RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota

Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota

Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota

Pasangan Anang Ashanty saat mencoba Blancis dan syal khas kota Salatiga

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Kehadiran artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty dikota Salatiga, pada Selasa (18/08/2026) malam didampingi langsung oleh Wali Kota Salatiga di Rumah Dinas Wali Kota Salatiga. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat sekaligus menjadi bagian dari penjajakan pemanfaatan Kota Salatiga sebagai lokasi pengambilan gambar film.

Anang turut mengajak kedua buah hati mereka, Arsy Hermansyah dan Arsya Hermansyah, serta sejumlah artis cilik dan tim produksi film yang nantinya akan terlibat dalam proses produksi di Kota Salatiga.

Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan memperkenalkan berbagai keunikan dan potensi Kota Salatiga. Mulai dari berbagai predikat yang disandang, seperti Kota Tertua Kedua dan Kota Tertoleran di Indonesia, hingga ragam kuliner khas daerah yang mampu bersaing di kancah internasional.

“Karena saya memang fokusnya sedang di pemberdayaan UMKM. Setiap minggu kita ada Gebyar UMKM di depan sini juga, ratusan sekarang yang mengantre untuk bisa ikut bergabung. Kita juga setiap bulannya ada untuk anak-anak PAUD, yaitu pendidikan karakter dengan cara dolanan atau permainan-permainan tradisional Jawa, jadi anak-anak bisa saling menghargai, menghormati, dan sejenak meninggalkan handphone,” jelasnya.

Diakhir pertemuan Robby memberikan Blancis atau Blangkon Pecis dan syal bermotif khas Kota Salatiga kepada Anang dan Ashanty, disertai sejumlah camilan khas daerah.

Kunjungan kemudian dilanjutkan dengan berjalan-jalan menikmati suasana malam Kota Salatiga. Dengan berjalan kaki, rombongan menyusuri rute Jalan Diponegoro menuju Jalan Sukowati dan berakhir di Alun-Alun Pancasila. Momen tersebut menjadi kesempatan untuk menikmati Salatiga dari dekat sekaligus memperkenalkan karakter kota yang nyaman, hangat, serta kaya akan potensi budaya dan ekonomi kreatif.

BACA JUGA :

Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Sebanyak 31 sapi di Kota Salatiga terkonfirmasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sepanjang Januari hingga 4 September 2026. Dispangtan Salatiga menyebut lalu lintas sapi dari luar daerah menjadi faktor utama penyebaran penyakit. Dari jumlah tersebut, 30 sapi telah sembuh dan satu dipotong paksa, sementara saat ini tidak ada kasus aktif.
31 Sapi di Salatiga Terjangkit PMK, Dinas Pantau Lalu Lintas Ternak
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px