URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Berbagai daerah, termasuk Kota Salatiga, Jawa Tengah, bersiap menyambut Pilkada 2024 setelah pemilihan presiden dan pemilihan legislatif 2024. Nama-nama calon mulai bermunculan, termasuk Kolonel Hariyono Masturi, putra asal Salatiga yang berasal dari unsur militer.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Namanya Masuk Bursa Pilwalkot Salatiga, Kolonel Hariyono Mengaku Siap

Namanya Masuk Bursa Pilwalkot Salatiga, Kolonel Hariyono Mengaku Siap

Namanya Masuk Bursa Pilwalkot Salatiga, Kolonel Hariyono Mengaku Siap

Berbagai daerah, termasuk Kota Salatiga, Jawa Tengah, bersiap menyambut Pilkada 2024 setelah pemilihan presiden dan pemilihan legislatif 2024. Nama-nama calon mulai bermunculan, termasuk Kolonel Hariyono Masturi, putra asal Salatiga yang berasal dari unsur militer.
Foto dok IST
Hariyono Masturi saat melihat Bazaar UMKM UKSW di GOR PPLP Sepak Takraw Tegalrejo Salatiga, Minggu (21/4/2024).
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Pascagelaran pemilihan presiden dan pemilihan legislatif 2024 berbagai daerah bersiap menyambut pesta demokrasi Pilkada 2024, satu di antaranya Kota Salatiga, Jawa Tengah. Sejumlah nama digadang-gadang bakal maju dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Salatiga. Salah satunya dari unsur militer ada nama putra asal Salatiga, Kolonel Hariyono Masturi.

Hariyono mengatakan, terkait namanya yang masuk dalam bursa Pilwakot Salatiga, dirinya mengaku telah melakukan sejumlah persiapan termasuk mengambil opsi pensiun dini dari TNI AL.

“Yang pasti, saya siap pensiun dini soal itu. Tapi, ini butuh proses, butuh waktu ini yang perlu dipahami. Adapun motivasi ikut kontestasi Pilkada karena ingin berkontribusi ke masyarakat,” terangnya saat melihat Bazaar UMKM UKSW di GOR PPLP Sepak Takraw Tegalrejo Salatiga, Minggu (21/4/2024).

Diakuinya, saat ini dirinya masih aktif sebagai anggota TNI AL sehingga tidak boleh menjadi anggota partai politik yang dilakukan sebatas menjaga komunikasi. Ia menyebutkan, proses pensiun dini ditempuh karena peraturan perundang-undangan tentang Pemilu tidak mengizinkan anggota TNI aktif turut serta dalam Pilkada.

“Namun, komunikasi dengan partai politik tentu sudah. Tapi, belum waktunya sekarang saya sampaikan itu. Termasuk juga warna partai mana yang akan jadi kendaraan,” katanya.

Dikatakan, munculnya beragam sukarelawan mengatasnamakan dirinya bukan berafiliasi langsung melainkan timbul dengan sendirinya. Menurutnya, kontestasi Pilkada dinilai lebih pada pertarungan figure.

Hariyono menjelaskan, selama berkarier sekitar 28 tahun di TNI AL, dharma baktinya kepada negara dianggap sudah lebih dari cukup. Sehingga, manakala muncul dukungan melalui politik untuk mengabdi akan disanggupi.

“Saya ingin membuat Salatiga lebih maju dan baik lagi. Bukan kemarin kurang, bukan, tapi akan lebih lagi. Monggo partai melihat saya seperti apa, positif pensiun dini. Optimis insya Allah Salatiga 1,” tutupnya.

BACA JUGA :

Polwan Polres Salatiga menggelar bakti sosial dan bakti kesehatan di Panti Asuhan Bakti Luhur, Tegalrejo, Argomulyo, Jumat (21/9/2026), untuk menyambut Hari Jadi Polwan ke-78. Kegiatan diisi penyerahan kebutuhan pokok dan pemeriksaan kesehatan bagi penghuni panti sebagai bentuk kepedulian sekaligus mempererat hubungan Polri dengan masyarakat.
Peduli Sesama, Polwan Polres Salatiga Gelar Baksos hingga Gendong Bayi
Smokyara di Jombor, Tuntang, Kabupaten Semarang, menawarkan kuliner bebek dengan teknik pengasapan hingga 15 jam tanpa direbus atau dipresto. Restoran milik Eko Setiawan ini juga menyajikan ayam dan ikan asap yang dimarinasi sebelum diasap menggunakan panas dan asap tidak langsung. Menu bebeknya kini diminati hingga 50 ekor per hari.
Pertama di Salatiga, Smokyara Hadir dengan Menu Bebek Asap
Seorang pria berinisial M (59), penghuni kos di Kampung Sawo, Bugel, Sidorejo, Kota Salatiga, ditemukan meninggal dunia pada Rabu (26/8/2026) malam. Polisi dan tim medis melakukan pemeriksaan serta olah TKP setelah menerima laporan melalui Call Center 110. Pemeriksaan awal tidak menemukan tanda penganiayaan maupun kekerasan pada tubuh korban.
Murni Sakit, Penghuni Kos Ditemukan Meninggal. Saksi akui Cium Bau Busuk
Sebanyak 95 lulusan LPK Serbaindo dilepas dalam Wisuda ke-14 di Hotel Laras Asri, Salatiga, Rabu (26/8/2026). Pada kesempatan itu, Serbaindo Group bersama Kemendes PDT meluncurkan program beasiswa pendidikan dan kerja ke Jepang yang menargetkan 45.000 peserta hingga 2030, khususnya untuk memenuhi kebutuhan tenaga caregiver.
Gelar Wisuda ke 14, Serbaindo Group Gandeng Kemendes PDT Buka Program 45.000 Beasiswa ke Jepang
Daihatsu Ayla dan Mitsubishi L300 Pick Up bertabrakan di Simpang Empat Klampeyan, Noborejo, Argomulyo, Kota Salatiga, Selasa (25/8/2026) siang. Kecelakaan terjadi saat Ayla hendak menyeberang Jalan Pertapaan Gedono dan bertabrakan dengan L300 yang melaju dari arah Tingkir menuju Kembang. Kedua pengemudi selamat tanpa luka.
Ayla VS L300 Adu Banteng, Pemilik Mobil hanya bisa Geleng - geleng
Sebanyak 111 siswa SMP Arunika dan SD School of Life Lebah Putih mengikuti Kemah Alih Golongan 2026 di Bumi Perkemahan Kuncen, Polobogo, Kabupaten Semarang. Kegiatan dikemas sebagai pembelajaran berbasis pengalaman untuk melatih kemandirian, kerja sama, pemecahan masalah, dan kemampuan berpikir kritis melalui berbagai tantangan di alam.
Ratusan Siswa ikuti Kemah Alih Golongan, Tanamkan Sikap Belajar Mandiri, dan Bekerja Sama di Alam

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5.000 Persen, Industri Jadi Motor Pertumbuhan