KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Ganjar Respons Cepat atas Laporan Kerusakan Jalan Ambarawa-Bandungan

Ganjar Respons Cepat atas Laporan Kerusakan Jalan Ambarawa-Bandungan

Ganjar Respons Cepat atas Laporan Kerusakan Jalan Ambarawa-Bandungan

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, merespons laporan Bupati Semarang tentang kerusakan jalan Ambarawa-Bandungan dan langsung menerjunkan petugas untuk memperbaikinya. Kerusakan terjadi akibat curah hujan tinggi di sekitar 400 meter dari Bundaran hingga Pasar Bandungan. Perbaikan dilakukan dengan aspal AC WC untuk memperbaiki kenyamanan dan keselamatan pengendara serta membangkitkan kembali akses wisata.
Pemprov Jateng
Ganjar Respons Cepat atas Laporan Kerusakan Jalan Ambarawa-Bandungan

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo langsung menerjunkan petugas untuk memperbaiki jalan Ambarawa-Bandungan, setelah Bupati Semarang Ngesti Nugraha wadul soal jalan rusak. Perbaikan jalan dilakukan untuk kenyamanan, keselamatan pengendara dan menghidupkan akses wisata.

Pantauan di lokasi, kerusakan terparah terjadi sekitar 400 meter dari Bundaran hingga Pasar Bandungan. Sementara sepanjang ruas jalan Ambarawa-Bandungan relatif bagus. Sehingga, tidak seperti yang disampaikan Ngesti, ada “1.000 lubang”.

Staf Teknis Balai Pengelolaan Jalan (BPJ) Wilayah Semarang, Agung Triwibowo menuturkan, kerusakan jalan terjadi akibat curah hujan tinggi. Dan, itu terjadi di antara Bundaran hingga Pasar Bandungan.

“Kerusakan karena air itu turun mengarus lewat jalan dan mengelupas aspal. Kerusakan sekitar 400 meter. Yang lain relatif bagus,” ujar Agung, baru-baru ini.

Pihaknya langsung bergerak cepat untuk melakukan perbaikan. Yakni dengan aspal AC WC, lapisan permukaan pada konstruksi perkerasan lentur jalan raya.

“Kami respons cepat dan langsung ditangani. Semua yang berlubang kami tangani,” paparnya.

Mujiman, warga Bandungan mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sigap dalam merespons laporan adanya jalan rusak.

“Tidak sampai satu minggu, kira-kira tiga hari setelah aduan warga, jalan langsung diperbaiki,” katanya.

Menurut Mujiman, perbaikan jalan tersebut mampu menghidupkan pariwisata.

“Kan ini jalan wisata. Jadi, kalau diperbaiki ya bagus. Masak jalan wisata rusak,” ucapnya.

Senada dengan Mujiman, warga Bandungan yang lain, Asri juga mengapresiasi langkah cepat Gubernur Ganjar dalam menangani jalan rusak.

“Bagus kalau diperbaiki, karena memang membahayakan. Rumah saya kan dekat jalan, kalau malam sering terdengar motor kejeglong lubang. Kalau diperbaiki begini kan jadi aman kalau lewat,” tandasnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]