RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Lurah Salatiga Melantik Ketua RW dan RT Perum Domas

Lurah Salatiga Melantik Ketua RW dan RT Perum Domas

Lurah Salatiga Melantik Ketua RW dan RT Perum Domas

Lurah Salatiga Slamet Subagyo SE melantik Ketua RW X Perumahan Domas dan juga empat ketua RT setempat ( RT 3,4,5 dan 6) di aula Perum Domas, Sabtu (12/2).

Ketua RW X Perum Domas periode 2022-2027 yang baru dilantik yaitu Yoga Wicaksono serta empat RT ( dari enam RT) di Perum Domas yaitu Ketua RT 03 Yanuri, RT 04 Yahyo Nehemia Suyadi, RT 05 M. Fuadi dan RT 06 Heru Sutopo.

Dalam kesempatan itu Slamet Subagyo berharap kepengurusan RW X Perum Domas yang baru bisa berkolaborasi yang baik dengan pihak kelurahan dalam menyampaikan dan melaksanakan program-program dari pemerintah.

“ Warga sudah memberikan amanah kepada pak Yoga ( Ketua RW X yang baru) maka semua harus mendukungnya. Saya juga ucapkan terimakasih banyak kepada Ketua RW X (yang lama) pak Tri Widodo yang sudah melaksanakan tugasnya dengan baik,” kata Slamet Subagyo.

Pak Lurah juga mengingatkan kepada Ketua RW, RT dan jajaran pengurusnya bahwa amanah yang diemban ini harus didasari rasa ikhlas dan ibadah.” Kalau niatnya sudah ikhlas dan ibadah bila ada complain, maka tidak dimasukkan ke hati dan tetap semangat, tidak putus asa. Makanya niatnya harus ikhlas dan ibadah,” pesannya.

Sementara, Ketua RW X periode 2022-2027 Yoga Wicaksono memohon dukungan kepada warga RW X Perum Domas untuk bersama-sama memajukan perumahan Domas. “ Kami siap untuk melaksanakan amanah ini, kami mohon dukungannya untuk bersama-sama memajukan lingkungan perumahan RW X Perum Domas,” katanya.

Tri Widodo Ketua RW periode 2019-2022 mengucapkan terimakasihnya atas partisipasi dukungan warga selama ini. Ia juga mengucapkan terimkasihnya kepada panitia pemilihan Ketua RW yang sudah bekerja dengan baik dan masimal. “ Saya berharap kepengurusan yang baru semakin baik sehingga membawa kemajuan untuk lingkungan RW X Perum Domas,” katanya.

Sementara ketua panitia pemilihan RW, Haryanto mengatakan, pemilihan Ketua RW X di Perum Domas melalui proses yang panjang, namun akhirnya terpilih secara aklamasi Yoga Wicaksono.

Dikatakannya, dasar pemilihan RW ini merujuk pada Peraturan Walikota Nomer 22 tahun 2021 tentang pembentukan Rukun Warga ( RW), Rukun Tetangga ( RT) dan LPMK serta Surat Keputusan Ketua RW X Perum Domas Kelurahan Salatiga nomer 21/RW X/X/2021 tanggal 28 Oktober 2021 tentang panitia pemilihan Ketua RW X Perum Domas periode 2022-2027. ( rief )

BACA JUGA :

Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Pemerintah Kabupaten Semarang membeli lahan seluas 2.024 meter persegi senilai Rp4,57 miliar menggunakan dana ganti rugi aset terdampak pembangunan Tol Yogyakarta-Bawen untuk memperluas Pasar Sayur Getasan. Lahan tersebut akan dimanfaatkan sebagai area parkir dan bongkar muat guna mengurangi kemacetan di jalur Salatiga-Magelang, terutama saat aktivitas pasar berlangsung dini hari.
Antrean Kendaraan Tembus 3 Km, Lahan Rp4,57 Miliar Disiapkan untuk Pasar Sayur Getasan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengusulkan alokasi 300 liter air per detik dari Bendungan Jragung untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Semarang. Air tersebut diharapkan mendukung kebutuhan air bersih, industri, pertanian, dan pariwisata, terutama di Pringapus, Bergas, dan Ungaran Timur. Pemkab juga mendorong pengembangan wisata dengan memprioritaskan Desa Candirejo.
Bendungan Jragung Mulai Diisi, Bupati Semarang Dorong Pemanfaatan untuk Sektor Intanpari
Tri Susena (43), warga Gayamsari, Kota Semarang, rutin datang ke Ungaran setiap Jumat untuk menerima bantuan dalam program Jumat Berkah. Kondisi ekonomi dan pekerjaan yang tidak menentu membuat keluarganya kesulitan memenuhi kebutuhan. Pada Jumat (11/9/2026), sebanyak 400 paket sembako dari Alfamart dibagikan kepada masyarakat melalui program Bupati Semarang Ngesti Nugraha.
Tak Masuk Daftar Penerima Bansos, Warga Gayamsari Ini Rela ke Ungaran Berburu Jumat Berkah

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana