URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, merespons laporan Bupati Semarang tentang kerusakan jalan Ambarawa-Bandungan dan langsung menerjunkan petugas untuk memperbaikinya. Kerusakan terjadi akibat curah hujan tinggi di sekitar 400 meter dari Bundaran hingga Pasar Bandungan. Perbaikan dilakukan dengan aspal AC WC untuk memperbaiki kenyamanan dan keselamatan pengendara serta membangkitkan kembali akses wisata.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ganjar Respons Cepat atas Laporan Kerusakan Jalan Ambarawa-Bandungan

Ganjar Respons Cepat atas Laporan Kerusakan Jalan Ambarawa-Bandungan

Ganjar Respons Cepat atas Laporan Kerusakan Jalan Ambarawa-Bandungan

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, merespons laporan Bupati Semarang tentang kerusakan jalan Ambarawa-Bandungan dan langsung menerjunkan petugas untuk memperbaikinya. Kerusakan terjadi akibat curah hujan tinggi di sekitar 400 meter dari Bundaran hingga Pasar Bandungan. Perbaikan dilakukan dengan aspal AC WC untuk memperbaiki kenyamanan dan keselamatan pengendara serta membangkitkan kembali akses wisata.
Pemprov Jateng
Ganjar Respons Cepat atas Laporan Kerusakan Jalan Ambarawa-Bandungan
featured-img

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo langsung menerjunkan petugas untuk memperbaiki jalan Ambarawa-Bandungan, setelah Bupati Semarang Ngesti Nugraha wadul soal jalan rusak. Perbaikan jalan dilakukan untuk kenyamanan, keselamatan pengendara dan menghidupkan akses wisata.

Pantauan di lokasi, kerusakan terparah terjadi sekitar 400 meter dari Bundaran hingga Pasar Bandungan. Sementara sepanjang ruas jalan Ambarawa-Bandungan relatif bagus. Sehingga, tidak seperti yang disampaikan Ngesti, ada “1.000 lubang”.

Staf Teknis Balai Pengelolaan Jalan (BPJ) Wilayah Semarang, Agung Triwibowo menuturkan, kerusakan jalan terjadi akibat curah hujan tinggi. Dan, itu terjadi di antara Bundaran hingga Pasar Bandungan.

“Kerusakan karena air itu turun mengarus lewat jalan dan mengelupas aspal. Kerusakan sekitar 400 meter. Yang lain relatif bagus,” ujar Agung, baru-baru ini.

Pihaknya langsung bergerak cepat untuk melakukan perbaikan. Yakni dengan aspal AC WC, lapisan permukaan pada konstruksi perkerasan lentur jalan raya.

“Kami respons cepat dan langsung ditangani. Semua yang berlubang kami tangani,” paparnya.

Mujiman, warga Bandungan mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sigap dalam merespons laporan adanya jalan rusak.

“Tidak sampai satu minggu, kira-kira tiga hari setelah aduan warga, jalan langsung diperbaiki,” katanya.

Menurut Mujiman, perbaikan jalan tersebut mampu menghidupkan pariwisata.

“Kan ini jalan wisata. Jadi, kalau diperbaiki ya bagus. Masak jalan wisata rusak,” ucapnya.

Senada dengan Mujiman, warga Bandungan yang lain, Asri juga mengapresiasi langkah cepat Gubernur Ganjar dalam menangani jalan rusak.

“Bagus kalau diperbaiki, karena memang membahayakan. Rumah saya kan dekat jalan, kalau malam sering terdengar motor kejeglong lubang. Kalau diperbaiki begini kan jadi aman kalau lewat,” tandasnya.

BACA JUGA :

Dua kebakaran terjadi hampir bersamaan di Kecamatan Bergas dan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (4/8/2026). Kebakaran di Toko Niki Mantep diduga dipicu korsleting listrik, sedangkan kebakaran rumah di Desa Klero diduga berasal dari tungku yang masih menyala. Berkat respons cepat petugas pemadam kebakaran dan bantuan warga, kedua peristiwa berhasil dipadamkan tanpa menimbulkan korban jiwa.
Dalam Waktu Bersamaan, Dua Kebakaran Terjadi di Kabupaten Semarang
Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Salatiga menerjunkan 30 anggotanya untuk mendukung pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Ketua PPI Kota Salatiga Aditya Ramadhan menyebut kolaborasi bersama TNI dan masyarakat ini menjadi bentuk pengabdian sekaligus pengalaman perdana yang diharapkan memperkuat semangat gotong royong.
Terjun Langsung Bantu TMMD, PPI Salatiga bantu Kegiatan Kemasyarakatan
Gus Rozin Tegaskan 5 Pilar Strategis NU Dari Kemandirian Jam’iyah hingga Peran Global
Gus Rozin Tegaskan 5 Pilar Strategis NU: Dari Kemandirian Jam’iyah hingga Peran Global
Proyek wisata Jateng Valley di Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, hingga kini belum kembali dilanjutkan setelah terhenti sejak pandemi COVID-19. Kondisi tersebut disampaikan warga dan pemerintah kelurahan, Senin (3/8/2026), yang berharap pembangunan segera diteruskan agar kawasan kembali hidup, membuka lapangan kerja, dan menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.
Mangkraknya Jateng Valley, Warga Menanti Proyek Wisata Kembali Hidup
Sebanyak 250 siswa sekolah dasar dari Solo Raya, Sleman, dan Bantul mengikuti psikotes gratis pemetaan bakat dan minat di Aula Lantai 2 Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Minggu (2/8/2026). Kegiatan kolaborasi Beehive Tumbuh Ngremboko Salatiga, Masyarakat Vokasi (Mavi), dan Takmir Masjid Raya Sheikh Zayed Solo ini bertujuan membantu orang tua mengenali potensi, karakter, dan minat anak sebagai dasar pendampingan serta pengembangan pendidikan yang lebih tepat.
250 Anak Antusias ikuti Psikotes Gratis di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo
Pemerintah Kota Salatiga memberikan penghargaan kepada pemenang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 dalam apel pagi di Kantor Pemerintah Kota Salatiga, Senin (3/8/2026). Penghargaan diserahkan Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, sebagai apresiasi atas inovasi yang mampu menjawab persoalan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan.
Pemkot Salatiga Anugerahi Pemenang Krenova 2026, Inovasi harus Jawab Persoalan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kabupaten Semarang meluncurkan tiga proyek perubahan, yakni Pangan Berdikari, Sadewa, dan Gada Krisna di Balai Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, Selasa (28/7/2026). Bupati Ngesti Nugraha menyatakan program tersebut dirancang untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana, serta mencegah penyalahgunaan narkoba melalui kolaborasi lintas sektor dan pemberdayaan masyarakat berbasis desa.
Tiga Program Perubahan Diluncurkan, Pemkab Semarang Perkuat Ketahanan Pangan, Mitigasi Bencana hingga Perang Melawan Narkoba
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved