URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ratusan kios yang berada di area Pasar Johar Selatan kini telah dibuka kembali. Sebelumnya, sekitar 500 kios ini disegel oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang selama kurang lebih 1 bulan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

500 Kios di Pasar Johar yang Disegel Satpol PP Semarang Dibuka Kembali

500 Kios di Pasar Johar yang Disegel Satpol PP Semarang Dibuka Kembali

500 Kios di Pasar Johar yang Disegel Satpol PP Semarang Dibuka Kembali

featured-img

SEMARANG – Ratusan kios yang berada di area Pasar Johar Selatan kini telah dibuka kembali. Sebelumnya, sekitar 500 kios ini disegel oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang selama kurang lebih 1 bulan.

Setiap kios yang tersegel dengan stiker larangan melintas, kini dicopot oleh petugas Satpol PP Kota Semarang. Pelepasan segel inipun turut disaksikan oleh pedagang yang memiliki lapaknya masing-masing.

Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto menjelaskan, kegiatan pembukaan segel ini dilakukan karena adanya surat dari Dinas Perdagangan Kota Semarang. Fajar menerangkan, sebelumnya penyegelan ini dilakukan karena para pedagang masih berjualan di Relokasi Pasar Johar di Kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) meskipun sudah mendapatkan tempat di Pasar Johar baru.

“Kita buka segel karena sudah ada surat dari Dinas Perdagangan Kota Semarang. Sebelumnya para pedagang sudah diberitahu agar tak berjualan di dua lokasi, harus memilih salah satu tempat,” ujarnya disela-sela kegiatan pembukaan segel, Rabu (12/10/2022).

Lebih lanjut, Fajar mengaku sebelum segel dilepas, pihaknya meminta kepada para pedagang untuk menyanggupi hanya berjualan di Pasar Johar Selatan. Untuk itu, dirinya meminta kepada semua pemilik kios agar mematuhi kesepakatan yang telah ditentukan bersama.

Apabila pedagang melanggar kesepakatan dan berjualan lagi di dua tempat, Satpol PP tidak akan segan-segan menyegel kembali. “Begitu disegel, nanti dinas Perdagangan tidak boleh kirim surat pembukaan segel ke Satpol PP. Memang pasar adalah ranah dinas Perdagangan tapi penegakkan perda ada di Satpol PP,” katanya.

“Sebulan lalu adalah segel terakhir. Aturan harus benar-benar tegak,” tambahnya.

Sementara itu, salah sayu pedagang, Rio (22) mengakui memang kiosnya disegel lantaran berjualan di Relokasi Pasar Johar MAJT. Kini, dirinya akan sepenuhnya berdagang di Pasar Johar Selatan apalagi sesuai peraturan dari Pemerintah.

“Sekarang akan dagang disini aja. Terima kasih segelnya sudah dibuka,” bebernya.

Disisi lain, dirinya dan pedagang lain meminta kepada Satpol PP Kota Semarang untuk menutup Relokasi Pasar Johar MAJT. Hal itu agar Pasar Johar yang baru direnovasi bisa ramai dan menjadi pasar pusat perbelanjaan di Semarang.

BACA JUGA :

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga