URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menjadi tuan rumah Workshop Pelaporan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI) Semester Gasal 2022/2023 Tahun 2023 yang diselenggarakan secara hybrid oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI. Kegiatan ini dihadiri oleh 229 perwakilan pengelola PDDIKTI dari Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang mengirimkan satu perwakilan pengelola PDDIKTI di masing-masing PTS secara luring maupun daring.

Mbak Google

KABAR RASIKA

70 PTS Lakukan Workshop Pelaporan PDDIKTI di Salatiga

70 PTS Lakukan Workshop Pelaporan PDDIKTI di Salatiga

70 PTS Lakukan Workshop Pelaporan PDDIKTI di Salatiga

Rektor UKSW saat membuka workshop PDDIKTI, Selasa (28/3/2023)
Rektor UKSW saat membuka workshop PDDIKTI, Selasa (28/3/2023)
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Universitas Kristen Satya Wacana  dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan Workshop Pelaporan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI) Semester Gasal 2022/2023 Tahun 2023 yang diselenggarakan secara hybrid oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI, Selasa (28/03/2023).

Kegiatan yang berlangsung di Balairung Universitas ini diadakan dalam rangka penyampaian laporan PDDIKTI Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di lingkungan LLDIKTI Wilayah VI.

Sedikitnya 229 PTS didaulat untuk mengikuti kegiatan dengan mengirimkan satu perwakilan pengelola PDDIKTI di masing-masing PTS secara luring maupun daring. Dalam hal ini, 70 perwakilan pengelola PDDIKTI PTS menghadiri secara luring, sedangkan lainnya mengikuti secara daring melalui platform zoom meeting.

Perwakilan PTS yang hadir secara luring antara lain berasal dari Soegijapranata Catholic University, Universitas Muhammadiyah Gombong, Universitas Boyolali, Universitas Muria Kudus, Universitas Nasional Karangturi Semarang, dan lainnya.

Rektor UKSW Prof. Dr. Intiyas Utami, dalam sambutannya menyatakan bahwa data yang dimiliki perguruan tinggi merupakan aset institusi tersebut.

Menurutnya, dengan mengikuti dinamika pelaporan dan arahan LLDIKTI, akan memberikan dampak dan kenaikan peringkat akreditasi. Hal ini juga berdampak pada lulusan yang melamar di perusahaan dengan syarat berasal dari perguruan tinggi dengan akreditasi tertentu.

Intiyas mengajak para perwakilan pengelola PDDIKTI untuk memperhatikan perubahan regulasi serta merespon pelaporan dengan teliti. Ia juga memberikan contoh dalam pelaporan yang dilakukan UKSW yang tidak dilakukan dengan sesaat hingga memperoleh akreditasi unggul.

“Wujudkan guyub rukun dan gayeng dengan mengikuti arahan LLDIKTI Wilayah VI kita jadikan kampus teladan unggul dan menopang satu sama lain,” terangnya.

BACA JUGA :

Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu
Ratusan siswa SMK Negeri 1 Salatiga menggelar aksi di lingkungan sekolah pada Senin untuk mempertanyakan perubahan rencana pembangunan fasilitas yang sebelumnya disepakati sebagai ruang ekspresi siswa. Aksi muncul setelah siswa mendapat informasi lahan tersebut akan digunakan untuk ruang praktik. Kepala sekolah menyebut persoalan terjadi akibat miskomunikasi dan memastikan ruang ekspresi tetap dibangun di lokasi berbeda, sementara sekolah menggelar audiensi untuk menjelaskan perubahan tersebut.
Merasa Kecewa dengan Sekolah, Ratusan Siswa SMK 1 Salatiga Gelar Aksi Demo
Ratusan warga Perumahan Taman Manunggal Asri dan Wisma Karebet, Dusun Tugu, Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, memeriahkan HUT ke-81 RI melalui senam bersama dan jalan sehat sejauh 1 kilometer pada Minggu (9/8/2026). Kegiatan yang digelar Karang Taruna Manebet tersebut berlangsung sejak pagi dan melibatkan anak-anak hingga orang dewasa, dengan pelepasan burung perkutut sebagai simbol dimulainya jalan sehat sekaligus pesan pelestarian lingkungan.
Meriah! Karang Taruna Manebet Sukses gelar Acara Senam dan Jalan Santai
Kecelakaan lalu lintas melibatkan Honda Vario H-5153-CI dan Kawasaki Ninja AD-6999-HM di Simpang Tiga Tegalrejo, Kelurahan Tegalrejo, Argomulyo, Kota Salatiga, Minggu (9/8/2026) pagi. Pengendara Vario, P (60), warga Getasan, Kabupaten Semarang, mengalami cedera kepala setelah bertabrakan saat berbelok dan kemudian meninggal dunia setelah mendapat perawatan, sedangkan pengendara Kawasaki Ninja tidak mengalami luka serius.
Dua Motor Adu Banteng Minggu Pagi. Pengendara Honda Vario Wassalam
Muat Lebih

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 5 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara di Semarang 24,1 derajat Celsius dengan kelembapan 85 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi secara tidak merata di wilayah pegunungan, dataran tinggi, sebagian Jawa Tengah bagian timur, dan sekitarnya.
05 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah
Ratusan siswa SMK Negeri 1 Salatiga menggelar aksi di lingkungan sekolah pada Senin untuk mempertanyakan perubahan rencana pembangunan fasilitas yang sebelumnya disepakati sebagai ruang ekspresi siswa. Aksi muncul setelah siswa mendapat informasi lahan tersebut akan digunakan untuk ruang praktik. Kepala sekolah menyebut persoalan terjadi akibat miskomunikasi dan memastikan ruang ekspresi tetap dibangun di lokasi berbeda, sementara sekolah menggelar audiensi untuk menjelaskan perubahan tersebut.
Merasa Kecewa dengan Sekolah, Ratusan Siswa SMK 1 Salatiga Gelar Aksi Demo

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved