KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pembatasan Truk Berlaku 13–29 Maret, Polisi Minta Pengusaha Taat Demi Kelancaran Mudik

Pembatasan Truk Berlaku 13–29 Maret, Polisi Minta Pengusaha Taat Demi Kelancaran Mudik

Pembatasan Truk Berlaku 13–29 Maret, Polisi Minta Pengusaha Taat Demi Kelancaran Mudik

Masih terlihat truk yang melintas saat pembatasan

RASIKAFM Semarang – Satuan Lalu Lintas Polrestabes Semarang mengingatkan para pengusaha angkutan barang untuk mematuhi kebijakan pembatasan operasional kendaraan sumbu tiga ke atas selama arus mudik dan balik Lebaran.

Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Yunaldi, mengatakan pembatasan kendaraan angkutan barang berlaku mulai 13 hingga 29 Maret. Kendaraan yang dilarang beroperasi adalah truk dengan sumbu tiga ke atas yang tidak termasuk kategori pengecualian seperti pengangkut sembako dan kebutuhan penting lainnya.

Menurutnya, kebijakan ini dilakukan untuk memprioritaskan kelancaran kendaraan pribadi serta angkutan penumpang selama periode mudik Lebaran.

“Kami harapkan para pengusaha truk yang mengangkut selain sembako untuk taat. Jangan menggunakan kendaraan pada saat-saat yang sudah dilarang. Saat ini kita prioritaskan kendaraan pribadi dan penumpang karena kapasitas jalan terbatas,” kata Yunaldi.

Ia juga mengingatkan agar para pengusaha tidak mencoba menghindari aturan dengan berbagai cara. Pihak kepolisian akan melakukan penyekatan di sejumlah titik perbatasan Kota Semarang.

Beberapa lokasi yang menjadi titik pengawasan di antaranya kawasan Terminal Mangkang, Penggaron, Terboyo, hingga wilayah Banyumanik. Kendaraan truk yang tetap nekat masuk ke wilayah Kota Semarang akan diminta untuk putar balik.

“Kalau tetap kucing-kucingan dengan petugas tentu tidak baik. Kami mengajak para pengusaha untuk membangun kesadaran bersama agar aturan ini dipatuhi,” ujarnya.

Yunaldi menambahkan, pembatasan ini merupakan bagian dari kebijakan nasional yang diatur melalui Surat Keputusan Bersama tiga menteri bersama Korps Lalu Lintas Polri dan kementerian terkait guna memastikan arus mudik berjalan lancar.

Selain pembatasan truk, kepolisian juga terus memantau potensi penerapan rekayasa lalu lintas one way di jalan tol. Namun keputusan tersebut masih menunggu arahan dari Korlantas berdasarkan kondisi kepadatan kendaraan di ruas tol wilayah barat, terutama sekitar Cipali.

“Jika sesuai prediksi pada hari terakhir kerja terjadi kepadatan, kemungkinan rekayasa one way bisa diberlakukan hingga wilayah Jawa Tengah,” jelasnya.

Ia juga mengimbau para pemudik agar selalu menjaga kondisi fisik selama perjalanan dan memanfaatkan rest area apabila merasa lelah atau mengantuk.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
[pekok2]