RASIKAFM.COM | BERGAS – Ratusan warga dari 9 desa dan 4 kelurahan dikecamatan Bergas kabupaten Semarang nampak memadati halaman kantor kecamatan Bergas, Selasa (25.8.2026) pagi.
Mereka datang untuk memeriahkan acara Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas dan KKN UPGRIS Berdampak 2026.
Dalam expo dijual beragam makanan dan produk umkm dari kecamatan Bergas yang dibantu oleh mahasiswa.
Acara dihadiri langsung oleh Rektor UPGRIS Dr. H. Sapto Budoyo, S.H., M.H.
Dalam sambutanya Rektor berharap dengan expo bisa memperkuat sinergi antara Upgris dengan pemerintah kabupaten Semarang. “Setiap tahun UPGRIS ada program KKN di kabupaten Semarang, Terima kasih kepada pak Bupati”. Ujar Rektor.
Rektor juga menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada masyarakat karena telah menerima mahasiswa dengan baik.
“Atas nama Rektor dan keluarga besar Universitas PGRI Semarang, kami menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Pemerintah kabupaten Semarang dan bapak bupati.” Tambahnya.
Menurut Sapto kegiatan KKN di wilayah kabupaten Semarang ini menunjukkan adanya kolaborasi dan sinergitas yang baik antara perguruan tinggi dengan Pemerintahan.
Tahun 2026 ini, UPGRIS menerjunkan 999 mahasiswa KKN di Kabupaten Semarang. Sementara di Kecamatan Bergas berjumlah 288 mahasiswa.
“Kami berharap melalui momentum KKN ini, mahasiswa tidak hanya menimba ilmu di kampus, tetapi juga belajar hidup di tengah masyarakat dan mengimplementasikan ilmu yang didapat di kampus”. Harap Rektor.
Pihak kampus berharap kegiatan dapat memberikan dampak dan makna yang nyata bagi Masyarakat, sekaligus awal dari keberlanjutan komitmen kampus untuk memberikan dampak positif kepada masyarakat.
Sementara itu Bupati Semarang, Ngesti Nugraha menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Kampus.
“Terima kasih atas nama Pemerintah Kabupaten Semarang. Kepada Bapak Rektor yang selama ini telah menjalin Kerjasama, termasuk kepada para mahasiswa untuk program KKN. Mahasiswa ikut pendampingan dalam rangka menimba ilmu di desa-desa dan kelurahan”. Kata Bupati.
Bupati berharap kehadiran mahasiswa dapat memberikan edukasi dan inovasi kepada masyarakat, kaitannya di bidang UMKM, Seperti pembuatan produk, kemudian juga pendampingan di bidang lainnya.
Diakhir acara Ngesti meminta mahasiswa mampu mengedukasi anak-anak muda agar mereka tidak terjerumus narkoba.

Dilain pihak, salah satu stand yang menarik perhatian adalah UMKM milik desa Ngempon. Dimana selain menampilkan miniatur candi Ngempon mahasiswa juga menjual Kunir asam dan beras kencur hasil Kerjasama dengan pengurus RT 5 RW 3.
Kepada rasika, Alya Safrina mahasiswi PGSD asal Pati mengaku senang bisa ikut meramaikan kegiatan Kesenian rakyat dan Expo.
Pantauan wartawan hingga siang ratusan warga masih setia mengikuti gelaran expo, apalagi pagi hari usai dibuka Bupati ada jalan sehat yang berhadiah speda motor dan sejumlah hadiah menarik lainya.
Video









