URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
BPBD Kabupaten Semarang mengingatkan potensi kekeringan saat musim kemarau 2026 yang diprediksi lebih kering, disampaikan di Ungaran, Rabu (22/4/2026). Kemarau diperkirakan berlangsung 5–7 bulan mulai Mei, sehingga pemerintah menyiapkan 150 tangki air bersih dan mengimbau masyarakat menjaga sumber air serta meningkatkan kewaspadaan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Musim Kemarau Diprediksi Lebih Kering dan Panjang, BPBD Kabupaten Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih

Musim Kemarau Diprediksi Lebih Kering dan Panjang, BPBD Kabupaten Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih

Musim Kemarau Diprediksi Lebih Kering dan Panjang, BPBD Kabupaten Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Semarang Alexander Gunawan. Foto: win
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Semarang Alexander Gunawan. Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi kekeringan pada musim kemarau 2026 yang diprediksi berlangsung lebih kering dari kondisi normal.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Semarang, Alexander Gunawan, menyampaikan puncak musim hujan telah terjadi pada Februari lalu, sementara musim kemarau diperkirakan mulai masuk pada pekan kedua Mei. Saat ini, wilayah Kabupaten Semarang masih berada dalam fase pancaroba.

“Artinya, masih terjadi hujan namun juga mulai ada periode kering yang cukup panjang,” jelasnya di Ungaran, Rabu (22/4/2026).

Ia menyebutkan, durasi musim kemarau tahun ini diprediksi berlangsung antara lima hingga tujuh bulan dengan kondisi di bawah normal, yang mengindikasikan potensi kekeringan lebih tinggi.

Mengantisipasi hal tersebut, BPBD telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar menjaga kelestarian sumber air yang ada. Upaya ini dinilai penting untuk memastikan ketersediaan air bersih selama musim kemarau. Selain itu, pemerintah daerah juga menyiapkan bantuan distribusi air bersih bagi wilayah yang terdampak.

“Kami menyiapkan sekitar 150 tangki air bersih untuk membantu masyarakat yang mengalami kekurangan air,” ungkapnya.

Sejumlah wilayah yang menjadi perhatian utama antara lain Kecamatan Bancak, Suruh, Susukan, Bringin, dan Pringapus. Selain itu, beberapa dusun di wilayah Ungaran, khususnya Kalikayen, juga berpotensi mengalami kekeringan.

BPBD mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dengan melakukan identifikasi kondisi lingkungan serta potensi risiko kekeringan di wilayah masing-masing. Koordinasi dengan pemerintah desa maupun kecamatan juga diharapkan dapat mempercepat penanganan jika terjadi krisis air.

“Masyarakat harus tanggap terhadap situasi dan tangguh dalam menghadapi kondisi kemarau,” tegasnya. (win)

BACA JUGA :

Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga
Sebanyak 1.759 anak PAUD dan TK se-Kota Salatiga memecahkan Rekor LEPRID melalui pertunjukan drama dan medley lagu dolanan anak dalam peringatan Hari Anak Nasional di Salatiga. Rekor tersebut diraih karena menjadi penampilan medley lagu dolanan anak dengan peserta PAUD/TK terbanyak. Selain itu, peserta membentuk formasi angka 1276 sebagai simbol Hari Jadi Kota Salatiga, dilanjutkan penanaman pohon tabebuya dan penyerahan bibit anggrek sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Hari Anak, Ribuan Anak PAUD Tampilkan Drama dan Medley Lagu Dolanan, Catatkan Rekor LEPRID

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga
Desa Nyatnyono, yang terletak di lereng puncak Suroloyo di Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, dikenal sebagai destinasi wisata religi yang menarik. Di sini, terdapat makam waliyullah Hasan Munadi dan putranya, Hasan Dipuro, yang menjadi pusat perhatian masyarakat sebagai leluhur dan penyebar agama Islam. Selain makam, desa ini juga memiliki peninggalan sejarah berupa Masjid Subulussalam dan Sendang Kalimah Toyyibah yang dihormati oleh warga setempat.
Melihat Sejarah Sendang Kalimah Toyyibah Nyatnyono, Mata Air Keramat Peninggalan Waliyullah Hasan Munadi