KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Perahu Oleng, Pemancing di Rawa Pening Tewas Tenggelam

Perahu Oleng, Pemancing di Rawa Pening Tewas Tenggelam

Perahu Oleng, Pemancing di Rawa Pening Tewas Tenggelam

Seorang pemancing ditemukan tewas tenggelam di dasar Danau Rawa Pening usai terjatuh dari perahu, Rabu (27/8/2025). Foto: Humas Polres Semarang

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Seorang pemancing asal Kota Salatiga, Prayudha (26), ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Danau Rawa Pening, tepatnya di Desa Kebondowo, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Rabu (27/8/2025) siang.

Saksi kejadian sekaligus rekan memancing korban, Toni (35), mengatakan sejak pukul 08.00 WIB mereka berangkat memancing menggunakan perahu terpisah namun di lokasi yang berdekatan.

“Sekitar pukul 12.45 WIB, korban pindah tempat mancing pakai perahu. Namun, tiba-tiba perahunya oleng dan korban jatuh ke air,” ujarnya, Kamis (28/8/2025)

Usai terjatuh, korban sempat meminta pertolongan, tetapi karena tidak bisa berenang dan panik, korban akhirnya tenggelam ke dasar danau dengan kedalaman sekitar 2,5 meter.

“Saya berusaha menolong tapi tidak berhasil. Lalu minta bantuan ke nelayan yang ada di dekat lokasi,” tuturnya.

Kapolsek Banyubiru, Kompol Sungkowo menuturkan, upaya penyelamatan korban dibantu dua nelayan setempat, hingga lima menit kemudian korban berhasil ditemukan dan dievakuasi ke daratan.

“Korban ditemukan terbenam di dasar danau yang berlumpur,” terangnya.

Setelah itu, korban dibawa ke Puskesmas Banyubiru. Namun pihak medis menyatakan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.

“Dari hasil pemeriksaan awal, korban murni meninggal dunia akibat tenggelam. Keluarga korban yang dihubungi telah menerima kejadian ini dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka di Salatiga,” urainya.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan Danau Rawa Pening, serta menggunakan perlengkapan keselamatan memadai saat memancing maupun berperahu di perairan. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang
[pekok2]