URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dalam rangka memperingati hari pahlawan ke-77, Pemerintah Kota Salatiga mengajak segenap veteran untuk ikut dalam upacara hari pahlawan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Semangat, Veteran Berusia 97 Tahun Ini Jadi Inspektur Upacara Hari Pahlawan di Salatiga

Semangat, Veteran Berusia 97 Tahun Ini Jadi Inspektur Upacara Hari Pahlawan di Salatiga

Semangat, Veteran Berusia 97 Tahun Ini Jadi Inspektur Upacara Hari Pahlawan di Salatiga

featured-img

Ada yang unik dalam rangka memperingati hari pahlawan ke-77, Pemerintah Kota Salatiga mengajak segenap veteran untuk ikut dalam upacara hari pahlawan.

Tidak hanya itu, Ketua DPC Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kota Salatiga, Soepardjo, bertindak sebagai inspektur upacara. Sedangkan Penjabat Wali Kota Salatiga Sineong N Rachmadi bertugas sebagai pemimpin upacara.

Upacara unik dengan petugas veteran, Forkopimda, dan Kepala OPD tersebut dilaksanakan di Halaman Kantor Wali Kota, Jalan Letjend Sukowati 51, Salatiga, Kamis (10/11/2022).

Petugas upacara peringatan Hari Pahlawan ke-77 yaitu Inspektur Upacara Ketua DPC LVRI Kota Salatiga, Soepardjo; cadangan Djunaedi Sekretariat LVRI, ajudan inspektur upacara Ketua DPRD Dance Ishak Palit, Perwira Upacara Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana, Pemimpin Upacara Penjabat Wali Kota Sinoeng N Rachmadi.

Kemudian pembaca UUD 1945 Komandan Kodim 0714/Salatiga Letkol Ade Pribadi Siregar, perwira keamanan Dandenpom IV/3 Letkol CPM Tonny Kuspriyadi, cadangan pembaca UUD 1945 Ketua Pengadilan Negeri Abdul Latip.

Pembawa Acara Sekretaris Daerah Wuri Pujiastuti, pembaca kata mutiara/pesan pahlawan nasional Kepala Dinas Sosial Gati Setiti, pembaca doa Kepala Kementerian Agama H. Taufiqur Rahman, Korps Musik dari Ajenrem 073/Makutarama, dan pengibar bendera oleh Purna Paskibra Kota Salatiga.

Sedangkan peserta upacara LVRI, TNI, Polri, instansi vertikal, ASN.

Dalam momen tersebut Penjabat Wali Kota Salatiga Sinoeng N Rachmadi mengajak masyarakat untuk meneladani semangat para pahlawan utamanya semangat veteran yang bersedia menjadi petugas upacara.

“Ini menjadi inspiratif bagi kita, beliau Ketua DPC LVRI Kota Salatiga jika dalam keadaan sehat wal afiat berkenan menjadi inspektur upacara. Saya salut kepada beliau yang sudah berusia 97 tahun, namun sekian lama berdiri di podium, mulai dari memimpin mengheningkan cipta, membacakan Pancasila, dan membacakan sambutan dari Kementerian Sosial, semua berjalan dengan lancar dan sempurna,” ungkap Sinoeng.

BACA JUGA :

Rest Area Pendopo KM 456 Tol Semarang–Solo di Pabelan, Kabupaten Semarang, dipadati pengunjung pada Minggu (12/7/2026) bertepatan dengan hari terakhir libur sekolah. Ribuan pengguna jalan tol memanfaatkan rest area untuk beristirahat, menikmati kuliner UMKM, dan menggunakan berbagai fasilitas, sementara pengelola mencatat lonjakan sekitar 5.000 pengunjung di masing-masing sisi A dan B selama masa liburan.
Hari Terakhir Liburan, Rest Area Pendopo KM 456 Jadi Titik Singgah Favorit Keluarga
PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) menyatakan telah memenuhi tuntutan warga terkait aktivitas tambang galian C di Dusun Banyuurip, Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, dengan memperbaiki 18 titik jalan, mengatur operasional kendaraan, dan melakukan penyiraman jalan. Perbaikan yang dimulai sejak 8 Juli 2026 itu dilakukan lebih cepat dari target sebagai tindak lanjut hasil audiensi bersama warga dan pemerintah.
PT MABA Klaim Penuhi Tuntutan Warga, Perbaiki 18 Titik Jalan di Jalur Tambang Delik–Tlompakan
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Anggota DPR RI Muh Haris bersama Anggota DPRD Jawa Tengah Ida Nurul Farida dan Anggota DPRD Kabupaten Semarang M. Jauhari Mahmud menyerahkan bantuan sembako serta uang tunai kepada korban kebakaran rumah di Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian sekaligus dukungan agar keluarga korban segera pulih dan kembali beraktivitas.
Pasca Musibah, Tiga Anggota Dewan Berikan Bantuan Korban Kebakaran di Tengaran
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

PT Mitra Anugerah Bumi Agung berkomitmen memperbaiki jalan rusak di Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, mulai 12 Juli 2026 setelah audiensi dengan warga dan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (3/7/2026). Warga juga menuntut pembatasan jam operasi, kelayakan armada, perbaikan drainase, dan rambu keselamatan. DPRD akan mendorong penghentian sementara tambang bila komitmen tidak direalisasikan.
DPRD Kabupaten Semarang Ultimatum Tambang Galian C di Tuntang: Taati Kesepakatan atau Operasional Ditutup!
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting