KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Pemkab Semarang Tambah Anggaran Pilkades, Belanja Tak Mendesak Jadi Sasaran Efisiensi

Pemkab Semarang Tambah Anggaran Pilkades, Belanja Tak Mendesak Jadi Sasaran Efisiensi

Pemkab Semarang Tambah Anggaran Pilkades, Belanja Tak Mendesak Jadi Sasaran Efisiensi

Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyerahkan Raperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Semarang Tahun Anggaran 2026 kepada Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening dalam rapat paripurna di DPRD Kabupaten Semarang, Senin (31/8/2026). Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang menyiapkan anggaran hampir Rp16 miliar untuk pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang dijadwalkan berlangsung pada 14 Desember 2026.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan, besarnya anggaran tersebut disiapkan untuk mendukung seluruh tahapan pelaksanaan Pilkades, mulai dari sosialisasi, pembentukan panitia, pengawasan hingga kebutuhan lainnya.

Hal itu disampaikan Ngesti usai mengikuti rapat paripurna dengan agenda penyampaian Raperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Semarang Tahun Anggaran 2026 di DPRD Kabupaten Semarang, Senin (31/8/2026).

“Anggaran Pilkades totalnya kalau semuanya hampir sekitar Rp16 miliar,” kata Ngesti.

Menurutnya, tambahan kebutuhan anggaran Pilkades akan dipenuhi melalui efisiensi sejumlah kegiatan di lingkungan Pemkab Semarang. Anggaran yang dinilai tidak mendesak maupun tidak menjadi prioritas akan dialihkan untuk mendukung pelaksanaan Pilkades.

“Yang diefisiensi misalnya anggaran-anggaran yang tidak prioritas. Misalnya makan minum, kemudian juga yang tidak mendesak. Ini nanti kita geser dulu ke anggaran yang sifatnya sangat prioritas,” jelasnya.

Ngesti menegaskan, efisiensi tersebut dilakukan agar kebutuhan anggaran Pilkades tetap terpenuhi sesuai dengan perencanaan awal.

“Jangan sampai nanti anggaran Pilkades ini berkurang. Harapan kami tetap sesuai dengan yang kita rencanakan, sesuai dengan perencanaan awal,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ngesti berharap pelaksanaan Pilkades serentak dapat berjalan aman, kondusif, dan memberikan ketenangan bagi masyarakat. Pemkab Semarang, kata dia, akan berkoordinasi dengan Forkopimda, tim terkait, Forkopimcam, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta berbagai unsur masyarakat untuk mengawal pelaksanaan Pilkades.

“Kami berharap mohon bantuannya kepada tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan semua pihak untuk bersama-sama mengamankan pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Semarang,” pungkasnya. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Pemkab Semarang menyiapkan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga di 21 desa pada sembilan kecamatan yang terdampak kemarau panjang. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan langkah tersebut pada Senin (14/9/2026) dengan memprioritaskan survei geolistrik untuk mencari potensi sumber air tanah sebelum pengeboran dilakukan secara bertahap.
21 Desa Terdampak Kekeringan, Pemkab Semarang Siapkan Geolistrik untuk Pengeboran Sumber Air
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
[pekok2]