URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Sebanyak 25 ribu peserta memadati GOR Pandanaran Wujil, Bergas, Kabupaten Semarang, Sabtu (25/10/2025), untuk mengikuti jalan sehat PWNU Jawa Tengah dalam peringatan Hari Santri Nasional 2025. Kegiatan ini digelar guna mempererat silaturahmi, menumbuhkan kebersamaan, dan memeriahkan HSN dengan hadiah menarik serta semangat kebangsaan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ingin Berangkat Umrah, Dwi Ikhtiar Ikut Jalan Sehat Santri PWNU Jateng

Ingin Berangkat Umrah, Dwi Ikhtiar Ikut Jalan Sehat Santri PWNU Jateng

Ingin Berangkat Umrah, Dwi Ikhtiar Ikut Jalan Sehat Santri PWNU Jateng

Puluhan ribu warga mengikuti jalan sehat yang digelar PWNU Jateng dalam rangka puncak resepsi HSN 2025 di kompleks GOR Pandanaran Wujil, Bergas, Kabupaten Semarang, Sabtu (25/10/2025). Foto: win
Puluhan ribu warga mengikuti jalan sehat yang digelar PWNU Jateng dalam rangka puncak resepsi HSN 2025 di kompleks GOR Pandanaran Wujil, Bergas, Kabupaten Semarang, Sabtu (25/10/2025). Foto: win
Featured Image

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Tak kurang dari 25 ribu orang memadati kawasan GOR Pandanaran Wujil, Bergas, Kabupaten Semarang, Sabtu (25/10/2025). Mereka antusias mengikuti jalan sehat yang digelar Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2025.

Peserta berasal dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat umum, pelajar, hingga santri dari sejumlah pondok pesantren. Selain berolahraga dan bersilaturahmi, banyak peserta mengaku termotivasi mengikuti kegiatan ini karena hadiah yang disiapkan panitia.

Beragam doorprize menarik disediakan, antara lain peralatan elektronik, sepeda gunung, sepeda motor, hingga hadiah utama berupa tiket umrah untuk dua orang.

Salah satu peserta, Dwi Amperawati (59), warga Kelurahan Wujil, mengaku ikut karena berharap bisa mendapatkan kesempatan berangkat umrah.

“Semoga diamini bisa dapat umrah, karena pengen banget umrah. Kalau tidak ya semoga dapat motor atau hadiah lainnya. Ya pengen umrah saja, sebelumnya belum pernah, cuma punya angan-angan,” ujarnya sambil tersenyum.

Ketua PWNU Jateng, KH Abdul Ghaffar Rozin, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya NU untuk hadir di tengah masyarakat dengan cara yang menyenangkan dan bermanfaat.

“PWNU ingin hadir kepada masyarakat dengan kegiatan yang mendatangkan manfaat. Selain memperkenalkan NU lewat olahraga seperti jalan sehat, kami juga ingin menumbuhkan kebersamaan. Alhamdulillah ada 25 ribu kupon yang dibagikan dan semua antusias ikut,” ujarnya.

Gus Rozin (sapaan akrabnya) juga menambahkan, jalan sehat ini menjadi penutup rangkaian resepsi HSN 2025 yang digelar selama tiga hari, mulai 23–25 Oktober 2025. Meski sempat diwarnai hujan dalam beberapa hari terakhir, seluruh kegiatan berjalan lancar dan tetap ramai.

“Alhamdulillah cuaca bersahabat. Saat ngaji bandongan tidak hujan, wayangan juga hujannya berhenti. Pagi ini pun cerah. Antusiasme masyarakat luar biasa,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengapresiasi sinergi antara pemerintah daerah dan NU dalam menyukseskan kegiatan Hari Santri Nasional.

“Kami sering berdiskusi dengan PCNU dan PWNU. Terima kasih atas arahannya. Banyak kegiatan positif yang bermanfaat, seperti bazar UMKM, pentas seni budaya, pelatihan pertanian organik, ngaji bandongan, wayang kulit, dan jalan sehat. Sinergi ini sangat baik bagi Kabupaten Semarang,” tuturnya. (win)

BACA JUGA :

Alih Status Dosen PPPK ke PNS Disetujui DPR, ADAPI Desak Regulasi Lintas Kementerian yang Berkeadilan
Alih Status Dosen PPPK ke PNS Disetujui DPR, ADAPI Desak Regulasi Lintas Kementerian yang Berkeadilan
Polres Salatiga menyembelih 5 ekor sapi dan 9 kambing pada Idul Adha 1447 H, Rabu (27/5/2026), sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat. Hewan kurban didistribusikan ke warga sekitar, pondok pesantren, dan yayasan di Kota Salatiga untuk mempererat kebersamaan serta sinergi Polri dengan masyarakat.
Polres Salatiga Sembelih 5 Ekor Sapi dan 9 Ekor Kambing
Sehari Jelang Idul Adha, Gerindra Salatiga Salurkan Hewan Kurban ke PAC dan Ranting
Sehari Jelang Idul Adha, Gerindra Salatiga Salurkan Hewan Kurban ke PAC dan Ranting
Bantuan sapi kurban dari Presiden Prabowo Subianto diserahkan Bupati Ngesti Nugraha kepada warga Dusun Duren, Desa Duren, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, Selasa (26/5/2026). Sapi jenis simental berbobot 1,48 ton senilai sekitar Rp103 juta itu dipilih karena memenuhi standar kesehatan dan diberikan kepada wilayah yang belum pernah menerima bantuan serupa serta sempat terdampak bencana alam.
Sapi Berbobot 1,48 Ton dari Presiden Prabowo Disalurkan bagi Warga Duren Sumowono

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Alih Status Dosen PPPK ke PNS Disetujui DPR, ADAPI Desak Regulasi Lintas Kementerian yang Berkeadilan
Alih Status Dosen PPPK ke PNS Disetujui DPR, ADAPI Desak Regulasi Lintas Kementerian yang Berkeadilan
Komisi X DPR RI menyetujui usulan pengalihan status 10.942 dosen PPPK menjadi PNS dalam rapat bersama ADAPI di Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026). Kebijakan ini dinilai penting untuk menyatukan skema kepegawaian...
Polres Salatiga menyembelih 5 ekor sapi dan 9 kambing pada Idul Adha 1447 H, Rabu (27/5/2026), sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat. Hewan kurban didistribusikan ke warga sekitar, pondok pesantren, dan yayasan di Kota Salatiga untuk mempererat kebersamaan serta sinergi Polri dengan masyarakat.
Polres Salatiga Sembelih 5 Ekor Sapi dan 9 Ekor Kambing
Polres Salatiga menyembelih 5 ekor sapi dan 9 kambing pada Idul Adha 1447 H, Rabu (27/5/2026), sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat. Hewan kurban didistribusikan ke warga sekitar, pondok...
Sehari Jelang Idul Adha, Gerindra Salatiga Salurkan Hewan Kurban ke PAC dan Ranting
Sehari Jelang Idul Adha, Gerindra Salatiga Salurkan Hewan Kurban ke PAC dan Ranting
DPC Partai Gerindra Kota Salatiga menyalurkan 33 hewan kurban berupa satu ekor sapi dan 32 kambing kepada PAC dan ranting di empat kecamatan pada Selasa (26/5/2026). Bantuan dari Sekjen Gerindra Sugiono...
27 Mei 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 15.00–17
27 Mei 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 15.00–17.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,9 Meter di Pesisir Jawa Tengah
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di perairan Semarang dan pesisir Jawa Tengah terjadi pada Rabu (27/5/2026) pukul 15.00–17.00 WIB dengan tinggi muka...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Rabu, 27 Mei 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan sepanjang hari. Suhu udara di Semarang berkisar 27–34 derajat Celsius dengan kelembapan 55–90 persen, sementara hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi secara lokal di daerah pegunungan, dataran tinggi, dan sebagian wilayah selatan Kota Semarang pada sore hingga awal malam.
27 Mei 2026: BMKG Prediksi Cuaca Cerah Berawan Dominasi Semarang dan Jawa Tengah, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Wilayah Pegunungan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Rabu, 27 Mei 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan sepanjang...
Muat Lebih

POPULER

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Senin, 25 Mei 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu udara di Semarang berkisar 27–34 derajat Celsius dengan kelembapan 55–90 persen, sementara hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di wilayah Pantura timur Jawa Tengah pada sore hingga awal malam.
25 Mei 2026: BMKG Prediksi Cuaca Cerah Berawan di Semarang, Hujan Lebat Berpotensi Guyur Pantura Timur Jateng
Seorang pengendara sepeda motor nekat memasuki Ruas Tol Batang–Semarang melalui Gerbang Tol Kandeman, Jumat siang (15/5/2026). Petugas PT Jasamarga Semarang Batang bersama patroli jalan tol melakukan pengejaran hingga pengendara berhasil diamankan di sekitar KM 353 A untuk diberikan pembinaan dan edukasi keselamatan.
Motor Nyelonong Masuk Tol Semarang-Batang, Pengendara Mengaku Tak Sadar Sudah di Jalan Bebas Hambatan
Komunitas Kridha Beksa Wandawa menggelar kelas Tari Klasik Gaya Surakarta di Pendopo Bung Karno, Salatiga, Minggu (24/5/2026), sebagai upaya melestarikan budaya Jawa di tengah modernisasi. Kegiatan yang awalnya menargetkan 30 peserta ini diikuti 62 orang berusia 12 hingga 62 tahun, yang belajar Tari Golek Sri Rejeki untuk mengenal, menjaga, dan mewariskan seni tradisi kepada generasi masa kini.
Komunitas Kridha Beksa Wandawa Gelar Kelas Tari Klasik di Salatiga, Peserta Membludak

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved