menggelar lomba 5K dan 10K untuk menggerakkan sport tourism, UMKM, edukasi rupiah, serta pengendalian inflasi, sekaligus menyalurkan lebih dari Rp600 juta dana pendaftaran bagi pengelolaan sampah di 10 desa sekitar Borobudur.
Semangat Sport Tourism, Ribuan Pelari Ramaikan Rupiah Borobudur Playon 2026
Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan digital yang terus berkembang. Dalam media briefing di Semarang, Kamis (25/6/2026), BI mengungkap hingga 31 Mei 2026 Indonesia Anti-Scam Centre menerima 579.459 laporan penipuan digital, sehingga masyarakat diminta segera melapor jika menjadi korban agar peluang penyelamatan dana lebih besar.
Uang Hasil Kerja Bertahun-tahun Bisa Lenyap dalam Hitungan Menit, BI Jateng Ingatkan Bahaya Scam Digital
BI Jateng Stabilitas Rupiah Jadi Prioritas, Pertumbuhan Ekonomi Tetap Dijaga
BI Jateng: Stabilitas Rupiah Jadi Prioritas, Pertumbuhan Ekonomi Tetap Dijaga
Kepercayaan masyarakat terhadap kondisi perekonomian Jawa Tengah tetap terjaga pada Mei 2026, tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) sebesar 116,05 yang berada di zona optimistis. Hasil Survei Konsumen menunjukkan masyarakat menilai kondisi pendapatan, peluang kerja, dan daya beli masih baik, sekaligus memiliki harapan positif terhadap pertumbuhan ekonomi, peningkatan penghasilan, dan perkembangan usaha dalam enam bulan mendatang sehingga menjadi modal penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
Optimisme Konsumen Jawa Tengah Tetap Terjaga, IKK Mei 2026 Capai 116,05
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

DPRD Kabupaten Semarang Desak Galian C Dipersempit, Nilai Kerusakan Lingkungan Tak Sebanding dengan Manfaat
DPRD Kabupaten Semarang Desak Galian C Dipersempit, Nilai Kerusakan Lingkungan Tak Sebanding dengan Manfaat
DPRD Kabupaten Semarang mendesak Pemkab Semarang memperketat aktivitas tambang galian C melalui revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) menyusul banyaknya keluhan masyarakat terkait kerusakan jalan, banjir,...
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran memberikan penghargaan kepada PT Gratia Husada Farma dalam kunjungan resmi pada 2 Juli 2026 atas komitmennya mendukung Program Jaminan Kesehatan Nasional melalui Program PIPMP...
Keluhan Jalan Rusak Masih Mendominasi Aduan Warga Kabupaten Semarang, DPU Akui Keterbatasan Anggaran
Keluhan Jalan Rusak Masih Mendominasi Aduan Warga Kabupaten Semarang, DPU Akui Keterbatasan Anggaran
Kerusakan jalan menjadi keluhan terbanyak masyarakat Kabupaten Semarang sepanjang Januari–Juni 2026 dengan 49 dari total 217 aduan yang masuk melalui SP4N-LAPOR!, LaporGub Jateng, dan Lapor Bupati Semarang....
Perdana! Kejari Salatiga Musnahkan BB di SMA Lab, Berikan Edukasi kepada Siswa
Perdana! Kejari Salatiga Musnahkan BB di SMA Lab, Berikan Edukasi kepada Siswa
Kejaksaan Negeri Salatiga memusnahkan barang bukti dari 51 perkara pidana yang telah berkekuatan hukum tetap di SMA Kristen Satya Wacana, Salatiga, Senin (20/7/2026). Kegiatan yang dipimpin Kajari Erik...
Di Balik Lapangan Hijau, Sepak Bola Ajarkan Indahnya Persatuan dan Kebangkitan Ekonomi
Di Balik Lapangan Hijau, Sepak Bola Ajarkan Indahnya Persatuan dan Kebangkitan Ekonomi
Timnas Spanyol menjuarai Piala Dunia FIFA 2026 setelah mengalahkan Argentina 1-0 melalui babak perpanjangan waktu di Stadion New Jersey. Gol Ferran Torres pada menit ke-106 memastikan gelar dunia kedua...

POPULER

Puluhan pecatur dari berbagai daerah mengikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I kategori non-master di Kota Salatiga, Minggu (19/7/2026), dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Salatiga. Ajang ini digelar untuk mewadahi penghobi catur, mengembangkan bibit atlet muda, mempererat komunitas pecatur, serta diharapkan menjadi agenda bergengsi yang mampu melahirkan prestasi hingga tingkat nasional.
Puluhan Peserta ikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I Non-Master
Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama Satlantas Polres Semarang melakukan monitoring operasional angkutan galian C milik PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) di Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Senin (13/7/2026). Dalam inspeksi tersebut, petugas menemukan sejumlah truk yang belum memenuhi persyaratan laik jalan. Pengusaha tambang diberi peringatan untuk melengkapi persyaratan teknis dan administrasi kendaraan, serta diminta mengoptimalkan penyiraman jalan, penggunaan terpal, dan pengaturan lalu lintas guna mengurangi dampak terhadap masyarakat.
Dishub Kabupaten Semarang Lakukan Pengawasan Angkutan Galian C di Delik Tuntang, Soroti Kelayakan Kendaraan dan Pengendalian Debu
Forum Pelanggan Air Minum Nasional (FORPAMNAS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026), yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai provinsi. Forum ini membahas pembentukan badan regulator air minum, menyusun program kerja serta memilih kepengurusan periode 2026–2030 guna memperkuat perlindungan hak pelanggan, meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum, dan mempererat kolaborasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan.Munas IV FORPAMNAS di Yogyakarta mendorong pembentukan regulator air minum, memperkuat hak pelanggan, dan meningkatkan pelayanan Perumda Air Minum.
FORPAMNAS Dorong Pembentukan Badan Regulator Air Minum, Munas IV Resmi Digelar di Yogyakarta