URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sebuah truk kontainer terlibat kecelakaan dengan truk bermuatan semen di Jalur Semarang-Solo, tepatnya di Jembatan Tuntang, Kabupaten Semarang. Kecelakaan terjadi pada Jumat (7/7/2023) sekitar pukul 08.00 WIB.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Rem Nyeplos, Truk Kontainer ‘Melorot’ Hantam Pembatas Jalan, Nyaris Terjatuh dari Jembatan Tuntang

Rem Nyeplos, Truk Kontainer ‘Melorot’ Hantam Pembatas Jalan, Nyaris Terjatuh dari Jembatan Tuntang

Rem Nyeplos, Truk Kontainer ‘Melorot’ Hantam Pembatas Jalan, Nyaris Terjatuh dari Jembatan Tuntang

Truk kontainer bermuatan biji plastik yang terlibat kecelakaan di Jembatan Tuntang ditarik menggunakan mobil derek, Jumat (7/7/2023).

: /win

Truk kontainer bermuatan biji plastik yang terlibat kecelakaan di Jembatan Tuntang ditarik menggunakan mobil derek, Jumat (7/7/2023).
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN - Sebuah truk kontainer berpelat H8099OA terlibat kecelakaan dengan truk bermuatan semen di jalur utama Semarang-Solo, tepatnya di kawasan Jembatan Tuntang, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Jumat (7/7/2023) sekira pukul 08.00 WIB. Truk bermuatan biji plastik seberat 31 ton itu dikemudikan oleh Untung (44) seorang warga Blora.

Ditemui di lokasi kejadian, Untung menceritakan bahwa sebelumnya ia sedang menambal ban tak jauh dari Jembatan Tuntang. Setelah selesai, ia yang berangkat dari Pelabuhan Tanjung Emas Semarang berniat melanjutkan perjalanan menuju Palur, Kabupaten Karanganyar.

“Saya sudah istirahat selama 5 jam, harusnya remnya sudah dingin. Pas baru jalan berapa meter dan sampai turunan ini tiba-tiba remnya nyeplos,” ujarnya.

Mengetahui remnya tidak berfungsi, ia segera mengambil keputusan dengan membanting kemudi ke arah kanan dan menabrakkan diri ke truk pengangkut semen di depannya.

“Kalau banting ke kiri risiko lebih besar. Karena jam berangkat kerja, banyak sepeda motor dari arah Semarang di lajur kiri. Makanya saya banting kanan untuk menghindari banyak korban,” jelasnya.

Usai menabrak truk semen itu, lanjut Untung, truk kontainer yang dikemudikannya ‘melorot’ ke belakang karena mengalami mati mesin. Sehingga akhirnya menabrak pembatas jalan dan nyaris terjun dari atas jembatan. Sementara truk berhenti melintang dengan posisi kontainer menutup seluruh badan jalan ruas dari arah Salatiga menuju Bawen.

“Alhamdulillah dari arah Salatiga pas sepi, sehingga tidak menabrak orang,” katanya.

Kanit Pengaturan Penjagaan Pengawalan dan Patroli (Turjawali) Satlantas Polres Semarang Ipda Setyo Wibowo menuturkan kejadian itu membuat arus lalu lintas kedua arah tersendat panjang. Sehingga pihaknya melakukan rekayasa lalu lintas berupa pemberlakuan dua arah untuk jalur Bawen menuju Salatiga.

“Sambil petugas melakukan upaya evakuasi, sistem lalu lintas kita rekayasa untuk mengurai kemacetan, karena yang dari Salatiga ke Bawen berhenti total,” ungkapnya.

Ia menambahkan, tak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Hanya kerugian material yang ditimbulkan selain kemacetan arus lalu lintas. Sedangkan upaya evakuasi yang dilakukan adalah dengan menderek truk kontainer agar ruas jalan bisa dilalui.

“Yang penting kita tepikan dulu, sehingga posisinya aman dan lalu lintas bisa mencair,” bebernya.

Sebagai informasi, sekitar pukul 10.02 truk kontainer berhasil ditarik ke bahu jalan menggunakan 1 unit mobil derek dan arus lalu lintas berangsur normal kembali. (win)

Warung Soto di Kalinyamat Tingkir Terbakar, Diduga akibat Dispenser
Warung Soto di Kalinyamat Tingkir Terbakar, Diduga akibat Dispenser
Sebuah rumah milik Paidi (65) di Dusun Kalangan RT 01 RW 05, Desa Sukoharjo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, terbakar pada Senin (8/6/2026) dini hari. Kebakaran diketahui setelah warga mendengar teriakan dari rumah korban dan segera menghubungi petugas pemadam kebakaran. Tim Damkar dari sejumlah pos diterjunkan ke lokasi dan berhasil memadamkan api sekitar pukul 04.34 WIB sehingga kebakaran tidak meluas. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut, sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
Kebakaran Landa Rumah Warga Pabelan, Damkar Gabungan Kabupaten Semarang dan Salatiga Berjibaku Jinakkan Api
Truk Tangki Rem Blong di Turunan Bawen, Terjang Warung dan Kios Tambal Ban, Satu Pemotor Tewas
Truk Tangki Rem Blong di Turunan Bawen, Terjang Warung dan Kios Tambal Ban, Satu Pemotor Tewas
Empat anggota satu keluarga asal Ambarawa ditemukan meninggal dunia di dalam tenda glamping kawasan wisata Posong, Taman Wisata Alam Posong, Rabu (27/5/2026). Polisi menduga korban mengalami keracunan setelah ditemukan mulut berbusa tanpa tanda kekerasan, sementara keluarga masih menunggu hasil autopsi dan pemeriksaan laboratorium forensik untuk memastikan penyebab kematian.
Satu Keluarga Asal Banyubiru Ditemukan Tewas Saat Camping di Wisata Posong Temanggung

BACA JUGA :

Warung Soto di Kalinyamat Tingkir Terbakar, Diduga akibat Dispenser
Warung Soto di Kalinyamat Tingkir Terbakar, Diduga akibat Dispenser
Sebuah rumah milik Paidi (65) di Dusun Kalangan RT 01 RW 05, Desa Sukoharjo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, terbakar pada Senin (8/6/2026) dini hari. Kebakaran diketahui setelah warga mendengar teriakan dari rumah korban dan segera menghubungi petugas pemadam kebakaran. Tim Damkar dari sejumlah pos diterjunkan ke lokasi dan berhasil memadamkan api sekitar pukul 04.34 WIB sehingga kebakaran tidak meluas. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut, sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
Kebakaran Landa Rumah Warga Pabelan, Damkar Gabungan Kabupaten Semarang dan Salatiga Berjibaku Jinakkan Api
Truk Tangki Rem Blong di Turunan Bawen, Terjang Warung dan Kios Tambal Ban, Satu Pemotor Tewas
Truk Tangki Rem Blong di Turunan Bawen, Terjang Warung dan Kios Tambal Ban, Satu Pemotor Tewas
Empat anggota satu keluarga asal Ambarawa ditemukan meninggal dunia di dalam tenda glamping kawasan wisata Posong, Taman Wisata Alam Posong, Rabu (27/5/2026). Polisi menduga korban mengalami keracunan setelah ditemukan mulut berbusa tanpa tanda kekerasan, sementara keluarga masih menunggu hasil autopsi dan pemeriksaan laboratorium forensik untuk memastikan penyebab kematian.
Satu Keluarga Asal Banyubiru Ditemukan Tewas Saat Camping di Wisata Posong Temanggung

INFOGRAFIS

TERKINI

Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Salatiga Menggugat menggelar demonstrasi di depan DPRD Kota Salatiga, Rabu (17/6/2026), untuk menyampaikan kritik terhadap sejumlah kebijakan nasional dan...
Jalan Rusak Wringinputih Segera Dibeton, Perusahaan Tanggung Biaya Perbaikan
Jalan Rusak Wringinputih Segera Dibeton, Perusahaan Tanggung Biaya Perbaikan
Polemik kerusakan jalan di Desa Wringinputih, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, akhirnya menemukan solusi setelah perusahaan yang diduga menjadi penyebab kerusakan menyatakan kesediaan memperbaiki...
Sebanyak 12 gunungan hasil bumi dikirab warga RW 04 Kelurahan Tegalrejo, Kota Salatiga, dalam tradisi Grebeg Malam 1 Sura menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H. Kegiatan yang digelar sebagai wujud syukur kepada Tuhan ini diisi doa bersama dan kirab gunungan yang melambangkan harapan akan kesehatan, keberkahan, kelimpahan rezeki, serta kerukunan bagi masyarakat.
Arak Gunungan, Warga Tegalrejo Salatiga Berharap dapat Berkah
Sebanyak 12 gunungan hasil bumi dikirab warga RW 04 Kelurahan Tegalrejo, Kota Salatiga, dalam tradisi Grebeg Malam 1 Sura menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H. Kegiatan yang digelar sebagai wujud...
DPRD Kabupaten Semarang menindaklanjuti keluhan warga Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, terkait kerusakan jalan akibat aktivitas truk pengangkut material tambang galian C. Setelah inspeksi lapangan pada 16 Juni 2026, DPRD menemukan kerusakan cukup parah serta pelanggaran operasional truk, dan meminta perusahaan segera memperbaiki jalan atau berisiko menghadapi rekomendasi peninjauan ulang izin.
Jalan Desa Tlompakan Tuntang Rusak Dihajar Truk Tambang, DPRD Ultimatum Perusahaan
DPRD Kabupaten Semarang menindaklanjuti keluhan warga Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, terkait kerusakan jalan akibat aktivitas truk pengangkut material tambang galian C. Setelah inspeksi lapangan pada...
Sedikitnya 400 atlet dari berbagai kelompok usia mengikuti Kejuaraan Kota (Kejurkot) Bulutangkis Kota Salatiga di GOR SMUKI Salatiga yang berlangsung selama lima hari. Kejuaraan yang digelar PBSI Kota Salatiga ini mempertandingkan 21 nomor sebagai upaya pembinaan, penjaringan atlet potensial, serta mendukung lahirnya prestasi bulutangkis hingga tingkat nasional dan internasional.
Ratusan Atlet Ramaikan Kejurkot Bulutangkis Salatiga, Danang sebut Ajang cari Bibit
Sedikitnya 400 atlet dari berbagai kelompok usia mengikuti Kejuaraan Kota (Kejurkot) Bulutangkis Kota Salatiga di GOR SMUKI Salatiga yang berlangsung selama lima hari. Kejuaraan yang digelar PBSI Kota...
Muat Lebih

POPULER

Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11.000 per Kg, Pinsar Sebut Overproduksi dan Dominasi Middleman Jadi Penyebab