URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah, resmi diusung sebagai calon presiden oleh PDIP untuk Pilpres 2024. DPC PDIP Kabupaten Semarang akan memberikan dukungan penuh dan berjuang keras untuk memenangkan partai ini pada Pilpres dan pemilu serentak 2024. Ketua DPC PDIP Kabupaten Semarang menegaskan bahwa kader partai akan mengikuti instruksi partai dan berusaha maksimal untuk memenangkan Ganjar.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pilpres 2024, DPC PDIP Kabupaten Semarang Siap Menangkan Ganjar

Pilpres 2024, DPC PDIP Kabupaten Semarang Siap Menangkan Ganjar

Pilpres 2024, DPC PDIP Kabupaten Semarang Siap Menangkan Ganjar

Ketua DPC PDIP Kabupaten Semarang Ngesti Nugraha.

(Foto/win)

Ketua DPC PDIP Kabupaten Semarang Ngesti Nugraha.
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo resmi diusung menjadi calon presiden (capres) pada Pilpres 2024 oleh PDIP. Hal itu sekaligus menandakan bahwa kader partai harus memberikan dukungan penuh untuk memenangkannya.

Tak terkecuali jajaran DPC PDIP Kabupaten Semarang. Seluruh kader akan berusaha maksimal melaksanakan instruksi dari DPP. Ketua DPC PDIP Kabupaten Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan, pihaknya akan berjuang keras memenangkan Ganjar pada Pilpres 2024.

“Saya sebagai Ketua DPC bersama jajaran ranting dan anak ranting selaku kader partai tentu berusaha maksimal memenangkan Pak Ganjar di Kabupaten Semarang,” ujarnya di Ungaran, Kamis (4/5/2023).

Dikatakan Ngesti, bukan hanya pada Pilpres saja, melainkan pada pemilu serentak 2024 nanti seperti pemilihan legislatif dan DPD pihaknya juga akan berjuang keras memenangkan partai berlogo banteng ini.

“Prinsipnya kita tegak lurus pada instruksi partai,” ungkapnya.

Terkait koalisi, hingga saat ini pihaknya masih menunggu. Harapannya, koalisi bisa bertambah dan solid untuk pemenangan Pilpres 2024.

“Tentu kami berharap koalisi bisa bertambah, sehingga kekuatan bisa lebih besar,” katanya. (win)

BACA JUGA :

Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Rencana pengalihan status guru PPPK dari pemerintah daerah menjadi pegawai pemerintah pusat mulai 2027 mendapat perhatian Pemkab Semarang. BKPSDM Kabupaten Semarang menyatakan masih menunggu petunjuk teknis resmi pemerintah pusat, terutama terkait administrasi, pembiayaan, pembinaan, kewenangan, serta mekanisme pengelolaan ribuan guru PPPK dan PNS di daerah.
4.200 PPPK Guru di Kabupaten Semarang Berpotensi Diambil Alih Pusat, BKPSDM Tunggu Juknis
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan