URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Jebolan Tim Nasional (Timnas) muda jenjang U19 hingga U23, Luthfi Kamal bergabung dengan PSIS. Mantan Pemain Barito Putera FC ini didatangkan untuk mengarungi putaran kedua BRI Liga 1 2022/2023.

Mbak Google

KABAR RASIKA

PSIS Datangkan Luthfi Kamal

PSIS Datangkan Luthfi Kamal

PSIS Datangkan Luthfi Kamal

featured-img

RASIKAFM.COM | SEMARANG – Jebolan Tim Nasional (Timnas) muda jenjang U19 hingga U23, Luthfi Kamal bergabung dengan PSIS. Mantan Pemain Barito Putera FC ini didatangkan untuk mengarungi putaran kedua BRI Liga 1 2022/2023.

Luthfi sendiri juga sempat bermain di PSS Sleman dan Mitra Kukar. Di Timnas jenjang U19 hingga U23, Luthfi telah memiliki 31 penampilan.

CEO PSIS, Yoyok Sukawi menjelaskan Luthfi Kamal direkrut berdasarakan rekomendasi tim pelatih untuk melengkapi tim di posisi tengah tepatnya gelandang bertahan.

“Luthfi ini pemain yang masih muda dan sudah memiliki prestasi yang salah satunya juara AFF U23 tahun 2019 sama Fredyan Wahyu. Hadirnya Luthfi kami harapkan supaya lini tengah PSIS semakin kuat dan memiliki banyak pilihan,” ungkap Yoyok di Semarang, Selasa (3/1/2023).

Terkait kontrak pemain berusia 23 tahun tersebut, Yoyok mengatakan bahwa ia dikontrak selama 1,5 musim sama seperti Adi Satryo kemarin.

“Luthfi kami kontrak 1,5 musim. Seperti Adi kemarin, mereka di PSIS Semarang, untuk musim ini setengah musim, kemudian 1 musim untuk tahun depan,” ujarnya.

Yoyok berharap, semoga Luthfi bisa menutup kekurangan tim di posisi gelandang bertahan. Seperti yang diketahui, Apagi Laskar Mahesa Jenar sedang krisis pada posisi tersebut.

“Saya harap Luthfi juga betah di PSIS, Kembangkan potensimu di tim ini, berikan permainan terbaikmu,” terangnya.

Sementara itu, Luthfi mengatakan bersyukur bisa bergabung di PSIS. Menurutnya tim ini merupakan tim yang bagus. Dirinya berharap semoga di PSIS dapat memberikan penampilan yang terbaik.

“Alhamdulillah bisa bergabung disini, tentunya bangga.
Semoga disini bisa memberikan yang terbaik, dan berkembang secara tim dan individu,” imbuhnya.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon