URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sebuah kandang ayam milik Dwi Puji (42), warga Kelurahan Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang ludes terbakar, Rabu (8/5/2024) dini hari. Akibatnya, sebanyak 7.000 ekor ayam yang baru berumur satu minggu mati terpanggang. Saksi kejadian Andreas Bayu (47) mengatakan, sekira pukul 03.30 WIB ia mendapati lampu penerangan di rumahnya redup. Ia kemudian keluar rumah untuk mengecek Kwh meter (meteran listrik).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kandang 2 Lantai Milik Warga Ambarawa Terbakar, 7.000 Ekor Ayam Mati Terpanggang

Kandang 2 Lantai Milik Warga Ambarawa Terbakar, 7.000 Ekor Ayam Mati Terpanggang

Kandang 2 Lantai Milik Warga Ambarawa Terbakar, 7.000 Ekor Ayam Mati Terpanggang

Petugas Damkar Pos Ambarawa melakukan pendinginan di sebuah kandang ayam yang ludes terbakar milik warga Ngampin, Ambarawa, Rabu (8/5/2024). Foto: Humas Polres Semarang
Petugas Damkar Pos Ambarawa melakukan pendinginan di sebuah kandang ayam yang ludes terbakar milik warga Ngampin, Ambarawa, Rabu (8/5/2024). Foto: Humas Polres Semarang
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Sebuah kandang ayam milik Dwi Puji (42), warga Kelurahan Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang ludes terbakar, Rabu (8/5/2024) dini hari. Akibatnya, sebanyak 7.000 ekor ayam yang baru berumur satu minggu mati terpanggang.

Saksi kejadian Andreas Bayu (47) mengatakan, sekira pukul 03.30 WIB ia mendapati lampu penerangan di rumahnya redup. Ia kemudian keluar rumah untuk mengecek Kwh meter (meteran listrik).

“Saya melihat ada percikan api dari kandang ayam dan asap mengepul dari bagian tengah kandang. Satu pegawai juga lari menyelamatkan diri,” terangnya.

Tak lama berselang, api terlihat membesar dan melalap kandang ayam berbentuk rumah panggung itu. Pemilik kandang dibantu warga berusaha memadamkan api sambil menunggu mobil pemadam kebakaran (damkar) datang usai dihubungi. Petugas PLN yang mendapatkan laporan segera melakukan pemadaman listrik lokal di lokasi kejadian.

“Dua unit mobil damkar dari Pos Ambarawa dikerahkan untuk menjinakkan api. Sekira pukul 06.10 WIB, api berhasil dipadamkan,” jelas Kapolsek Ambarawa AKP Abdul Mufid.

Masih menurut Kapolsek, pegawai kandang ayam yang setiap hari berjaga di lokasi dinyatakan selamat. Namun, kerugian materi ditaksir mencapai Rp300 juta. Dari hasil pemeriksaan di lokasi, terdapat bekas korsleting listrik di tiang bagian tengah kandang.

“Sehingga yang diduga menjadi penyebab terjadinya kebakaran adalah hubungan arus pendek listrik,” paparnya. (win)

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-08-12 at 22.08
Diduga Alami Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Tiga Motor Di JLS Salatiga, Satu Orang Meninggal
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Kecelakaan lalu lintas melibatkan Honda Vario H-5153-CI dan Kawasaki Ninja AD-6999-HM di Simpang Tiga Tegalrejo, Kelurahan Tegalrejo, Argomulyo, Kota Salatiga, Minggu (9/8/2026) pagi. Pengendara Vario, P (60), warga Getasan, Kabupaten Semarang, mengalami cedera kepala setelah bertabrakan saat berbelok dan kemudian meninggal dunia setelah mendapat perawatan, sedangkan pengendara Kawasaki Ninja tidak mengalami luka serius.
Dua Motor Adu Banteng Minggu Pagi. Pengendara Honda Vario Wassalam
Puluhan warga mendatangi lingkungan rumah salah satu terduga pelaku kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Candra Waskito, di Green Ambarawa Residence, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jumat (7/8/2026) malam. Polisi memastikan situasi tetap terkendali setelah warga dan pengendara sempat memadati sekitar lokasi hingga pukul 21.00 WIB, sementara pengamanan diperketat dan kondisi kembali normal sekitar pukul 01.15 WIB.
Massa Datangi Perumahan Terduga Pelaku Perampokan Bos Royal Phone, Polisi: Situasi Terkendali
Tim gabungan kepolisian mengamankan dua terduga pelaku kasus dugaan perampokan yang menewaskan pemilik konter Royal Phone, Chandra Waskito, di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Penangkapan dilakukan di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang pada Jumat (7/8/2026), kurang dari 48 jam setelah kejadian, setelah polisi mengembangkan penyelidikan dengan melibatkan Polda Jawa Tengah, Polres Semarang, dan Polres Grobogan untuk mengungkap peran serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Misteri Perampokan Royal Phone Ambarawa Terkuak, Polisi Ringkus Dua Terduga Pelaku
Polres Semarang mengungkap temuan serpihan tulang yang diduga bagian dari tulang kepala serta bercak darah di TKP konter Royal Phone, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Jumat (7/8/2026), dalam penyelidikan kasus dugaan perampokan disertai pembunuhan terhadap Chandra Waskito. Polisi juga telah memeriksa tujuh saksi, menemukan 53 unit telepon genggam di mobil tempat jasad korban ditemukan di Gubug, Kabupaten Grobogan, dan masih menunggu hasil otopsi untuk memastikan penyebab kematian.
Serpihan Tulang Ditemukan di TKP Royal Phone Ambarawa, 53 Unit HP Ditinggal Di Dalam Mobil Korban

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved