URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Kabupaten Semarang mengeluarkan surat edaran untuk warga Kabupaten Semarang agar segera mengikuti program vaksinasi. Dalam Surat edaran dengan Nomor 443.1/007607 itu dijelaskan mengenai pelaksaanaan vaksinasi dalam rangka penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Semarang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tolak Vaksinasi, Warga Kabupaten Semarang Terancam Denda dan Sanksi Administrasi

Tolak Vaksinasi, Warga Kabupaten Semarang Terancam Denda dan Sanksi Administrasi

Tolak Vaksinasi, Warga Kabupaten Semarang Terancam Denda dan Sanksi Administrasi

featured-img

UNGARAN – Pemerintah Kabupaten Semarang mengeluarkan surat edaran untuk warga Kabupaten Semarang agar segera mengikuti program vaksinasi. Dalam Surat edaran dengan Nomor 443.1/007607 itu dijelaskan mengenai pelaksaanaan vaksinasi dalam rangka penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Semarang.

Disebutkan bahwa setiap orang yang telah ditetapkan sebagai sasaran penerima vaksin Covid-19 namun tidak melaksanakannya dapat dikenakan sanksi administratif berupa penundaan atau penghentian pemberian bansos serta layanan administrasi pemerintahan dan atau denda.

“Itu mengadopsi dari surat edaran Mendagri terkait percepatan vaksinasi Covid-19 agar terlaksana dengan baik,” terang Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Semarang Djarot Supriyoto saat dikonfirmasi, Selasa (12/10/2021).

Dijelaskan Djarot, pemberian sanksi dalam surat edaran tersebut dikecualikan bagi sasaran penerima vaksinasi yang tidak memenuhi kriteria sesuai indikasi vaksin yang tersedia.

“Sifatnya imbauan kepada masyarakat, dan hingga saat ini proses vaksinasi warga masih terus berjalan. Masyarakat tidak perlu khawatir dan bisa mengikuti proses vaksinasi sesuai jadwal,” kata dia.

Saat ini serbuan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Semarang cukup masif, dengan digelarnya sentra vaksinasi di seluruh kecamatan melalui Puskesmas dan di klinik milik Polri dan swasta.

“Kami akan memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat yang hendak mengikuti vaksinasi Covid-19. Kami berharap masyarakat memanfaatkannya dengan baik sehingga tidak perlu mendapatkan sanksi,” tandasnya. (win)

BACA JUGA :

BPBD Kabupaten Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih Hadapi Kemarau, Enam Desa Sudah Terdampak
BPBD Kabupaten Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih Hadapi Kemarau, Enam Desa Sudah Terdampak
Petani cabai di Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, menghadapi penurunan harga saat musim panen meski produksi meningkat. Cabai sret kini hanya dihargai sekitar Rp20.000 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting sekitar Rp16.000 per kilogram di tingkat petani. Melimpahnya hasil panen dan berkurangnya pembeli menyebabkan harga turun, sehingga keuntungan petani menjadi sangat tipis meski produktivitas tanaman cukup tinggi.
Panen Cabai Berlimpah, Petani Sumowono Justru Gigit Jari karena Harga Anjlok
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga
Desa Nyatnyono, yang terletak di lereng puncak Suroloyo di Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, dikenal sebagai destinasi wisata religi yang menarik. Di sini, terdapat makam waliyullah Hasan Munadi dan putranya, Hasan Dipuro, yang menjadi pusat perhatian masyarakat sebagai leluhur dan penyebar agama Islam. Selain makam, desa ini juga memiliki peninggalan sejarah berupa Masjid Subulussalam dan Sendang Kalimah Toyyibah yang dihormati oleh warga setempat.
Melihat Sejarah Sendang Kalimah Toyyibah Nyatnyono, Mata Air Keramat Peninggalan Waliyullah Hasan Munadi