URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kecepatan penanganan aduan masyarakat membantu meningkatkan kualitas pelayanan RSUD Salatiga. Pj Wali Kota Salatiga mengapresiasi upaya RSUD dalam memberikan pelayanan terbaik, termasuk keramahan dan penerapan standar operasional pelayanan. Direktur RSUD Kota Salatiga menekankan peran serta masyarakat dalam percepatan peningkatan mutu pelayanan melalui koordinasi dan layanan aduan online.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pj Walikota Berharap, Kualitas Pelayanan di RSUD Salatiga, Harus Memberikan Layanan Terbaiknya

Pj Walikota Berharap, Kualitas Pelayanan di RSUD Salatiga, Harus Memberikan Layanan Terbaiknya

Pj Walikota Berharap, Kualitas Pelayanan di RSUD Salatiga, Harus Memberikan Layanan Terbaiknya

Pj Wali Kota Salatiga Sinoeng N Rachmadi saat di Gedung Setda, dalam acara forum konsultasi publik RSUD Salatiga
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Kecepatan dalam penanganan aduan masyarakat, membuat kualitas pelayanan RSUD Salatiga meningkat. “Dalam satu tahun belakangan, grafik kualitas pelayanan di RSUD meningkat. Saya mengapresiasi jajaran RSUD yang sudah memberikan pelayanan terbaik,” kata Pj Wali Kota Salatiga Sinoeng N Rachmadi di Gedung Setda, Senin (12/6/2023).

Sinoeng mengatakan, pelayanan di RSUD tidak hanya sebatas medis saja. Namun pelayanan dasar secara umum juga harus diterapkan dengan optimal.

“Keramahan juga menjadi salah satu yang wajib dilakukan oleh semua pegawai RSUD saat melayani pasien maupun masyarakat. Saya juga menerapkan SOP (standar operasional pelayanan) setiap melayani aduan masyarakat harus di awali dengan kata mohon maaf,” ujarnya.

Menurutnya, sikap ramah diperlukan dalam pelayanan. Sebab tidak semua orang sakit, disebabkan oleh penyakit. “Contoh orang tua, sebagian pasien orang tua sakit bukan karena penyakit. Namun ada juga yang disebabkan oleh faktor psikologis. Sehingga perlu sentuhan psikologis saat melayani pasien. Nah, saya lihat RSUD Salatiga sudah menerapkannya,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Kota Salatiga Riani Isyana Pramasanthi mengatakan, dalam percepatan peningkatan mutu dan kualitas pelayanan di RSUD Kota Salatiga diperlukan peran serta penyelenggara pelayanan publik dan partisipasi dari masyarakat selaku penerima pelayanan.

Peran serta masyarakat tersebut diwujudkan melalui koordinasi antara penyelenggara pelayanan dengan masyarakat sebagai pengguna layanan yang diwadahi dalam bentuk forum konsultasi publik.

“Kami juga membuka layanan aduan secara online. Aduan masyarakat secepatnya kita tanggapi dan kita tangani dalam waktu 24 jam,” ujarnya.

Lebih jauh dia mengatakan, RSUD Kota Salatiga adalah rumah sakit tipe B Pendidikan milik Pemerintah Kota Salatiga yang belum lama ini telah menjalani re-akreditasi dengan predikat paripurna pada bulan Desember 2022.

“Integritas dalam bekerja dan memberikan pelayanan kesehatan yang prima menjadi prioritas utama RSUD Kota Salatiga,” ujarnya.

Pj Wali Kota Salatiga Sinoeng N Rachmadi saat diwawancarai Media

BACA JUGA :

Kapolres Salatiga Ade Papa Rihi mengungkap penggagalan peredaran narkotika bermodus pengiriman melalui jasa ekspedisi di Kota Salatiga. Dalam operasi bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah dan Bea Cukai, petugas menyita hampir 6 kilogram ganja serta 2,83 gram sabu, sekaligus menangkap dua tersangka yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika lintas daerah.
Polisi Salatiga Amankan 6 Kilogram Ganja Kering dan Paket Sabu Siap Edar
Kopdar dengan Media, Rutan Salatiga Bangun Sinergi, Tangkal Informasi Negatif
Kopdar dengan Media, Rutan Salatiga Bangun Sinergi, Tangkal Informasi Negatif
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
Perdana! Kejari Salatiga Musnahkan BB di SMA Lab, Berikan Edukasi kepada Siswa
Perdana! Kejari Salatiga Musnahkan BB di SMA Lab, Berikan Edukasi kepada Siswa
Puluhan pecatur dari berbagai daerah mengikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I kategori non-master di Kota Salatiga, Minggu (19/7/2026), dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Salatiga. Ajang ini digelar untuk mewadahi penghobi catur, mengembangkan bibit atlet muda, mempererat komunitas pecatur, serta diharapkan menjadi agenda bergengsi yang mampu melahirkan prestasi hingga tingkat nasional.
Puluhan Peserta ikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I Non-Master
Ribuan warga memadati tradisi Jolenan di Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, Sabtu (18/7/2026). Masyarakat mengarak gunungan hasil bumi sebagai wujud syukur atas panen raya yang melimpah sekaligus melestarikan budaya Jawa. Tradisi tahunan bertema Ketahanan Pangan itu diakhiri dengan perebutan hasil bumi yang menjadi daya tarik utama dan diharapkan berkembang sebagai destinasi wisata budaya
Angkat Tema Ketahanan Pangan, Desa Kemetul Kembali Sukses gelar Jolenan Tahun 2026

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Puluhan pecatur dari berbagai daerah mengikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I kategori non-master di Kota Salatiga, Minggu (19/7/2026), dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Salatiga. Ajang ini digelar untuk mewadahi penghobi catur, mengembangkan bibit atlet muda, mempererat komunitas pecatur, serta diharapkan menjadi agenda bergengsi yang mampu melahirkan prestasi hingga tingkat nasional.
Puluhan Peserta ikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I Non-Master
Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama Satlantas Polres Semarang melakukan monitoring operasional angkutan galian C milik PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) di Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Senin (13/7/2026). Dalam inspeksi tersebut, petugas menemukan sejumlah truk yang belum memenuhi persyaratan laik jalan. Pengusaha tambang diberi peringatan untuk melengkapi persyaratan teknis dan administrasi kendaraan, serta diminta mengoptimalkan penyiraman jalan, penggunaan terpal, dan pengaturan lalu lintas guna mengurangi dampak terhadap masyarakat.
Dishub Kabupaten Semarang Lakukan Pengawasan Angkutan Galian C di Delik Tuntang, Soroti Kelayakan Kendaraan dan Pengendalian Debu
Forum Pelanggan Air Minum Nasional (FORPAMNAS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026), yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai provinsi. Forum ini membahas pembentukan badan regulator air minum, menyusun program kerja serta memilih kepengurusan periode 2026–2030 guna memperkuat perlindungan hak pelanggan, meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum, dan mempererat kolaborasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan.Munas IV FORPAMNAS di Yogyakarta mendorong pembentukan regulator air minum, memperkuat hak pelanggan, dan meningkatkan pelayanan Perumda Air Minum.
FORPAMNAS Dorong Pembentukan Badan Regulator Air Minum, Munas IV Resmi Digelar di Yogyakarta