URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Satu unit truk menabarak Halte Trans Semarang di Jalan Walisongo, atau tepatnya di seberang RSUD Tugu Semarang Selasa (20/12/2022) dini hari. Akibat ditabrak truk bermuatan biji plastik itu, halte tersebut rusak dan roboh.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Truk Tabrak Halte Bus Trans Semarang di Tugu Semarang, Beruntung Tak Ada Korban Jiwa

Truk Tabrak Halte Bus Trans Semarang di Tugu Semarang, Beruntung Tak Ada Korban Jiwa

Truk Tabrak Halte Bus Trans Semarang di Tugu Semarang, Beruntung Tak Ada Korban Jiwa

featured-img

RASIKAFM.COM | SEMARANG – Satu unit truk menabarak Halte Trans Semarang di Jalan Walisongo, atau tepatnya di seberang RSUD Tugu Semarang Selasa (20/12/2022) dini hari. Akibat ditabrak truk bermuatan biji plastik itu, halte tersebut rusak dan roboh.

Kanit Laka Lantas Satlantas Polrestabes Semarang AKP Adji Setiawan menjelaskaan, dari hasil pemeriksaan sementara, kejadian itu terjadi karena pengemudi truk disebut tak bisa mengendalikan kendaraan hingga melaju ke kiri dan menabrak Halte Trans Semarang.

“Truck Mitsubishi warna Hitam, melaju dari arah timur (Tugu) menuju ke barat (Taman Lele) diduga tidak dapat mengandalikan laju kendaraannya kemudian kendaraan oleng ke kiri sehingga menabrak Halten Bus Trans Semarang,” ujar Adji saat dikonfirmasi.

Pantauan di lokasi kejadian, truk bermuatan biji plastik itu mulai dievakuasi pukul 08.00 WIB. Jalan dari arah Kendal menuju Semarang sempat ditutup beberapa saat untuk manuver mobil derek yang membawa truk itu.

Halte yang tertabrak merupakan halte shelter 035. Kini halte tersebut tidak bisa digunakan.

Sejumlah Polisi pun masih berada di lokasi untuk melakukan olah TKP dan membantu mengatur arus lalu lintas. Lalu lintas di lokasi pun terpantau padat merayap.

“Polisi masih berada di lokasi untuk melakukan olah TKP,” bebernya.

Sementara itu, sopir truk, Holidin mengatakan, dari kejadian itu tak ada korban jiwa maupun luka-luka. Dirinya mengaku saat kejadian halte tersebut dalam keadaan kosong sehingga tak ada korban dalam kecelakaan tersebut.

“Enggak ada (luka) aman. Saat itu saya hanya ada saya sama anak saya,” papar pria berusia 50 tahun itu.

BACA JUGA :

DPRD Kabupaten Semarang Desak Galian C Dipersempit, Nilai Kerusakan Lingkungan Tak Sebanding dengan Manfaat
DPRD Kabupaten Semarang Desak Galian C Dipersempit, Nilai Kerusakan Lingkungan Tak Sebanding dengan Manfaat
Keluhan Jalan Rusak Masih Mendominasi Aduan Warga Kabupaten Semarang, DPU Akui Keterbatasan Anggaran
Keluhan Jalan Rusak Masih Mendominasi Aduan Warga Kabupaten Semarang, DPU Akui Keterbatasan Anggaran
Kecelakaan lalu lintas melibatkan truk wing box dan sebuah truk terjadi di Jalan Lingkar Selatan (JLS) dekat Brama Gallery Gamol, Kecandran, Sidomukti, Kota Salatiga, Jumat (17/7/2026). Insiden diduga terjadi karena pengemudi tidak mampu menjaga jarak aman saat kendaraan di depannya berhenti untuk memberi jalan kendaraan lain berbelok. Akibatnya, sopir truk wing box mengalami luka ringan dan menjalani perawatan di RSU dr Soebarkat Tjitrodiatmodjo.
Truk Seruduk Truk Di JLS Salatiga, Pengemudi Luka Ringan
Pemerintah Kota Salatiga memutuskan menarik surat edaran permohonan bantuan dana untuk peringatan Hari Koperasi, Hari Jadi ke-1.276 Kota Salatiga, HUT ke-81 Kemerdekaan RI, dan Apeksi Kota Salatiga Tahun 2026. Keputusan yang disampaikan Sekda Muthoin pada Kamis (16/7/2026) itu diambil atas arahan Wali Kota setelah muncul pro dan kontra di masyarakat, dengan tetap menjamin pertanggungjawaban bantuan yang telah diterima serta membuka ruang bagi kontribusi sukarela.
Sempat Gaduh!, Pemkot Salatiga Putuskan Tarik Surat Edaran Permohonan Bantuan Hari Jadi
Ratusan kepala keluarga di Dusun Kebontaman, Desa Kalikayen, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, mulai mengalami krisis air bersih seiring awal musim kemarau. Kondisi yang disampaikan pemerintah desa pada Kamis (16/7/2026) itu dipicu mengeringnya sumur warga di kawasan perbukitan, sehingga masyarakat terpaksa membeli air, memanfaatkan air sungai, atau mengandalkan bantuan dropping air bersih.
Kemarau Baru Dimulai, Ratusan KK di Desa Kalikayen Ungaran Timur Sudah Krisis Air Bersih
Proposal permohonan bantuan dana untuk rangkaian peringatan Hari Koperasi, Hari Jadi ke-1.276 Kota Salatiga, HUT ke-81 Kemerdekaan RI, dan Apeksi Kota Salatiga Tahun 2026 menjadi sorotan setelah beredar di kalangan pelaku usaha dan media sosial. Menanggapi polemik tersebut, Sekretaris Daerah Kota Salatiga pada konferensi pers, Kamis (16/7/2026), memutuskan menarik proposal yang sebelumnya telah tersebar, setelah muncul kritik terkait kebutuhan tambahan anggaran sebesar Rp400 juta di luar alokasi APBD.
Viral di Medsos! Proposal Permohonan Dana HUT RI di Salatiga Jadi Omongan Netizen

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Puluhan pecatur dari berbagai daerah mengikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I kategori non-master di Kota Salatiga, Minggu (19/7/2026), dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Salatiga. Ajang ini digelar untuk mewadahi penghobi catur, mengembangkan bibit atlet muda, mempererat komunitas pecatur, serta diharapkan menjadi agenda bergengsi yang mampu melahirkan prestasi hingga tingkat nasional.
Puluhan Peserta ikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I Non-Master
Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama Satlantas Polres Semarang melakukan monitoring operasional angkutan galian C milik PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) di Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Senin (13/7/2026). Dalam inspeksi tersebut, petugas menemukan sejumlah truk yang belum memenuhi persyaratan laik jalan. Pengusaha tambang diberi peringatan untuk melengkapi persyaratan teknis dan administrasi kendaraan, serta diminta mengoptimalkan penyiraman jalan, penggunaan terpal, dan pengaturan lalu lintas guna mengurangi dampak terhadap masyarakat.
Dishub Kabupaten Semarang Lakukan Pengawasan Angkutan Galian C di Delik Tuntang, Soroti Kelayakan Kendaraan dan Pengendalian Debu
Forum Pelanggan Air Minum Nasional (FORPAMNAS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026), yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai provinsi. Forum ini membahas pembentukan badan regulator air minum, menyusun program kerja serta memilih kepengurusan periode 2026–2030 guna memperkuat perlindungan hak pelanggan, meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum, dan mempererat kolaborasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan.Munas IV FORPAMNAS di Yogyakarta mendorong pembentukan regulator air minum, memperkuat hak pelanggan, dan meningkatkan pelayanan Perumda Air Minum.
FORPAMNAS Dorong Pembentukan Badan Regulator Air Minum, Munas IV Resmi Digelar di Yogyakarta