RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Pengusaha Tahu Tempe di Salatiga Keluhkan Naiknya Harga Kedelai

Pengusaha Tahu Tempe di Salatiga Keluhkan Naiknya Harga Kedelai

Pengusaha Tahu Tempe di Salatiga Keluhkan Naiknya Harga Kedelai

Perajin tahu dan tempe di Kota Salatiga mengeluhkan mahalnya harga kedelai sebagai bahan baku pembuatan tahu, rabu(16/2/2022).

Mahalnya harga kedelai sedang dirasakan para pengrajin tahu tempe di Indonesia. Tak terkecuali di Kota Salatiga apalagi harga bahan baku tahu terus meningkat.

Kenaikan kedelai tidak langsung melambung tinggi tetapi bertahap dari Rp 7000 per kilogram, Rp 8500 per kilogram, Rp 9500 per kilogram dan sekarang mencapai angka Rp 11.000 per kilogram.

Kepada wartawan Miratih perajin tahu di Kalitaman Kota Salatiga, mengatakan kenaikan harga kedelai yang menyentuh angka Rp 11.000 per kilogram sudah ia rasakan sejak awal bulan yang lalu.

“Kenaikan ini memberatkan kami, harga sebelumnya hanya Rp 7000. Memang naiknya sedikit-sedikit tapi kalo sudah segini ya kerasa juga,” kata Miratih.

Dengan kenaikan harga kedelai, ia kebingungan untuk memproduksi tahu. “Harga per kilogram sudah segitu, itu belum ongkos yang lain termasuk buat beli minyak goreng,” tambahnya. Ia mensiasati dengan mengecilkan ukuran potongan dalam satu papan. Satu papan tahu biasanya dipotong enam potongan sekarang menjadi tujuh potongan. “Kalau menaikkan harga sudah kesulitan, jadi kita hanya bisa mengecilkan ukuran tahunya,” katanya. Menurutnya kalau tidak dipotong ukuran tahunya, akan mengalami kerugian.

Naiknya kedelai membuat harga tahu juga meningkat. Harga satu papan dulu hanya Rp 30.000 sekarang naik menjadi Rp 40.000. Untuk harga kedelai menyentuh angka Rp 11.000 ia belum berani menaikkan harga tahunya.

“Sekarang harganya Rp 40.000 tapi sudah dari bulan lalu, sekarang pas harga kedelai tambah tinggi, kita belum berani menaikkan harganya,” ujarnya.

BACA JUGA :

Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Sebanyak 31 sapi di Kota Salatiga terkonfirmasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sepanjang Januari hingga 4 September 2026. Dispangtan Salatiga menyebut lalu lintas sapi dari luar daerah menjadi faktor utama penyebaran penyakit. Dari jumlah tersebut, 30 sapi telah sembuh dan satu dipotong paksa, sementara saat ini tidak ada kasus aktif.
31 Sapi di Salatiga Terjangkit PMK, Dinas Pantau Lalu Lintas Ternak
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka
              

Warning: Undefined variable $output in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/pekok/pekok.php on line 157