URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
PSIS kembali menelan kekalahan pada lanjutan kompetisi BRI Liga 1 2022/2023. Laskar Mahesa Jenar harus tunduk oleh Bali United dengan skor tiga gol tanpa balas saat berlaga di Stadion Manahan Solo, Kamis (22/12/2022) malam.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kembali Telan Kekalahan, Pelatih PSIS Akui Timnya Underperform

Kembali Telan Kekalahan, Pelatih PSIS Akui Timnya Underperform

Kembali Telan Kekalahan, Pelatih PSIS Akui Timnya Underperform

featured-img

RASIKAFM.COM |SEMARANG – PSIS kembali menelan kekalahan pada lanjutan kompetisi BRI Liga 1 2022/2023. Laskar Mahesa Jenar harus tunduk oleh Bali United dengan skor tiga gol tanpa balas saat berlaga di Stadion Manahan Solo, Kamis (22/12/2022) malam.

Tiga gol dari Bali United masing-masing dicetak oleh M Rahmat di menit ke-11 dan 18 lalu Privat Mbarga di menit ke-60. Pelatih PSIS, Ian Andrew Gillian mengakui skuadnya kini sedang underperform.

Satu yang selalu disebut yaitu dikarenakan PSIS memiliki jadwal padat yang membuat pemainnya banyak cedera. “Ini poin yang mengecewakan bagi kami, kebobolan 3 gol. Tapi yang selalu saya katakan, pemain saya memang underperform terutama karena dua minggu dengan 6 pertandingan. Game terlalu banyak ditambah cedera pemain. Tapi itu sebetulnya bukan alasan, tentu kami kecewa dan setelah ini fokus menatap putaran kedua di bulan Januari,” ujar Coach Ian.

Faktor paten bagi Ian adalah kelelagan karena jadwal padat. Untuk alasan jenuh Ian tidak terlalu setuju karena pemain selalu bersemangat tampil.

“Kita lihat, selesai pertandingan pasti ada saja yang cedera. Apapun jadwal yang sangat padat dalam waktu yang singkat ini menghasilkan banyak problem,” katanya.

Setelah pertandingan ini, PSIS akan meliburkan para pemainnya untuk rehat sejenak dan diberi waktu libur untuk merayakan natal.

“Setelah ini kami akan istirahat sebelum kembali lagi dan persiapan untuk putaran kedua pada Januari nanti,” pungkasnya.

Sementara itu, salah satu pemain PSIS, Reza Irfana tentu saja kecewa atas hasil pertandingan melawan Bali United. Evaluasi tentunya akan dilakukan agar pada putaran kedua nanti PSIS bisa meraih trend positif.

“Kami sebagai pemain kecewa dengan hasil ini. Tapi kami sudah berusaha semaksimal mungkin. Tentunya akan jadi evaluasi kami untuk putaran kedua nanti,” sambungnya.

Dengan pertandingan ini Bali United naik ke peringkat pertama klasemen sementara BRI Liga 1. Sementara PSIS turun ke peringkat ke-10.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon