URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pada Senin pagi jam 7, kebingungan melanda masyarakat ketika radio kesayangan tiba-tiba beralih menjadi stasiun lain, termasuk pendengar setia Radio Rasika. Sejumlah telepon masuk ke studio dengan pertanyaan apakah terjadi gangguan teknis, sementara sebagian lainnya mengirim pesan WhatsApp terkait isi siaran yang berbeda dan memuat stasiun radio lain. Ketua Pengurus Daerah PRSSNI Jawa Tengah, Abi Wahono, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terkait program Radio Tertukar yang diinisiasi PRSSNI Pusat dalam rangka perayaan hari jadi PRSSNI ke-49. Program ini memperkenalkan siaran silang antara radio swasta di Jawa Tengah pada pukul 07.00–07.15 WIB, menciptakan kebingungan awal di kalangan pendengar, tetapi akhirnya diterima dan dinikmati dengan gembira.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Program Radio Tertukar HUT PRSSNI ke-49 Bikin Pendengar Bingung

Program Radio Tertukar HUT PRSSNI ke-49 Bikin Pendengar Bingung

Program Radio Tertukar HUT PRSSNI ke-49 Bikin Pendengar Bingung

Radioku Tertukar
featured-img

RASIKAFM.COM – Senin jam 7 pagi masyarakat bingung, karena tiba-tiba radio kesayangannya berubah menjadi radio lain, termasuk pendengar Radio Rasika,beberapa telpon ke studio menanyakan apakah ada gangguan teknis, karena sebelumnya sudah memastika bahwa gelombangnya tidak salah, sebagian lagi menanyakan lewat pesan WA ke studio Rasika terkait isi siarannya yang berbeda dan berisi stasiun Radio lain.

Abi Wahono Ketua Pengurus Daerah PRSSNI (Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia) Jawa Tengah mengatakan bahwa PRSSNI Pusat membuat program bernama Radio Tertukar dalam rangka hari jadi PRSSNI ke 49 , yaitu siaran dengan mengetengahkan siarannya yang diputar secara silang diantara radio-radio swasta di jawa tengah yag diputar serentak pada pukul 07.00 – 07.15 WIB, misalnya radio Rasika USA pagi itu diisi oleh Radio Kharisma boyolali begitupun sebaliknya, dan hal inilah yang membuat pendengar bingung tetapi akhirnya memahami dan bergembira.

Abi menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk menunjukkan kekuatan dan kekompakan industri radio yang tergabung dalam PRSSNI Jawa tengah.

Selain Program Radioku Tertukar ,pendengar juga punya kesempatan untuk mendapatkan hadiah berupa Iphone 15 dan saldo gopay jutaan rupiah dengan cara follow akun Instagram @prssni_radio_indonesia kemudian like postingannya serta beri komentar terbaik terkait program radio anda tertukar dengan radio apa ? contoh radio Rasika USA tertukar dengan radio Kharisma Boyolali, repost postingan Instagram anda serta isi bio data di link Gform https://bit.ly/RadiokuTertukar dan periode kuis mulai 18-26 desember 2023, pengumuman pemenang akan dilakukan di Instagram @prssni_radio_indonesia pada 28 desember 2023. (red/hrs)

BACA JUGA :

Dosen STAI Kuningan, Dakhori, menjelaskan bahwa istilah Londo Ireng kini berkembang sebagai simbol kritik terhadap praktik kekuasaan yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat. Pernyataan tersebut disampaikan kepada Rasika FM, Minggu (26/7/2026), sebagai refleksi atas ketimpangan sosial, pembangunan, dan demokrasi. Menurutnya, kritik terhadap kebijakan merupakan bagian penting dalam menjaga akuntabilitas pemerintahan serta memastikan kemerdekaan benar-benar dirasakan masyarakat.
Istilah Londo Ireng Kembali Muncul, Dr. Dakhori Soroti Bahaya Mental Penjajah di Tubuh Bangsa Sendiri
Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Abdul Ghoffar Rozin menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan kolaborasi lintas elemen dalam menghadapi bencana saat Apel Kesiapsiagaan Jambore Relawan NU Peduli se-Jawa Tengah di Bumi Perkemahan Harda Walika, Gunungpati, Kota Semarang, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini diisi peluncuran aplikasi NU Risk, penyerahan bantuan kebencanaan, serta penanaman pohon sebagai upaya memperkuat respons bencana, pemulihan korban, dan konservasi lingkungan.
Gus Rozin: Relawan NU Peduli Harus Siaga, Cepat dan Utamakan Kemanusiaan
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Forkopimda Kabupaten Semarang tampil sebagai pemain ketoprak bertajuk "Rebut Kembar Mayang" pada puncak peringatan HUT ke-35 DPD Permadani Kabupaten Semarang di GOR Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Sabtu (25/7/2026) malam. Ngesti Nugraha bersama jajaran pimpinan daerah turun langsung ke panggung sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Jawa sekaligus mengajak generasi muda menjaga bahasa, tata krama, dan nilai-nilai luhur budaya melalui seni tradisional
Forkopimda Kabupaten Semarang Main Ketoprak, Cara Unik Permadani Lestarikan Budaya Jawa
Puluhan pecatur dari berbagai daerah mengikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I kategori non-master di Kota Salatiga, Minggu (19/7/2026), dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Salatiga. Ajang ini digelar untuk mewadahi penghobi catur, mengembangkan bibit atlet muda, mempererat komunitas pecatur, serta diharapkan menjadi agenda bergengsi yang mampu melahirkan prestasi hingga tingkat nasional.
Puluhan Peserta ikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I Non-Master
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga