URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Manfaat Program JKN dirasakan Jarini, peserta JKN yang menjalani pengobatan rutin di RSUD dr. Gunawan Mangunkusumo, Kabupaten Semarang. Program ini memberikan akses layanan kesehatan tanpa biaya tambahan, membantu pengobatan jantung dan fisioterapi yang dijalaninya selama setahun, serta menjamin pelayanan setara bagi seluruh pasien.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jarini Rasakan Manfaat Besar Program JKN untuk Pengobatan Rutin

Jarini Rasakan Manfaat Besar Program JKN untuk Pengobatan Rutin

Jarini Rasakan Manfaat Besar Program JKN untuk Pengobatan Rutin

Foto: Dokumen
Foto: Dokumen
featured-img

Ungaran, – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kembali dirasakan manfaat nyatanya oleh masyarakat. Salah satunya dirasakan Jarini (51), peserta JKN yang rutin menjalani pengobatan dan fisioterapi di RSUD dr. Gunawan Mangunkusumo, Kabupaten Semarang.

Ibu satu anak yang sehari-hari bekerja sebagai pengrajin gerabah ini mengaku sangat bersyukur dengan kehadiran Program JKN. Pasalnya, ia harus menjalani pengobatan rutin setiap bulan, termasuk fisioterapi, yang tentunya membutuhkan biaya tidak sedikit.

“Setiap bulan saya rutin berobat dan melakukan fisioterapi di sini. Tidak bisa saya bayangkan berapa biaya yang harus saya keluarkan kalau tidak ada Program JKN,” ungkap Jarini saat ditemui di ruang fisioterapi rumah sakit.

Jarini merupakan peserta JKN dari segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) yang iurannya ditanggung oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Semarang. Ia menceritakan, kondisi kesehatannya bermula saat dirinya tiba-tiba pingsan dan harus dilarikan ke rumah sakit. Dari hasil pemeriksaan, diketahui terdapat gangguan pada jantungnya.

“Setelah dirawat dan diperbolehkan pulang, saya harus rutin minum obat dan menjalani fisioterapi. Sudah satu tahun ini saya menjalani pengobatan. Alhamdulillah, keluhan seperti jantung berdebar kini sudah jauh berkurang,” tuturnya.

Selama menjalani pengobatan dengan memanfaatkan Program JKN, Jarini mengaku mendapatkan pelayanan kesehatan yang sangat baik. Ia menegaskan tidak pernah merasakan adanya perbedaan perlakuan antara peserta JKN dengan pasien lainnya.

“Pelayanannya sangat baik, tidak ada diskriminasi. Dokter dan perawat selalu ramah, memberikan penjelasan dengan jelas, dan melayani saya dengan maksimal. Berkat itu, saya masih diberikan kesehatan hingga hari ini untuk merawat anak saya,” katanya.

Tak hanya itu, Jarini juga menegaskan bahwa selama menjalani perawatan, dirinya tidak pernah diminta membayar biaya tambahan. Seluruh obat-obatan yang diresepkan pun selalu tersedia di instalasi farmasi rumah sakit.

“Selama berobat, saya tidak pernah mengeluarkan biaya tambahan. Obat-obatan juga selalu tersedia. Kalau ada yang berbicara negatif soal Program JKN, sebagai pengguna rutin saya justru merasakan manfaatnya sangat luar biasa,” ujarnya.

Ia pun mengaku tidak segan membagikan pengalamannya kepada keluarga dan tetangga agar semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan Program JKN.

Di akhir perbincangan, Jarini berharap Program JKN dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya bagi masyarakat kecil yang membutuhkan layanan kesehatan.

“Semoga Program JKN terus berjalan dan semakin baik, karena sudah sangat banyak masyarakat yang terbantu,” pungkasnya. (am)

BACA JUGA :

JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
BPJS Kesehatan mencatat kepesertaan JKN mencapai 282,7 juta jiwa atau 98,62 persen penduduk Indonesia hingga akhir 2025. Dalam Public Expose Laporan Pengelolaan Program dan Laporan Keuangan 2025, Direktur Utama Prihati Pujowaskito menyebut layanan kesehatan dimanfaatkan 725,3 juta kali, didukung penguatan layanan digital, jaringan fasilitas kesehatan, serta kondisi Dana Jaminan Sosial yang tetap sehat untuk menopang SDM produktif.
JKN Catat 725 Juta Layanan Kesehatan Sepanjang 2025, Kepesertaan Tembus 98,62 Persen
Sukisno (70), warga Kota Salatiga, merasakan manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) setelah mengalami serangan stroke dan menjalani perawatan intensif serta terapi rutin selama setahun terakhir. Dengan pembiayaan yang dijamin melalui kepesertaan JKN yang ditanggung Pemerintah Kota Salatiga, ia dapat mengakses layanan kesehatan tanpa terbebani biaya hingga kondisinya berangsur pulih dan kembali beraktivitas.
Sukisno: JKN Jadi Penyelamat Saat Stroke, Kini Kembali Berjalan dan Beraktivitas
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah...
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 2 September 2026, didominasi cerah hingga cerah berawan. Pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu Semarang 25,6°C, kelembapan 71 persen, serta angin tenggara 6 km/jam. Pada sore hingga awal malam, hujan ringan berpotensi turun di pegunungan, sementara musim kemarau meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan.
02 September 2026: Cuaca Semarang Cerah, Hujan Ringan Berpotensi di Pegunungan Jawa Tengah
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 2 September 2026, didominasi cerah hingga cerah berawan. Pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu Semarang 25,6°C, kelembapan 71 persen, serta...
Kota Salatiga meraih juara I kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dalam Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali 2026 Batch II yang digelar Kemendagri pada 28 Agustus 2026. Atas capaian tersebut, Salatiga mendapat dukungan Rp2 miliar untuk memperkuat akses dan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Bukan Kaleng-kaleng! Kota Salatiga raih Prestasi di Bidang Pendidikan
Kota Salatiga meraih juara I kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dalam Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali 2026 Batch II yang digelar Kemendagri pada 28 Agustus 2026. Atas capaian...
Strategi pembelajaran inovatif perlu didukung manajemen kelas yang baik agar siswa aktif berpikir, bekerja sama, dan siap menghadapi persoalan nyata.
Ketika Kelas Membosankan: Menimbang Ulang cara Mengelola Pembelajaran
Strategi pembelajaran perlu diperbarui agar siswa lebih aktif berpikir, bekerja sama, dan memecahkan masalah. Model seperti PjBL, Problem Based Learning, Blended Learning, dan Cooperative Learning dapat...
WhatsApp Image 2026-09-01 at 21.14
Dalam Rangka Hari Lahir Kejaksaan Ke-81, Gelar Baksos, Penyaluran Beras di 3 Panti Asuhan
Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang menyalurkan bantuan beras kepada panti asuhan dan NPCI serta air bersih bagi warga tiga desa di Kecamatan Suruh, Selasa (1/9/2026). Kegiatan bakti sosial tersebut digelar...

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Kepala Dinsos Kabupaten Semarang Istichomah
Penerima Bansos Terindikasi Judol Bakal Dicoret, Dinsos Kabupaten Semarang Buka Pengajuan Sanggahan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved