URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ketua DPC LVRI Kota Salatiga, Soepardjo, pada usia 98 tahun, kembali bertugas sebagai Pembina Upacara di Hari Pahlawan. Dalam amanatnya, ia menyampaikan nilai-nilai perjuangan dan pengorbanan pahlawan yang mengutamakan kepentingan kelompok dan bangsa di atas kepentingan pribadi. Penjabat Wali Kota Salatiga, Sinoeng N Rachmadi, mengingatkan makna Hari Pahlawan dalam konteks modern, khususnya bagi jajaran birokrasi.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kedua Kalinya, Ketua DPC LVRI Kota Salatiga, Soepardjo, Jadi Pembina Upacara Hari Pahlawan

Kedua Kalinya, Ketua DPC LVRI Kota Salatiga, Soepardjo, Jadi Pembina Upacara Hari Pahlawan

Kedua Kalinya, Ketua DPC LVRI Kota Salatiga, Soepardjo, Jadi Pembina Upacara Hari Pahlawan

Foto dok IST
Ketua DPC LVRI Kota Salatiga, Soepardjo, menjadi Pembina Upacara Hari Pahlawan kota Salatiga 2023
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Untuk kedua kalinya, Soepardjo, Ketua DPC LVRI Kota Salatiga bertugas sebagai Pembina Upacara di hari pahlawan. Saat bertugas sebagai pembina upacara, Soepardjo menginjak usia 98 tahun, dia dengan gagah membacakan amanat dari Menteri Sosial RI Tri Rismaharini.

“Pahlawan mengajarkan nilai-nilai perjuangan menuju kemenangan. Pahlawan mementingkan kelompok, bangsa diatas kepentingan diri sendiri,” ucap Soepardjo dengan suara lantang.

Penjabat (Pj) Wali Kota Salatiga Sinoeng N Rachmadi mengingatkan kembali makna upacara Hari Pahlawan di jaman modern ini.

“Khusus bagi jajaran birokrasi jiwa pahlawan bagi jamannya perlu dimaknai. Dan bagi generasi muda jadilah diri wigunani bagi jamannya,” imbuhnya.

Ketua DPRD Salatiga Dance Ishak Palit mengatakan, makna pahlawan dahulu memperjuangkan kemerdekaan. Namun generasi muda saat ini mengalami makna transisi dengan mengidolakan tokoh-tokoh dalam perfilman Hollywood.

“Dan ini perlu antisipasi. saya usul kepada Pak Wali di Salatiga sebulan sekali suruh anak sekolah menggunakan baju pahlawan dan memahami kembali nilai-nilai Pahlawan,” tandas Dance yang bertugas sebagai Ajudan Inspektur Upacara

Catatan rasikafm.com, kehadiran Ketua DPC LVRI Kota Salatiga, Soepardjo, menjadi Pembina Upacara Hari Pahlawan merupakan kali kedua. Tahun sebelumnya ia juga bertugas sebagai Pembina Upacara dihari Pahlawan 2022 Silam.

Suasana Upacara Hari Pahlawan dihalaman pemkot Salatiga jumat 10.11.2023 (Vidio  dok IST)

BACA JUGA :

Warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menggelar kenduri dan makan bersama di atas jalan yang baru selesai dibeton saat penutupan TMMD Reguler ke-129, Kamis (13/8/2026). Tradisi tersebut menjadi ungkapan syukur atas pembangunan jalan sepanjang sekitar 1,2 kilometer yang menghubungkan Cukil dengan Kemetul dan memperpendek akses warga.
Luapkan Rasa Syukur, Warga Cukil Gelar Kenduri di Atas Jalan yang Baru Selesai Dicor
Kejaksaan Negeri Salatiga memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan koordinasi di Joglo 3 Kejari Salatiga, Kamis (13/8/2026), untuk mendukung Program Kerja Intelijen 2026. Kejari mendorong media menyampaikan informasi penegakan hukum secara profesional, transparan, akurat, dan berimbang sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Gelar Konsolidasi Kejaksaan ajak Kopdar Perdana dengan Insan Media di Salatiga
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
WhatsApp Image 2026-08-12 at 22.08
Diduga Alami Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Tiga Motor Di JLS Salatiga, Satu Orang Meninggal
bri
Dorong UMKM dan Kemajuan Ekonomi Daerah, BRI Cabang Salatiga Salurkan KUR Rp 944 Miliar Hingga Juli 2026
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Polres Semarang mengungkap temuan serpihan tulang yang diduga bagian dari tulang kepala serta bercak darah di TKP konter Royal Phone, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Jumat (7/8/2026), dalam penyelidikan kasus dugaan perampokan disertai pembunuhan terhadap Chandra Waskito. Polisi juga telah memeriksa tujuh saksi, menemukan 53 unit telepon genggam di mobil tempat jasad korban ditemukan di Gubug, Kabupaten Grobogan, dan masih menunggu hasil otopsi untuk memastikan penyebab kematian.
Serpihan Tulang Ditemukan di TKP Royal Phone Ambarawa, 53 Unit HP Ditinggal Di Dalam Mobil Korban
Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved