URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Warga Kelurahan Kupang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang dikejutkan dengan penemuan mayat pria yang tergantung di sebuah ruangan sekolah. Diketahui mayat berinisial CE (49) itu merupakan warga Lingkungan Kupang Kidul yang berprofesi sebagai tukang bangunan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Diduga Ada Masalah Keluarga, Pekerja Bangunan Ini Akhiri Hidup di Ruang Kelas SDN Kupang 01

Diduga Ada Masalah Keluarga, Pekerja Bangunan Ini Akhiri Hidup di Ruang Kelas SDN Kupang 01

Diduga Ada Masalah Keluarga, Pekerja Bangunan Ini Akhiri Hidup di Ruang Kelas SDN Kupang 01

UNGARAN – Warga Kelurahan Kupang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang dikejutkan dengan penemuan mayat pria yang tergantung di sebuah ruangan sekolah. Diketahui mayat berinisial CE (49) itu merupakan warga Lingkungan Kupang Kidul yang berprofesi sebagai tukang bangunan. Ia ditemukan oleh rekan korban sesama pekerja bangunan yang sedang mengerjakan proyek renovasi SDN Kupang 01.

Menurut keterangan Koko, salah seorang warga setempat, diduga korban memiliki masalah keluarga sehingga nekat mengakhiri hidupnya.

“Kalau dilihat dari postingan terakhirnya di facebook ada masalah sepertinya,” ungkapnya, Senin (7/11/2022).

Ditemui di lokasi kejadian, Kapolsek Ambarawa AKP Wigiyadi menjelaskan korban merupakan warga sekitar lokasi kejadian dan berprofesi sebagai pekerja bangunan renovasi gedung SDN Kupang 01 Ambarawa.

“Korban ditemukan kali pertama oleh rekannya sekitar pukul 06.50 WIB saat hendak masuk ke lokasi bangunan,” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan saksi, dugaan sementara korban melakukan bunuh diri dikarenakan masalah keluarga. Pihaknya dibantu Unit Inafis Polres Semarang dan Puskesmas Ambarawa yang datang ke lokasi segera melakukan pengecekan awal. Hasilnya tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Atas permintaan keluarga, untuk korban tidak dilakukan autopsi dan sudah diserahkan kepada pihak keluarga,” terangnya. (win)

 

BACA JUGA :

DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran hukum, kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sejak dini, sekaligus mengenalkan bahaya HIV/AIDS serta pengelolaan sampah kepada para pelajar.
JMS di SMAN 3 Salatiga, Gandeng Berbagai Pihak, “Wujudkan Generasi Emas Anti Korupsi”
Pemkab Semarang menyiapkan anggaran hampir Rp16 miliar untuk pelaksanaan Pilkades serentak yang dijadwalkan pada 14 Desember 2026. Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk mendukung seluruh tahapan Pilkades, dengan kebutuhan tambahan dipenuhi melalui efisiensi belanja yang tidak menjadi prioritas.
Pemkab Semarang Tambah Anggaran Pilkades, Belanja Tak Mendesak Jadi Sasaran Efisiensi
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
WhatsApp Image 2026-08-30 at 21.48
85 Kontingen Meriahkan Pawai Pembangunan dan Budaya Kabupaten Semarang 2026, Hidupkan Semangat Palagan Ambarawa
pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved