URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Jelang dimulainya putaran kedua kompetisi BRI Liga 1 2022/2023, Alie Sesay dan Jonathan Cantillana hengkang dari PSIS. Kedua pemain asing itu dilepas berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan oleh tim pelatih dan manajemen.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jonathan Cantillana dan Alie Sesay Hengkang dari PSIS

Jonathan Cantillana dan Alie Sesay Hengkang dari PSIS

Jonathan Cantillana dan Alie Sesay Hengkang dari PSIS

featured-img

RASIKAFM.COM | SEMARANG – Jelang dimulainya putaran kedua kompetisi BRI Liga 1 2022/2023, Alie Sesay dan Jonathan Cantillana hengkang dari PSIS. Kedua pemain asing itu dilepas berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan oleh tim pelatih dan manajemen.

CEO PSIS Yoyok Sukawi menjelaskan, Alie Sesay dilepas dengan sistem kompensasi. Sedangkan untuk Jonathan dilepas ke salah satu klub di Liga 1.

“Hari ini kami umumkan bahwa PSIS resmi melepas Alie dan Jonathan. Alie kami lepas dengan sistem kompensasi sementara Jonathan kami lepas ke salah satu klub Liga 1. Jadi biar nanti klub barunya yang mengumumkan Jonathan berlabuh kemana,” ujar Yoyok dalam keterangannya Jumat (13/1/2023).

Disisi lain, Yoyok mengucapkan dan para manajemen PSIS mengucapkan terima kasih atas pengabdian kedua pemain tersebut bersama PSIS. Dirinya berharap masa depan Alie dan Jonathan bisa berjalan dengan lancar.

“Terima kasih Alie dan Jonathan, semoga ke depan selalu diberi kesuksesan dan tetap jaga hubungan baik dengan PSIS,” terangnya

Sebelumnya, PSIS telah melepas bek kiri, Frendi Saputra dan bek tengah, M. Rio Saputro. Frendi senidir dilepas oleh PSIS dengan mekanisme tranfer yang nilainya hanya diketahui dua klub. Sedangkan M Rio dilepas berdasar hasil evaluasi oleh tim.

BACA JUGA :

Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga
Sebanyak 1.759 anak PAUD dan TK se-Kota Salatiga memecahkan Rekor LEPRID melalui pertunjukan drama dan medley lagu dolanan anak dalam peringatan Hari Anak Nasional di Salatiga. Rekor tersebut diraih karena menjadi penampilan medley lagu dolanan anak dengan peserta PAUD/TK terbanyak. Selain itu, peserta membentuk formasi angka 1276 sebagai simbol Hari Jadi Kota Salatiga, dilanjutkan penanaman pohon tabebuya dan penyerahan bibit anggrek sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Hari Anak, Ribuan Anak PAUD Tampilkan Drama dan Medley Lagu Dolanan, Catatkan Rekor LEPRID

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga
Desa Nyatnyono, yang terletak di lereng puncak Suroloyo di Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, dikenal sebagai destinasi wisata religi yang menarik. Di sini, terdapat makam waliyullah Hasan Munadi dan putranya, Hasan Dipuro, yang menjadi pusat perhatian masyarakat sebagai leluhur dan penyebar agama Islam. Selain makam, desa ini juga memiliki peninggalan sejarah berupa Masjid Subulussalam dan Sendang Kalimah Toyyibah yang dihormati oleh warga setempat.
Melihat Sejarah Sendang Kalimah Toyyibah Nyatnyono, Mata Air Keramat Peninggalan Waliyullah Hasan Munadi