RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

KPU Salatiga Ajukan Dana Pilwakot Rp 19,1 Miliar. Ada Kenaikan Honor PPS Dengan SOP Covid

KPU Salatiga Ajukan Dana Pilwakot Rp 19,1 Miliar. Ada Kenaikan Honor PPS Dengan SOP Covid

KPU Salatiga Ajukan Dana Pilwakot Rp 19,1 Miliar. Ada Kenaikan Honor PPS Dengan SOP Covid

Kantor KPU Kota Salatiga (Poto dok Kpu)

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Salatiga ajukan usulan dana anggaran Pemilihan Walikota (Pilwakot) Salatiga 2024 sebesar Rp 19,1 miliar.

Kepada Rasika FM, ketua KPU Salatiga, Syaemuri Albab menjelaskan jika pelaksanaan Pilwakot Salatiga memang masih dua tahun lagi dan serentak pada bulan November 2024.

Namun, anggaran harus diajukan pada tahun anggaran penetapan APBD 2023 atau APBD Perubahan 2023 yang sudah mulai pembahasan.

“Pilwakot Salatiga memang masih tahun 2024 tetapi anggaran diajukan lebih awal karena tahapan Pilwakot nanti akan dimulai satu tahun sebelumnya. KPU mengajukan ke Pemkot Salatiga sebesar Rp 19.1 miliar, ” jelas Syaemuri Albab Senin 3 juli 22.

Menurutnya kenaikan anggaran itu disebabkan adanya kenaikan honor PPS dan pelaksanaan Pilwakot yang dilakukan dengan standar Covid “karena sampai kini kami belum bisa memastikan apakah saat pelaksanaan pilwakot mendatang Covid sudah hilang atau belum, sehingga dari awal pihaknya menganggarkannya” kata Syaemuri.

Ketua KPU kota Salatiga, Syaemuri Albab (Poto dok ist)

Diungkapkannya, awal 2023 tahapan Pilwakot Salatiga sudah dimulai, sehingga jika dana tidak disiapkan dikhawatirkan akan kebingungan.

Diharapkan, dana usulan KPU bisa segera dipastikan untuk persiapan Pilwakot Salatiga 2024. Syaemuri menambahkan jika Tahapan pileg saat ini memasuki persiapan pendaftaran dan verifikasi parpol yang dimulai 29 Juli 2022.

BACA JUGA :

Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Sebanyak 31 sapi di Kota Salatiga terkonfirmasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sepanjang Januari hingga 4 September 2026. Dispangtan Salatiga menyebut lalu lintas sapi dari luar daerah menjadi faktor utama penyebaran penyakit. Dari jumlah tersebut, 30 sapi telah sembuh dan satu dipotong paksa, sementara saat ini tidak ada kasus aktif.
31 Sapi di Salatiga Terjangkit PMK, Dinas Pantau Lalu Lintas Ternak
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
BPJS Kesehatan memperkuat standar pelayanan publik melalui Customer eXcellence 126 atau CX126 yang mengukur kualitas layanan di 126 kantor cabang. Program ini menekankan pelayanan yang mudah, cepat, setara, dan solutif dengan melibatkan pengalaman peserta. Hasil penilaian diharapkan menjadi acuan perbaikan berkelanjutan agar kualitas layanan JKN lebih konsisten di seluruh Indonesia.
BPJS Kesehatan Uji Kualitas Pelayanan Lewat CX126: Peserta JKN Tak Cuma Butuh Cepat, Tapi Juga Kepastian