URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) berupaya mempercepat pembangunan infrastruktur jalan di Provinsi Jawa Tengah. Fokus utama termasuk peningkatan Jalan Tambak Dalam Raya untuk mengatasi banjir, serta pembuatan talut pengaman di beberapa lokasi. Proyek ini menunjukkan kemajuan sebesar 51,3% dengan dana APBD 2023.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pemkot Semarang Fokus Tingkatkan Pembangunan Infrastruktur

Pemkot Semarang Fokus Tingkatkan Pembangunan Infrastruktur

Pemkot Semarang Fokus Tingkatkan Pembangunan Infrastruktur

featured-img

Semarang – Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) terus mengakselerasi sejumlah proyek pembangunan infrastruktur jalan di Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah. Proyek-proyek tersebut mencakup peningkatan Jalan Tambak Dalam Raya di Kelurahan Sawah Besar, Kecamatan Gayamsari, serta pembuatan talut pengaman di Bendan Duwur, Gajahmungkur, dan Jalan Diponegoro.

Peningkatan Jalan Tambak Dalam Raya menjadi prioritas utama sebagai respons atas keluhan masyarakat terhadap banjir saat musim hujan. Kawasan ini, terutama di wilayah RT 3 Sawah Besar, rentan terkena banjir karena merupakan daerah cekungan. Hujan dapat menyebabkan banjir dan genangan air di jalan tersebut.

Hingga saat ini, kemajuan proyek pembangunan mencapai 51,3%, melampaui target awal. Dana yang dialokasikan dari APBD tahun 2023 senilai Rp 3,4 miliar untuk proyek ini diharapkan dapat menyelesaikan pembangunan sebelum datangnya musim penghujan.

Proyek perbaikan Jalan Tambak Dalam Raya melibatkan betonisasi dengan ketebalan 25 cm, membentang sepanjang 735 meter dari Banjir Kanal Timur hingga Karang Ingas. Selain itu, DPU juga memasang talut dan drainase di sisi selatan jalan untuk mengurangi genangan air.

Selain proyek infrastruktur, Pemkot Semarang juga secara aktif melakukan perawatan dan pengelolaan infrastruktur. Dari 1 Juli 2023 hingga 6 Agustus 2023, tercatat 96 aduan dari warga mengenai jalan rusak dan masalah infrastruktur lainnya telah diterima melalui kanal aduan Sapa Mbak Ita. DPU berhasil menangani 38 aduan secara langsung dan sedang mengerjakan 49 aduan lainnya.

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, menekankan pentingnya prioritas pembangunan infrastruktur. “Dalam perubahan ini, kami instruksikan DPU untuk fokus pada betonisasi dan aspalisasi,” kata Mbak Ita saat ditemui di kantornya pada Senin (7/8/2023).

Mbak Ita juga meminta agar perbaikan infrastruktur menjadi prioritas dalam anggaran perubahan tahun 2023. Infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, dan penanganan stunting menjadi fokus utama.

Seiring itu, anggaran infrastruktur juga mencakup perbaikan jalan di kawasan Simpanglima, Jalan Prof Hamka, Jalan MT Haryono, Simpang Pahlawan, Bundaran Tugu Muda, Jalan Pemuda, dan Jalan Gajahmada. Langkah ini sejalan dengan komitmen pemerintah kota dalam mengatasi berbagai isu krusial yang dihadapi warga.

BACA JUGA :

Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved