URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

The Wujil Resort & Conventions menggelar program berbagi sarapan di Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (9/9/2025), diikuti ratusan ojol, supeltas, dan petugas kebersihan. Salah satunya Tjatur Novianto, eks General Manager Telkomsel yang kini driver ojol. Peserta mendapat sarapan, tumbler, cek kesehatan gratis, dan donor darah.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Mantan GM Telkomsel Jadi Driver Ojol, Senang Ikut Sarapan Gratis di The Wujil

Mantan GM Telkomsel Jadi Driver Ojol, Senang Ikut Sarapan Gratis di The Wujil

Mantan GM Telkomsel Jadi Driver Ojol, Senang Ikut Sarapan Gratis di The Wujil

Driver ojol bersama supeltas dan petugas kebersihan menikmati sarapan gratis di The Wujil Resort & Conventions, Selasa (9/9/2025). Program ini sudah memasuki tahun ketiga dan merupakan rangkaian HUT ke-9 The Wujil. Foto: win
Driver ojol bersama supeltas dan petugas kebersihan menikmati sarapan gratis di The Wujil Resort & Conventions, Selasa (9/9/2025). Program ini sudah memasuki tahun ketiga dan merupakan rangkaian HUT ke-9 The Wujil. Foto: win
Featured Image

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Pagi itu, Tjatur Novianto (60) tampak duduk di antara ratusan driver ojek online, supeltas, dan petugas kebersihan di restoran The Wujil Resort & Conventions, Bergas, Kabupaten Semarang. Dengan santai ia menyantap soto dan bubur kacang ijo yang disediakan dalam program The Wujil Berbagi Sarapan Bareng Pejuang Keluarga Selasa (9/9/2025).

Sekilas, Tjatur sama seperti driver ojol lainnya. Ia datang pukul 07.30 sebelum memulai rutinitas menarik penumpang. Namun siapa sangka, pria asal Karangjati, Bergas itu dulunya adalah General Manager Telkomsel yang pernah bertugas di Kalimantan Timur dan Sulawesi Selatan. Sejak mengajukan pensiun dini pada 2013, ia memilih menekuni profesi baru sebagai driver ojol.

“Mengisi waktu luang saja, karena bosan di rumah,” katanya.

Biasanya ia mulai ‘narik’ dari jam 07.00-16.00 WIB. Dalam sehari rata-rata bisa menyelesaikan 16 trip dengan pendapatan bersih Rp150 ribu. Ia mengaku senang bisa ikut sarapan gratis di The Wujil.

“Ini kali ketiga saya ikut. Rasanya senang sekali bisa sarapan bareng, dapat tumbler juga. Ke depan mungkin bisa ada tambahan apresiasi seperti sembako, tapi program ini sudah sangat bagus,” ujarnya.

Usai sarapan, Tjatur kembali melanjutkan aktivitasnya. Wilayah operasinya mencakup Bawen, Tembalang, bahkan terkadang menerima order jarak jauh ke Cirebon, Pekalongan, hingga Magelang.

“Selain ojol, ya bantu-bantu di rumah juga,” tambahnya.

Program The Wujil Berbagi sendiri sudah rutin digelar selama tiga tahun terakhir. Tahun ini, pihak manajemen menargetkan 350 peserta dari kalangan pekerja harian. Tidak hanya menyediakan sarapan, peserta juga mendapat tumbler, pemeriksaan kesehatan gratis dari RS Ken Saras dan Klinik Budi Sehat, serta fasilitas donor darah dari PMI.

Marketing and Brand Manager The Wujil Resort & Conventions, Venni Arshinta, menyebut kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian HUT ke-9.

“Supeltas, ojol, maupun petugas kebersihan itu orang-orang yang setiap hari membantu kita. Ada tamu yang perlu menyebrang jalan, supeltas yang mengarahkan. Ada ojol yang membantu penjualan menu F&B (food and beverage) kami. Konsepnya memang give back, memberikan timbal balik,” jelasnya.

Menurut Venni, meski sederhana, apresiasi ini diharapkan bisa meringankan beban para pekerja harian yang terdampak situasi ekonomi.

“Kami sadar, mereka yang bekerja harian itu paling rentan. Jadi kami ingin menyisihkan sedikit yang kami punya. Harapannya bisa bermanfaat, sekaligus menjadi wadah berbagi,” katanya. (win)

BACA JUGA :

Alih Status Dosen PPPK ke PNS Disetujui DPR, ADAPI Desak Regulasi Lintas Kementerian yang Berkeadilan
Alih Status Dosen PPPK ke PNS Disetujui DPR, ADAPI Desak Regulasi Lintas Kementerian yang Berkeadilan
Polres Salatiga menyembelih 5 ekor sapi dan 9 kambing pada Idul Adha 1447 H, Rabu (27/5/2026), sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat. Hewan kurban didistribusikan ke warga sekitar, pondok pesantren, dan yayasan di Kota Salatiga untuk mempererat kebersamaan serta sinergi Polri dengan masyarakat.
Polres Salatiga Sembelih 5 Ekor Sapi dan 9 Ekor Kambing
Sehari Jelang Idul Adha, Gerindra Salatiga Salurkan Hewan Kurban ke PAC dan Ranting
Sehari Jelang Idul Adha, Gerindra Salatiga Salurkan Hewan Kurban ke PAC dan Ranting
Bantuan sapi kurban dari Presiden Prabowo Subianto diserahkan Bupati Ngesti Nugraha kepada warga Dusun Duren, Desa Duren, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, Selasa (26/5/2026). Sapi jenis simental berbobot 1,48 ton senilai sekitar Rp103 juta itu dipilih karena memenuhi standar kesehatan dan diberikan kepada wilayah yang belum pernah menerima bantuan serupa serta sempat terdampak bencana alam.
Sapi Berbobot 1,48 Ton dari Presiden Prabowo Disalurkan bagi Warga Duren Sumowono

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Alih Status Dosen PPPK ke PNS Disetujui DPR, ADAPI Desak Regulasi Lintas Kementerian yang Berkeadilan
Alih Status Dosen PPPK ke PNS Disetujui DPR, ADAPI Desak Regulasi Lintas Kementerian yang Berkeadilan
Komisi X DPR RI menyetujui usulan pengalihan status 10.942 dosen PPPK menjadi PNS dalam rapat bersama ADAPI di Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026). Kebijakan ini dinilai penting untuk menyatukan skema kepegawaian...
Polres Salatiga menyembelih 5 ekor sapi dan 9 kambing pada Idul Adha 1447 H, Rabu (27/5/2026), sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat. Hewan kurban didistribusikan ke warga sekitar, pondok pesantren, dan yayasan di Kota Salatiga untuk mempererat kebersamaan serta sinergi Polri dengan masyarakat.
Polres Salatiga Sembelih 5 Ekor Sapi dan 9 Ekor Kambing
Polres Salatiga menyembelih 5 ekor sapi dan 9 kambing pada Idul Adha 1447 H, Rabu (27/5/2026), sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat. Hewan kurban didistribusikan ke warga sekitar, pondok...
Sehari Jelang Idul Adha, Gerindra Salatiga Salurkan Hewan Kurban ke PAC dan Ranting
Sehari Jelang Idul Adha, Gerindra Salatiga Salurkan Hewan Kurban ke PAC dan Ranting
DPC Partai Gerindra Kota Salatiga menyalurkan 33 hewan kurban berupa satu ekor sapi dan 32 kambing kepada PAC dan ranting di empat kecamatan pada Selasa (26/5/2026). Bantuan dari Sekjen Gerindra Sugiono...
27 Mei 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 15.00–17
27 Mei 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 15.00–17.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,9 Meter di Pesisir Jawa Tengah
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di perairan Semarang dan pesisir Jawa Tengah terjadi pada Rabu (27/5/2026) pukul 15.00–17.00 WIB dengan tinggi muka...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Rabu, 27 Mei 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan sepanjang hari. Suhu udara di Semarang berkisar 27–34 derajat Celsius dengan kelembapan 55–90 persen, sementara hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi secara lokal di daerah pegunungan, dataran tinggi, dan sebagian wilayah selatan Kota Semarang pada sore hingga awal malam.
27 Mei 2026: BMKG Prediksi Cuaca Cerah Berawan Dominasi Semarang dan Jawa Tengah, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Wilayah Pegunungan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Rabu, 27 Mei 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan sepanjang...
Muat Lebih

POPULER

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Senin, 25 Mei 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu udara di Semarang berkisar 27–34 derajat Celsius dengan kelembapan 55–90 persen, sementara hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di wilayah Pantura timur Jawa Tengah pada sore hingga awal malam.
25 Mei 2026: BMKG Prediksi Cuaca Cerah Berawan di Semarang, Hujan Lebat Berpotensi Guyur Pantura Timur Jateng
Seorang pengendara sepeda motor nekat memasuki Ruas Tol Batang–Semarang melalui Gerbang Tol Kandeman, Jumat siang (15/5/2026). Petugas PT Jasamarga Semarang Batang bersama patroli jalan tol melakukan pengejaran hingga pengendara berhasil diamankan di sekitar KM 353 A untuk diberikan pembinaan dan edukasi keselamatan.
Motor Nyelonong Masuk Tol Semarang-Batang, Pengendara Mengaku Tak Sadar Sudah di Jalan Bebas Hambatan
Komunitas Kridha Beksa Wandawa menggelar kelas Tari Klasik Gaya Surakarta di Pendopo Bung Karno, Salatiga, Minggu (24/5/2026), sebagai upaya melestarikan budaya Jawa di tengah modernisasi. Kegiatan yang awalnya menargetkan 30 peserta ini diikuti 62 orang berusia 12 hingga 62 tahun, yang belajar Tari Golek Sri Rejeki untuk mengenal, menjaga, dan mewariskan seni tradisi kepada generasi masa kini.
Komunitas Kridha Beksa Wandawa Gelar Kelas Tari Klasik di Salatiga, Peserta Membludak

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved