URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Penumpang awalnya memesan ojek online (ojol) lewat aplikasi. Dalam perjalanan, driver ojol didorong hingga terjatuh lalu motor dan ponselnya dibawa kabur.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Bermodus Pesan Orderan, Penumpang Rampas Motor Driver Ojek Online

Bermodus Pesan Orderan, Penumpang Rampas Motor Driver Ojek Online

Bermodus Pesan Orderan, Penumpang Rampas Motor Driver Ojek Online

featured-img

UNGARAN – I V (29) seorang terduga begal sepeda motor ojek online (ojol) berhasil ditangkap aparat Polsek Bandungan Polres Semarang. Ia diringkus tanpa perlawanan di kawasan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Kamis (18/11/2021).

Kapolsek Bandungan Iptu Ari Parwanto mengungkapkan kronologi peristiwa perampasan sepeda motor tersebut. Awalnya pelaku memesan orderan melalui aplikasi ojol dengan tujuan Candi Gedongsongo pada Sabtu (13/11/2021).

“Sesampainya di obyek wisata Celosia Bandungan, driver ojol didorong hingga terjatuh lalu motor dan ponselnya dibawa kabur,” ungkap Ari saat dihubungi, Senin (22/11/2021).

Setelah menerima laporan, pihaknya segera bergerak melaksakan penyelidikan.

“Pelaku berhasil kami ringkus di depan kantor JNE Banyubiru Kabupaten Semarang,” jelasnya.

Barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya sepeda motor, ponsel dan beberapa barang lain. Sementara pelaku
dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan (curat) dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.

Ari mengimbau kepada masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati agar tidak menjadi korban kejahatan.

“Jika ada sesuatu yang mencurigakan segera lapor ke kepolisian terdekat,” imbuhnya. (win)

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon