URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Event Pengging Fair 2022 akhirnya kembali digelar secara terbuka dan dihadiri ribuan masyarakat Kabupaten Boyolali, Jumat (9/9/2022). Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo hadir secara khusus untuk ikut merasakan kegembiraan masyarakat dalam event yang diinisiasi oleh warga desa sekitar Pengging, Banyudono.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Hadiri Pengging Fair 2022, Ganjar Rasakan Kebahagiaan Masyarakat

Hadiri Pengging Fair 2022, Ganjar Rasakan Kebahagiaan Masyarakat

Hadiri Pengging Fair 2022, Ganjar Rasakan Kebahagiaan Masyarakat

featured-img

Boyolali – Event Pengging Fair 2022 akhirnya kembali digelar secara terbuka dan dihadiri ribuan masyarakat Kabupaten Boyolali, Jumat (9/9/2022). Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo hadir secara khusus untuk ikut merasakan kegembiraan masyarakat dalam event yang diinisiasi oleh warga desa sekitar Pengging, Banyudono.

“Boyolali pancen ngangeni (Boyolali memang bikin kangen). Banyak sekali event yang membuat masyarakat mukanya mrenges (tersenyum lebar), gembira. Tentu saja acara di Pengging Fair ini niatan bersama untuk memberikan kebahagian bersama kepada warganya. Dan saya hadir di sini untuk ikut merasakan itu,” kata Ganjar saat memberikan sambutan.

Kebahagian itu terpancar dari seluruh masyarakat yang hadir. Apalagi saat Ganjar Pranowo tiba di depan Kantor Kecamatan Banyudono sebelum menuju ke venue di alun-alun Pengging. Sejak turun dari kendaraan, Ganjar langsung disambut hangat oleh warga dan rombongan yang akan melakukan defile di depan panggung utama, termasuk pasukan pengawal dari Kasunanan Surakarta yang ikut meramaikan Defile Pengging Fair 2022.

Sepanjang perjalanan dari Kantor Kecamatan Banyudono sampai gerbang venue, Ganjar yang berada di tengah rombongan tamu undangan dan peserta defile terus dielu-elukan oleh masyarakat. Ganjar pun dengan sama menyapa mereka dengan lambaian tangan dan sesekali melempar candaan kepada masyarakat yang berbaris di sepanjang jalan.

“Pengging Fair menarik ini. Salah satu desa di Boyolali membuat acara tahunan. Dua tahun kemarin mereka tidak bisa melaksanakan. Hari ini dibantu oleh Bupati, Pemda, DPRD, semuanya meriah sekali,” kata Ganjar usai acara.

Ganjar menjelaskan, Pengging Fair menjadi ruang bagi anak-anak muda dan masyarakat untuk berproses kreatif. Bagaimana event tahunan itu melibatkan hampir seluruh elemen masyarakat untuk menampilkan kemampuan, keahlian, dan keterampilannya. Mulai dari tarian, parade busana, hingga baris berbaris dari paskibra.

“Proses kreatif itu bisa muncul, maka saya ingatkan ada lagi hebat yang dikarang oleh orang Boyolali, Abah Lala, mendunia. Artinya proses kreatif itu bisa terjadi di mana saja. Maka kalau event seperti ini bisa dikreasi bahkan dari desa pun dengan sumberdaya sendiri pun ternyata bisa membangun karya yang bisa bermanfaat untuk semua,” ujar Ganjar sambil menyinggung lagu “Ojo Dibanding-bandingke” karya seniman asli Boyolali, Abah Lala, yang belakangan ini naik daun.

Tak hanya proses kreatif masyarakat yang akan muncul. Event seperti Pengging Fair 2022 juga menjadi momentum untuk kebangkitan bersama. Khususnya dalam bidang ekonomi. Sebab di sepanjang lokasi banyak masyarakat yang berjualan mulai dari makanan, mainan, dan lainnya. Seniman juga mendapatkan tempat untuk memperoleh penghasilan.

“Ini ekonominya jalan lho, anak-anak kreatifnya oke lho, dan artisnya tentu dibayar juga. Mereka tampil sehingga ini akan memacu untuk kebangkitan kita. Semua jaga kesehatan lah,” kata Ganjar.

BACA JUGA :

Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Salatiga menerjunkan 30 anggotanya untuk mendukung pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Ketua PPI Kota Salatiga Aditya Ramadhan menyebut kolaborasi bersama TNI dan masyarakat ini menjadi bentuk pengabdian sekaligus pengalaman perdana yang diharapkan memperkuat semangat gotong royong.
Terjun Langsung Bantu TMMD, PPI Salatiga bantu Kegiatan Kemasyarakatan
Gus Rozin Tegaskan 5 Pilar Strategis NU Dari Kemandirian Jam’iyah hingga Peran Global
Gus Rozin Tegaskan 5 Pilar Strategis NU: Dari Kemandirian Jam’iyah hingga Peran Global
Proyek wisata Jateng Valley di Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, hingga kini belum kembali dilanjutkan setelah terhenti sejak pandemi COVID-19. Kondisi tersebut disampaikan warga dan pemerintah kelurahan, Senin (3/8/2026), yang berharap pembangunan segera diteruskan agar kawasan kembali hidup, membuka lapangan kerja, dan menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.
Mangkraknya Jateng Valley, Warga Menanti Proyek Wisata Kembali Hidup
Sebanyak 250 siswa sekolah dasar dari Solo Raya, Sleman, dan Bantul mengikuti psikotes gratis pemetaan bakat dan minat di Aula Lantai 2 Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Minggu (2/8/2026). Kegiatan kolaborasi Beehive Tumbuh Ngremboko Salatiga, Masyarakat Vokasi (Mavi), dan Takmir Masjid Raya Sheikh Zayed Solo ini bertujuan membantu orang tua mengenali potensi, karakter, dan minat anak sebagai dasar pendampingan serta pengembangan pendidikan yang lebih tepat.
250 Anak Antusias ikuti Psikotes Gratis di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo
Pemerintah Kota Salatiga memberikan penghargaan kepada pemenang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 dalam apel pagi di Kantor Pemerintah Kota Salatiga, Senin (3/8/2026). Penghargaan diserahkan Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, sebagai apresiasi atas inovasi yang mampu menjawab persoalan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan.
Pemkot Salatiga Anugerahi Pemenang Krenova 2026, Inovasi harus Jawab Persoalan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved