KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Kecelakaan Maut di Gunungpati Semarang, Pemotor Meninggal Usai Ditabrak Mobil

Kecelakaan Maut di Gunungpati Semarang, Pemotor Meninggal Usai Ditabrak Mobil

Kecelakaan Maut di Gunungpati Semarang, Pemotor Meninggal Usai Ditabrak Mobil

SEMARANG – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Sekaran Raya atau depan angkringan SKR, Kecamatan Gunungpati Kota Semarang pada Kamis (27/10/2022) sekira pukul 07.30 WIB.

Pemotor berinisial S warga Gunungpati Semarang meninggal dunia di lokasi kejadian usai ditabrak mobil yang dikendarai SH warga Kalipancur, Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang.

“Korban mengalami luka patah kaki kanan, dan luka prah di kepala,” ujar Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Sigit saat dikonfirmasi.

Sigit menerangkan, insiden lalu lintas ini bermula ketika mobil Suzuki Vitara warna hitam yang dikendarai SH melaju dari arah timur (Ampel Gading) menuju ke arah barat (UNNES). Lalu saat di lokasi kejadian, SH diduga kurang waspada dan menabrak korban ketika hendak mendahului kendaraan yang ada di depannya.

“Diduga kurang waspada pandangan depan dan melebihi marka tidak terputus sehingga terjadi laka dengan pemotor yang berjalan dari arah berlawanan,” paparnya.

Saat ini jenazah korban dibawa ke rumah sakit untuk proses lebih lanjut. Proses evakuasi korban menggunakan mobil ambulance dibantu dengan relawan kota Semarang. Kepolisian juga masih melakukan penyelidikan terkait kecelakaan lalu lintas ini.

“Jenazah korban dibawa ke kamar jenazah RSUP Kariadi untuk penanganan selanjutnya,” imbuhnya.

KNOWLEDGE

INFOGRAFIS

Pekerjaan peningkatan mutu jalan di Jalan Kaligawe Raya, Kota Semarang, mulai berlangsung dari sisi barat menjelang jembatan tol arah Terboyo. Pembongkaran lajur kiri dan bahu jalan menggunakan alat berat membuat kendaraan sementara melintas di lajur kanan. Kondisi tersebut memicu antrean lalu lintas hingga kawasan pertigaan Posis atau Jalan Pengapon.
Pekerjaan Jalan di Kaligawe Semarang Dimulai, Lalu Lintas Mengantre hingga Pengapon
Pekerjaan peningkatan mutu Jalan Arteri Yos Sudarso sisi barat sekitar perempatan Puri Anjasmoro, Semarang, masih berlangsung pagi ini. Pengecoran lajur kanan arah Pelabuhan telah selesai dan sudah dapat dilintasi. Pekerjaan kini beralih ke lajur kiri, sementara lampu APILL dinonaktifkan dan titik putar balik disiapkan untuk pengguna jalan.
Pengecoran Jl. Arteri Yos Sudarso Beralih ke Lajur Kiri, APILL Masih Dinonaktifkan
Truk yang mogok di lajur kanan Jalan Arteri Yos Sudarso, kawasan Kubro, arah Terboyo, masih berada di lokasi hingga pagi ini sambil menunggu proses evakuasi. Kondisi tersebut berdampak pada arus lalu lintas, dengan perjalanan dari Tol Semarang ABC hingga antrean putar balik Kubro membutuhkan waktu sekitar 15 menit.
Truk Mogok di Lajur Kanan Jl. Arteri Yos Sudarso, Antrean hingga Kubro
Perbaikan Saluran Air di Depan Pasar Karangjati Picu Kemacetan Arah Bawen
Perbaikan Saluran Air di Depan Pasar Karangjati Picu Kemacetan Arah Bawen
Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
                          
```html ```