KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Kejurkab Voli U-18 Kabupaten Semarang Ditarget Tumbuhkan Atlet Nasional

Kejurkab Voli U-18 Kabupaten Semarang Ditarget Tumbuhkan Atlet Nasional

Kejurkab Voli U-18 Kabupaten Semarang Ditarget Tumbuhkan Atlet Nasional

Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengambil bola serve pertama dalam ajang Kejurkab Bola Voli Indoor Antar Klub U-18 yang digelar di GOR Pandanaran Wujil, Bergas, Senin (6/4/2026). Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN — Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, secara resmi membuka Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Bola Voli Indoor Antar Klub U-18 Kabupaten Semarang, Senin (6/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya sportivitas dan kedisiplinan bagi para atlet muda.

Kejuaraan yang digelar di GOR Serbaguna, Kompleks GOR Wujil ini dinilai menjadi bagian penting dalam proses pembinaan atlet usia muda.

“Kegiatan ini juga menjadi sarana menjaring bibit-bibit potensial yang akan dipersiapkan ke jenjang lebih tinggi,” katanya.

Para juara dalam kejuaraan tingkat kabupaten ini nantinya akan mewakili Kabupaten Semarang pada ajang bola voli indoor antar klub tingkat Provinsi Jawa Tengah.

“Seluruh atlet harus menjunjung tinggi nilai sportivitas dan disiplin selama bertanding,” tegasnya.

Ia berharap, melalui kejuaraan ini akan lahir atlet-atlet muda berbakat yang mampu memperkuat tim Kabupaten Semarang pada ajang Porprov Jawa Tengah XVII 2026. Bahkan, ia menargetkan ke depan akan muncul atlet voli dari daerahnya yang mampu menembus level nasional dan mengharumkan nama Indonesia.

“Sebagai bentuk dukungan, kami juga menyiapkan apresiasi khusus bagi atlet yang berhasil meraih prestasi hingga tingkat nasional,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Kabupaten PBVSI Semarang, Sis Budiyono, menjelaskan bahwa kejuaraan ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan menuju Porprov 2026.

Melalui kejurkab ini, pihaknya akan melakukan pemantauan terhadap atlet-atlet potensial, baik putra maupun putri, untuk kemudian diseleksi menjadi tim inti cabang olahraga voli indoor Kabupaten Semarang.

“Kabupaten Semarang juga akan menjadi tuan rumah untuk cabang bola voli indoor dan voli pasir pada Porprov XVII 2026,” ujarnya.

Ia menambahkan, di luar kejuaraan ini, PBVSI Kabupaten Semarang juga akan menggelar seleksi lanjutan guna memastikan komposisi tim terbaik yang akan berlaga di Porprov. Optimalisasi potensi atlet lokal menjadi fokus utama agar tidak ada talenta yang terlewatkan.

Kejurkab Bola Voli Indoor Antar Klub U-18 tahun ini diikuti 12 klub, terdiri dari enam tim putra dan enam tim putri, di antaranya Ivokas, Citra Serasi, BBC Ungaran, Simpatig, Gajah Sora, Ananta, Serajavo, Arjuna, Mutiara Gelaran, Bhayangkara Ungaran, Golden Kids, dan Modas. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Pemkab Semarang menyiapkan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga di 21 desa pada sembilan kecamatan yang terdampak kemarau panjang. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan langkah tersebut pada Senin (14/9/2026) dengan memprioritaskan survei geolistrik untuk mencari potensi sumber air tanah sebelum pengeboran dilakukan secara bertahap.
21 Desa Terdampak Kekeringan, Pemkab Semarang Siapkan Geolistrik untuk Pengeboran Sumber Air
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
[pekok2]