URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kota Semarang menyiapkan jaringan transportasi yang nyaman dan sesuai dengan pergerakan masyarakat, hal itu ditekankan oleh Sekretaris Daerah Kota Semarang, Iswar Aminuddin, saat menerima tim dari KFW, Development Bank dari Jerman. KFW Development Bank dari Jerman akan menjadi donor atau pemberi pinjaman ke Kementerian Keuangan Republik Indonesia untuk proyek BRT Semarang Raya.

Mbak Google

KABAR RASIKA

KFW Development Bank Jerman Investasi Transportasi Publik di Semarang

KFW Development Bank Jerman Investasi Transportasi Publik di Semarang

KFW Development Bank Jerman Investasi Transportasi Publik di Semarang

Kota Semarang menyiapkan jaringan transportasi yang nyaman dan sesuai dengan pergerakan masyarakat, hal itu ditekankan oleh Sekretaris Daerah Kota Semarang, Iswar Aminuddin, saat menerima tim dari KFW, Development Bank dari Jerman. KFW Development Bank dari Jerman akan menjadi donor atau pemberi pinjaman ke Kementerian Keuangan Republik Indonesia untuk proyek BRT Semarang Raya.
Foto: Dok.Pemkot Semarang
Sekretaris Daerah Kota Semarang, Iswar Aminuddin memberi penjelasan saat menerima tim dari KFW, Development Bank dari Jerman di Ruang VIP Wali kota, Kamis (11/5/2023).
featured-img

Semarang – Pentingnya menyiapkan jaringan transportasi nyaman sesuai dengan pergerakan masyarakat ditekankan oleh Sekretaris Daerah Kota Semarang, Iswar Aminuddin, saat menerima tim dari KFW, Development Bank dari Jerman di Ruang VIP Wali kota, Kamis (11/5/2023). Pola pikir ini, lanjut Iswar, diharapkan akan mampu mengurai kemacetan di Kota Semarang.

“Pola pikirnya perlu diubah. Bukan lagi jalan sempit sebagai sumber kemacetan, melainkan karena pola pergerakan manusia yang tidak diimbangi dengan ketersediaan ruang publik yang nyaman,” terang Iswar.

Dicontohkannya, kemacetan akan diurai dengan peningkatan kapasitas dan kualitas pedestrian, membangun jaringan transportasi umum yang nyaman, dan menghubungkan titik kerja dan titik hunian masyarakat.

Hal ini sesuai dengan kebutuhan mendasar manusia di jalan yaitu nyaman. Karenanya, Iswar meminta tim untuk terus mengawal perencanaan hingga operasional terpadu yang tidak hanya berfokus pada infrastruktur melainkan pada perencanaan stándar operasional hulu hilir meliputi konektivitas, kenyamanan, keterwakilan di ruang publik, karakter dan pola pergerakan manusia, man power dan edukasi masyarakat.

“Fenomena menarik terjadi. Di mana dengan pedestrian yang bersih dan nyaman, pengguna jalan akan tetap merasa cantik, ganteng dan gaul saat harus berjalan di pedestrian,” jelas Iswar.

Lebih lanjut, dirinya mencontohkan penataan pedestrian di Jakarta, salah satunya di bubur Kuantung, pedestrian dilebarkan, jalan disempitkan dan memberi kenyamanan bagi pengguna jalan.

Konsultan dan pemberi donor KFW akan mengucurkan dana sebesar Rp 2.3 triliun melalui Dirjen Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan. Harapannya, akan terbangun jaringan sarana prasarana transportasi kelas dunia (world class), material, pola kerja, organisasi, pelayanan kendaraan umum kota yang semakin baik dan nyaman.

“Yakin dana akan cukup. Tetapi harus direncanakan dari hulu hingga hilir, jangan sampai sia-sia tanpa memikirkan fundamentalnya,” kata Iswar.

Sedangkan Head of Division to The Urban Development and Mobility for Asia, Mr Dr Wolfram Erhardt mengungkapkan, jika KFW Development Bank dari Jerman akan menjadi donor atau pemberi pinjaman ke Kementerian Keuangan Republik Indonesia untuk proyek BRT Semarang Raya.

“Kami sudah menyiapkan pinjaman sebesar 150 juta euro atau sekitar Rp 2 triliun lebih. Bahkan sebelum memberikan investasi tersebut, kita juga telah menggelontorkan hibah cuma-cuma sebesar Rp 6 miliar untuk menyelesaikan update dari studi kelayakan dan perizinan lingkungan dan sosial,” ucap Wolfram.

KFW development bank dari Jerman tidak hanya memberikan investasi saja, tetapi juga memberikan pendampingan dalam pembangunan proyek transportasi publik yang berkelanjutan.

BACA JUGA :

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi Kepala SPPG Jati, Karanganyar, yang mencicipi menu MBG setelah tim dapur melaporkan aroma mencurigakan, Rabu (12/8/2026). Tindakan itu dilakukan untuk memastikan keamanan makanan sebelum didistribusikan. Pemprov Jateng menilai kejadian tersebut menjadi evaluasi untuk memperketat pengawasan kualitas program MBG.
Taj Yasin Apresiasi Kepala SPPG yang Cicipi Menu MBG Sebelum Dibagikan
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menggelar kenduri dan makan bersama di atas jalan yang baru selesai dibeton saat penutupan TMMD Reguler ke-129, Kamis (13/8/2026). Tradisi tersebut menjadi ungkapan syukur atas pembangunan jalan sepanjang sekitar 1,2 kilometer yang menghubungkan Cukil dengan Kemetul dan memperpendek akses warga.
Luapkan Rasa Syukur, Warga Cukil Gelar Kenduri di Atas Jalan yang Baru Selesai Dicor
Kejaksaan Negeri Salatiga memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan koordinasi di Joglo 3 Kejari Salatiga, Kamis (13/8/2026), untuk mendukung Program Kerja Intelijen 2026. Kejari mendorong media menyampaikan informasi penegakan hukum secara profesional, transparan, akurat, dan berimbang sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Gelar Konsolidasi Kejaksaan ajak Kopdar Perdana dengan Insan Media di Salatiga
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Polres Semarang mengungkap temuan serpihan tulang yang diduga bagian dari tulang kepala serta bercak darah di TKP konter Royal Phone, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Jumat (7/8/2026), dalam penyelidikan kasus dugaan perampokan disertai pembunuhan terhadap Chandra Waskito. Polisi juga telah memeriksa tujuh saksi, menemukan 53 unit telepon genggam di mobil tempat jasad korban ditemukan di Gubug, Kabupaten Grobogan, dan masih menunggu hasil otopsi untuk memastikan penyebab kematian.
Serpihan Tulang Ditemukan di TKP Royal Phone Ambarawa, 53 Unit HP Ditinggal Di Dalam Mobil Korban

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved