KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Akibat Banjir, 2.708 Hektare Lahan Pertanian Kudus Puso

Akibat Banjir, 2.708 Hektare Lahan Pertanian Kudus Puso

Akibat Banjir, 2.708 Hektare Lahan Pertanian Kudus Puso

Tanaman padi petani di Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, tampak rusak pascatergenang banjir. (fOTO: ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif)

RASIKAFM – Banjir yang melanda sejumlah daerah di Kabupaten Kudus berdampak pada tanaman padi seluas 2.708 hektare mengalami puso akibat tergenang dalam waktu lama.

Kasi Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus, Arin Nikmah mengatakan ribuan hektare lahan tanaman padi yang puso tersebut, tersebar di 133 desa di lima kecamatan, mulai dari Kecamatan Jati, Mejobo, Kaliwungu, Jekulo dan Undaan. Umur tanaman padi petani yang akhirnya gagal panen bervariasi, antara usia 10 hari hingga 100 hari atau memasuki masa panen.

Sementara ketinggian genangan banjir yang terjadi juga bervariasi, namun ada yang mencapai 150 cm. Ketika genangan berlangsung terlalu lama, maka batang tanaman padi dipastikan membusuk alias puso.

Untuk potensi kerugiannya disesuaikan dengan umur tanaman, karena usia tanaman kurang dari 60 hari kerugian per hektarenya berkisar Rp7,5 juta, sedangkan usia tanaman lebih dari 60 hari potensi kerugiannya bisa mencapai Rp15 juta.

Dinas Pertanian dan Pangan Kudus juga sudah mengajukan bantuan benih kepada Pemerintah Pusat dan sebagian sudah ada yang menerima bantuan benih tanaman padi tersebut.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
[pekok2]