KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Wali Kota Semarang diarak dengan Kereta Kencana dalam Prosesi Dugderan

Wali Kota Semarang diarak dengan Kereta Kencana dalam Prosesi Dugderan

Wali Kota Semarang diarak dengan Kereta Kencana dalam Prosesi Dugderan

Tangkapan Layar Youtube Semarang Pemkot
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, saat diarak menggunakan kereta kencana menuju Masjid Agung Semarang.

Prosesi Dugderan di Semarang pada tahun 2023 menjadi sorotan karena meriah dan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Acara dimulai dengan upacara dan dilanjutkan dengan kirab budaya.

Pasukan kirab berjalan dari Balai Kota Semarang menuju Masjid Agung Semarang atau Masjid Kauman. Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, diarak menggunakan kereta kencana menuju Masjid Agung Semarang, diikuti oleh pasukan para pejabat Pemerintah Kota Semarang dan Forkopimda Kota Semarang.

Ribuan masyarakat berjejer di sepanjang Jalan Pemuda hingga alun-alun menyaksikan tradisi Dugderan. Mereka dapat menyaksikan pembacaan holaqoh dari para ulama Masjid Agung Semarang dan pemukulan bedug yang menandakan datangnya Ramadan.

“Tadi sudah diumumkan sebentar lagi Ramadan 1444 H. Ini merupakan kebanggan luar biasa karena acara dikembalikan lagi seperti masa dulu,” jelas mbak Ita, sapaannya, usai membacakan holaqoh di Alun-Alun Semarang, Selasa (21/3/2023).

Tak hanya itu, tokoh-tokoh dari kawasan Semarang Lama juga turut hadir dan menabuh bedug. Menariknya, ada 10 ribu roti ganjel rel yang dibagikan kepada masyarakat yang menyaksikan Dugderan. Roti tersebut merupakan simbol akulturasi budaya yang berlangsung sejak dulu kala dan diharapkan dapat menjadi tradisi yang terus dilestarikan.

“Kami bagikan roti ganjel rel. Kami juga mengundang berbagai ras suku di kawasan Semarang Lama. Ada dari Pecinan, Arab, Melayu, Jawa,” terang mbak Ita.

Menurut Wali Kota Semarang, acara Dugderan tahun ini sangat spesial karena dapat dikembalikan seperti masa lalu. Ia berharap acara Dugderan selanjutnya dapat lebih baik dan terus menjadi kegiatan di Kawasan Semarang Lama.

Prosesi Kirab Budaya Dugder Semarang 2023

Kepala Kantor Masjid Agung Semarang, Muhaimin, menambahkan bahwa selain pembagian roti ganjel rel, Masjid Agung Semarang juga membagikan air khataman Al Quran, yang memiliki filosofi untuk memperbanyak bacaan Alquran saat Ramadan.

“Itu filosofinya masuk Ramadan jangan ada yang ganjel dan harus rela atau legowo,” ucap Muhaimin.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Jateng Guyub menggelar aksi penolakan rencana pembangunan geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Lawu sejak Selasa (22/9/2026). Gerakan yang disebut menghimpun elemen masyarakat dari 28 kabupaten/kota di Jawa Tengah itu dilakukan dengan berjalan kaki menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah karena kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan kehidupan generasi mendatang.
Massa Gelar Aksi Longmarch Gedong Songo-Kantor Gubernur Jateng, Suarakan Penolakan Geothermal
[pekok2]