URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Jasad Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban penembakan salah sasara di Texas Amerika Serikat tuba di rumah duka Jalan Pudaksari II, Pudak Payung, Kota Semarang, Minggu (30/10/2022) sekira pukul 00.40 WIB.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jasad WNI Korban Penembakan Salah Sasaran di Texas Tiba di Semarang

Jasad WNI Korban Penembakan Salah Sasaran di Texas Tiba di Semarang

Jasad WNI Korban Penembakan Salah Sasaran di Texas Tiba di Semarang

featured-img

SEMARANG – Jasad Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban penembakan salah sasara di Texas Amerika Serikat tuba di rumah duka Jalan Pudaksari II, Pudak Payung, Kota Semarang, Minggu (30/10/2022) sekira pukul 00.40 WIB.

Kedatangan korban yang bernama Novita Kurnia Putri ini dikawal oleh Kementrian Luar Negeri (Kemenlu) Republik Indonesia. Isak tangis keluarga, kerabat dan teman temannya mengiringi kedatangan korban. Ibu korban punq menangis histeris tak menyangka akan kematian anaknya.

Suami Novita yang bernama Robert Brazil juga masih terlihat kesedihan mendalam pada dirinya. Raut muka tentara Amerika itu juga terlihat murung.

Ayah Novita mengaku keluarga sudah pasrah dengan kejadian yang menimpa anaknya. Namun dirinya sudah sedikit agak tenang karena jezanah putri sulungnya tiba di rumah duka.

“Keluarga sudah pasrah yang penting sudah sampai sini. Pemberangkatan dari Amerika dari 2 hari yang lalu,” ujar Ade kepada wartawan.

Ia mengaku tidak mengetahui mengapa jenazah anaknya begitu lama dipulangkan ke Indonesia. Namun, ia mengucapkan terimakasih kepada pemerintah yang telah mengupayakan kepulangan jenazah anaknya.

“Kalau kendala urusan Kemenlu. Tapi terimakasih kepada Kemenlu dan aparat karena telah sesuai rencana pemulangan jenazah,” kata Ade.

Rencananya, jenazah Novita akan dikebumikan di TPU Sasonoloyo pada Minggu (30/10) sekitar pukul 11.00 WIB.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon