RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Breaking News! Rem Blong di Exit Tol Bawen, Truk Boks Tabrak 9 Kendaraan Saat Lampu Merah

Breaking News! Rem Blong di Exit Tol Bawen, Truk Boks Tabrak 9 Kendaraan Saat Lampu Merah

Breaking News! Rem Blong di Exit Tol Bawen, Truk Boks Tabrak 9 Kendaraan Saat Lampu Merah

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Kecelakaan karambol kembali terjadi di Exit Tol Bawen, Kabupaten Semarang, Selasa (3/3/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Sebuah truk boks ekspedisi dari arah Jakarta menuju Kediri diduga mengalami rem blong hingga menabrak delapan sepeda motor dan satu mobil yang berhenti di lampu merah.

Sopir truk, Indra Warsito (36), warga Sukabumi, menjelaskan sebelum kejadian dirinya sempat beristirahat di Weleri untuk berbuka puasa. Peristiwa nahas itu terjadi sesaat setelah ia melanjutkan perjalanan.[custom-related-posts title=”Kabar terkait:” none_text=”None found” order_by=”title” order=”ASC”]

“Sekitar setengah tujuh. Rem pertama masih bisa, tapi waktu ngerem kedua sudah tidak berfungsi,” ujarnya ditemui di lokasi kejadian.

Ia menuturkan awalnya truk menabrak satu sepeda motor. Namun karena saat itu lampu lalu lintas menyala merah dan sejumlah kendaraan tengah berhenti, truk tak terkendali hingga menyeruduk sekitar delapan sepeda motor dan satu mobil di depannya.

Akibat kejadian tersebut, delapan pengendara motor mengalami luka-luka. Seluruh korban dinyatakan selamat dan telah mendapatkan perawatan di RS At-Tin Bawen.

Sementara itu, sopir truk beserta seorang rekannya telah diamankan dan dibawa ke Pos Ambarawa untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Peristiwa ini sempat menyebabkan arus lalu lintas di sekitar Exit Tol Bawen menuju arah Salatiga tersendat. Petugas yang datang ke lokasi segera melakukan evakuasi kendaraan dan mengatur lalu lintas agar kembali lancar. Hingga kini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan pihak berwenang. (win)

BACA JUGA :

Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor
Penerbangan Ditutup Imbas Abu Vulkanik Krakatau, KAI Operasikan Kereta Api Tambahan Tujuan Jakarta
Penerbangan Ditutup Imbas Abu Vulkanik Krakatau, KAI Operasikan Kereta Api Tambahan Tujuan Jakarta
Kerangka Manusia Ditemukan di Jangli Semarang, Diduga Remaja Asal Bergas yang Hilang Setahun Lalu
Jejak Perangkat Elektronik Antar Polisi Ungkap Kasus Hilangnya Mozza, Terduga Pelaku Pembunuhan Ditangkap di Blora
Identitas kerangka manusia yang ditemukan di kawasan Jangli, Semarang, mulai mengerucut pada Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Gebugan, Bergas, yang dilaporkan hilang sejak Juni 2025. Keluarga mengenali sejumlah ciri, seperti gigi lengkap, gingsul, tambalan gigi, dan jepit rambut. Polisi masih menunggu pemeriksaan forensik dan pencocokan DNA.
Gingsul, Tambalan Gigi hingga Jepit Rambut: Ciri Kerangka Jangli Mengarah ke Mozza
Kerangka Manusia Ditemukan di Jangli Semarang, Diduga Remaja Asal Bergas yang Hilang Setahun Lalu
Kerangka Manusia Ditemukan di Jangli Semarang, Diduga Remaja Asal Bergas yang Hilang Setahun Lalu

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka