URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Bupati Semarang Ngesti Nugraha bertemu 115 penyuluh pertanian di Pendapa Rumah Dinas Ungaran, Jumat (13/2/2026), menyusul alih status ke Kementerian Pangan mulai 14 Februari 2026. Pertemuan digelar untuk menegaskan komitmen pendampingan petani, peningkatan produktivitas, serta dorongan ekspor dan pengembangan padi organik melalui koordinasi berkelanjutan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Bidik Pasar Global, 115 Penyuluh Pertanian Diminta Perkuat Inovasi dan Ekspor

Bidik Pasar Global, 115 Penyuluh Pertanian Diminta Perkuat Inovasi dan Ekspor

Bidik Pasar Global, 115 Penyuluh Pertanian Diminta Perkuat Inovasi dan Ekspor

Bupati Semarang Ngesti Nugraha, menggelar pertemuan bersama 115 penyuluh pertanian di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Jumat (13/2/2026). Foto: Diskominfo Kab. Semarang
Bupati Semarang Ngesti Nugraha, menggelar pertemuan bersama 115 penyuluh pertanian di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Jumat (13/2/2026). Foto: Diskominfo Kab. Semarang
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, menggelar pertemuan bersama 115 penyuluh pertanian di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Jumat (13/2/2026). Pertemuan tersebut dilaksanakan menyusul pengalihan status kepegawaian para penyuluh pasca terbitnya Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2025 tentang Pendayagunaan Penyuluh Pertanian dalam rangka percepatan swasembada pangan.

Dalam arahannya, Ngesti menegaskan pentingnya menjaga komitmen dan profesionalisme meskipun secara administratif para penyuluh akan berstatus sebagai pegawai Kementerian Pangan RI mulai 14 Februari 2026.

“Status boleh berubah, tetapi pengabdian tetap untuk masyarakat Kabupaten Semarang. Saya minta panjenengan semua tetap fokus mendampingi petani dan meningkatkan produktivitas pertanian di daerah kita,” tegasnya.

Ia juga mendorong para penyuluh untuk tidak hanya berorientasi pada produksi, tetapi mulai membidik potensi ekspor komoditas unggulan.

“Gali terus potensi pertanian kita. Kalau ada komoditas yang berpeluang ekspor, segera komunikasikan dengan Dinas Pertanian untuk kita tindak lanjuti bersama. Jangan berhenti hanya di tingkat lokal,” tandasnya.

Bupati mengingatkan capaian surplus beras Kabupaten Semarang tahun lalu yang mencapai 31 ribu ton, meskipun sempat dihadapkan pada serangan hama tikus dan wereng di lahan sekitar 750 hektare.

“Ini bukti kerja keras panjenengan semua bersama para petani. Tantangan ke depan tentu lebih berat, sehingga pendampingan harus makin intensif,” ujarnya.

Selain itu, penyuluh juga diminta mendukung pengembangan tanam padi organik yang telah berjalan di sejumlah kecamatan. Menurutnya, tren pertanian ramah lingkungan memiliki peluang pasar yang semakin luas.

Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Pangan Kabupaten Semarang, Moh Edy Sukarno, dalam arahannya mengingatkan bahwa peran penyuluh sangat strategis dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

“Tugas Bapak Ibu bukan tugas biasa. Panjenengan menjadi ujung tombak di lapangan. Semangat kerja keras dan keikhlasan harus tetap dijaga,” katanya.
Sementara itu, Ketua Tim Kerja Penyuluh Kabupaten Semarang, Agung Maashaba, menjelaskan proses pengalihan status kepegawaian berlangsung sejak 5 Februari 2025 hingga 14 Februari 2026.

“Awalnya ada 113 penyuluh yang dialihkan. Kemudian ada mutasi masuk menjadi 117 orang. Namun di awal Februari 2026 terdapat satu penghentian kontrak kerja dan satu rekan kami meninggal dunia, sehingga total saat ini menjadi 115 orang,” jelasnya.

Ia berharap dukungan Pemerintah Kabupaten Semarang tetap mengalir demi kelancaran tugas di lapangan.

“Kami tetap mengharapkan dukungan dan perhatian Bupati agar mutu pelaksanaan tugas pokok kami semakin meningkat,” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu ditegaskan pula bahwa para penyuluh tetap dapat memanfaatkan sarana dan prasarana seperti sepeda motor dinas dan kantor yang telah disediakan Pemkab Semarang, dengan penggunaan operasional yang tetap mengacu pada peraturan yang berlaku. (win)

BACA JUGA :

Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Abdul Ghoffar Rozin menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan kolaborasi lintas elemen dalam menghadapi bencana saat Apel Kesiapsiagaan Jambore Relawan NU Peduli se-Jawa Tengah di Bumi Perkemahan Harda Walika, Gunungpati, Kota Semarang, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini diisi peluncuran aplikasi NU Risk, penyerahan bantuan kebencanaan, serta penanaman pohon sebagai upaya memperkuat respons bencana, pemulihan korban, dan konservasi lingkungan.
Gus Rozin: Relawan NU Peduli Harus Siaga, Cepat dan Utamakan Kemanusiaan
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga