KABAR RASIKA

Sri Suparni Bahlil Dorong UMKM Jawa Tengah Mendunia di UMKM Grande 2026

Sri Suparni Bahlil Dorong UMKM Jawa Tengah Mendunia di UMKM Grande 2026

Sri Suparni Bahlil Dorong UMKM Jawa Tengah Mendunia di UMKM Grande 2026

Ibu Sri Suparni Bahlil: UMKM Adaptif dan Digital Jadi Kunci Bertahan di Era Global

Semarang 8/5/2026 — Gelaran UMKM Grande 2026 resmi digelar di Paragon City Mall pada 7–11 Mei 2026. Kegiatan yang menghadirkan pelaku UMKM, perajin wastra, hingga industri kreatif dari berbagai daerah di Jawa Tengah ini menjadi ajang penguatan kolaborasi dan promosi produk lokal menuju pasar global.

Dalam sambutannya, Sri Suparni Bahlil selaku ketua Dekranas Pusat menegaskan bahwa UMKM harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman agar tetap bertahan di tengah tantangan ekonomi global.

Menurutnya, UMKM yang tangguh bukan hanya yang memiliki usaha besar, tetapi mereka yang cepat belajar dan mampu menyesuaikan diri dengan perubahan, terutama dalam pemanfaatan teknologi digital.

“UMKM yang bertahan adalah UMKM yang adaptif dan mau terus belajar. Digitalisasi menjadi peluang besar agar produk UMKM Jawa Tengah bisa mendunia,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antar daerah dan lintas sektor untuk memperkuat ekosistem UMKM. Berbagai kegiatan seperti pameran produk unggulan, workshop, business matching, talkshow, hingga fashion show dinilai mampu membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha.

Sementara itu, Hj. Nawal Nur Arafah menyampaikan bahwa perempuan memiliki kontribusi besar dalam perkembangan UMKM nasional. Saat ini, sebagian besar pelaku UMKM di Indonesia didominasi oleh perempuan yang berperan sebagai penggerak ekonomi keluarga sekaligus penjaga budaya bangsa.

Menurutnya, banyak perempuan memulai usaha dari skala kecil, bahkan dari rumah, namun mampu berkembang berkat ketekunan dan keberanian.
“Perempuan Indonesia hari ini tidak hanya menjadi penyangga keluarga, tetapi juga penggerak ekonomi dan penjaga budaya bangsa,” katanya.

Ia juga menyoroti sektor wastra Nusantara seperti batik, tenun, songket, dan berbagai kain tradisional lainnya yang memiliki nilai budaya dan ekonomi tinggi. Produk-produk tersebut dinilai menjadi identitas bangsa yang perlu terus diperkuat melalui pengembangan UMKM.

Dalam kesempatan yang sama, Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menyampaikan komitmennya dalam mendukung UMKM agar mampu naik kelas dan menembus pasar internasional.

Bank Indonesia mencatat lebih dari 4,4 juta UMKM menjadi tulang punggung perekonomian Jawa Tengah. Di tengah ketidakpastian global, ekonomi Jawa Tengah tetap tumbuh stabil dan ditopang kuat oleh sektor UMKM serta ekonomi kreatif.

Melalui UMKM Grande 2026, berbagai pihak diharapkan dapat terus memperkuat sinergi dalam membangun UMKM yang tangguh, inovatif, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

BACA JUGA :

Bank Indonesia Jawa Tengah mendorong transformasi pariwisata sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru melalui Forum PUSAKA JATENG 2026, Jumat (11/9/2026). Forum di Semarang mempertemukan pemerintah, pelaku usaha dan akademisi untuk memperkuat ekosistem pariwisata agar meningkatkan belanja wisatawan, memperpanjang lama tinggal, membuka lapangan kerja, serta menggerakkan UMKM dan ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Jateng Ramai Wisatawan, Tapi Ekonominya Sudah Ikut Tumbuh?
Pemerintah Kota Semarang bersama Bank Indonesia Jawa Tengah dan TPID menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Kempling Semar untuk menjaga keterjangkauan harga pangan. Sepanjang Agustus 2026, program ini menjangkau 729 RW di 16 kecamatan dengan penyaluran 80 ton beras SPHP dan 35.040 liter minyak goreng.
Kempling Semar “Serbu” 729 RW, Harga Pangan Dijaga dari Tingkat Kampung
Pekan QRIS Nasional Jateng 2026 Disambut Antusias, Transaksi Digital Makin Diminati
Pekan QRIS Nasional Jateng 2026 Disambut Antusias, Transaksi Digital Makin Diminati
Sebanyak 11 UMKM binaan Bank Indonesia dari Jawa Tengah mencatat transaksi Rp2,94 miliar dalam Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di JICC Jakarta, 20–23 Agustus. Capaian tersebut meningkat Rp1,93 miliar dibandingkan 2025, didorong perluasan produk terkurasi serta peluang kerja sama bisnis dengan pasar domestik dan mancanegara.
UMKM Jawa Tengah Mencatatkan Peningkatan Omzet Dalam KKI 2026
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Siswa SMP RUQ Al Falah Salatiga meraih medali emas dalam World Invention Competition and Exhibition (WICE) di Selangor, Malaysia, Rabu (23/9/2026), melalui inovasi Virewaste. Game edukasi berbasis virtual reality dan board game tersebut dikembangkan untuk mengajarkan siswa menghadapi persoalan lingkungan sekaligus melatih kemampuan menganalisis masalah dan menentukan solusi.
Berkat Game Krisis Lingkungan, Santri Al Falah Salatiga Raih Emas WICE Malaysia
Siswa SMP RUQ Al Falah Salatiga meraih medali emas dalam World Invention Competition and Exhibition (WICE) di Selangor, Malaysia, Rabu (23/9/2026), melalui inovasi Virewaste. Game edukasi berbasis virtual...
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta aksi Jateng Guyub mengaku kecewa setelah tidak dapat menggunakan Kantor Bupati Semarang sebagai tempat transit rombongan longmarch dari Gedong Songo, Selasa (22/9/2026) malam. Mereka menyebut telah...
FPRB Salatiga ajak Masyarakat Kurangi Risiko Bencana
FPRB Salatiga ajak Masyarakat Kurangi Risiko Bencana
Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kota Salatiga mendorong masyarakat membangun kesiapsiagaan sebelum bencana terjadi melalui kolaborasi berbagai unsur. Upaya tersebut dibahas dalam pertemuan rutin...
Seorang lansia berinisial MFSC (78) ditemukan meninggal di rumahnya di Perumahan Griya Dukuh Asri, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga, Selasa (22/9/2026). Warga menemukan korban setelah mencium bau menyengat dari rumah dan melaporkannya kepada polisi. Pemeriksaan awal tidak menemukan indikasi tindak pidana, sementara keluarga menolak otopsi.
Tinggal Seorang Diri, Pensiunan PNS Ditemukan Meninggal di Rumahnya
Seorang lansia berinisial MFSC (78) ditemukan meninggal di rumahnya di Perumahan Griya Dukuh Asri, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga, Selasa (22/9/2026). Warga menemukan korban setelah...
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng meluncurkan bus listrik Trans Semarang di Balai Kota Semarang, Rabu (23/9/2026), sebagai awal gerakan elektrifikasi transportasi publik. Bus listrik tersebut dijadwalkan beroperasi mulai 25 September setelah uji coba, dengan tahap awal melayani Koridor 1 rute Terminal Mangkang–Penggaron pulang-pergi.
Harhubnas 2026: Semarang Mulai Gerakan Elektrifikasi Transportasi
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng meluncurkan bus listrik Trans Semarang di Balai Kota Semarang, Rabu (23/9/2026), sebagai awal gerakan elektrifikasi transportasi publik. Bus listrik tersebut dijadwalkan...
Muat Lebih

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
[pekok2]