URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sebanyak 112 peserta Sekolah Lansia "Pancasila" Desa Kenteng, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, diwisuda di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang pada Rabu (22/7/2026). Wisuda menandai selesainya program pembelajaran yang bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan interaksi sosial lansia. Pemerintah Kabupaten Semarang berharap para lulusan tetap produktif seiring meningkatnya angka harapan hidup yang mencapai 76,40 tahun pada 2026.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tetap Produktif di Usia Senja, 112 Peserta Sekolah Lansia Pancasila Kabupaten Semarang Diwisuda

Tetap Produktif di Usia Senja, 112 Peserta Sekolah Lansia Pancasila Kabupaten Semarang Diwisuda

Tetap Produktif di Usia Senja, 112 Peserta Sekolah Lansia Pancasila Kabupaten Semarang Diwisuda

112 orang peserta Sekolah Lansia Pancasila diwisuda oleh Bupati Semarang Ngesti Nugraha, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Rabu (22/7/2026). Foto: Diskominfo Kab. Semarang
112 orang peserta Sekolah Lansia Pancasila diwisuda oleh Bupati Semarang Ngesti Nugraha, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Rabu (22/7/2026). Foto: Diskominfo Kab. Semarang
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Sebanyak 112 peserta Sekolah Lansia “Pancasila” Desa Kenteng, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, resmi diwisuda di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang, Rabu (22/7/2026).

Prosesi wisuda menjadi penanda selesainya rangkaian pembelajaran yang diikuti para lansia untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, sekaligus mendorong mereka tetap aktif dan produktif di usia senja.

Kepala Sekolah Lansia “Pancasila”, Maria Ana Sri Warti, mengatakan sekolah yang dipimpinnya telah berjalan sejak 2021. Bersama lima pengurus lainnya, ia secara sukarela mengelola kegiatan pembelajaran bagi para lansia.

“Di lima tahun terakhir, kami telah meluluskan tiga angkatan, yakni 235 wisudawan pada angkatan pertama, 115 orang pada angkatan kedua, dan 112 orang pada angkatan ketiga tahun ini,” ucapnya.

Menurut Maria, seluruh pengurus bekerja secara sukarela. Insentif yang diberikan pemerintah desa hanya diperuntukkan bagi tiga orang pengurus sebesar Rp100 ribu per orang. Namun, bantuan tersebut dibagi rata kepada seluruh pengurus sebagai bentuk kebersamaan.

“Kami memang bekerja sebagai relawan. Ada ataupun tidak ada insentif, kegiatan sekolah lansia tetap berjalan,” ujarnya.

Maria juga menggandeng sejumlah praktisi dari berbagai instansi untuk menjadi tenaga pengajar sehingga para peserta memperoleh materi yang beragam, mulai dari kesehatan, keterampilan, hingga penguatan interaksi sosial.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha yang hadir dalam acara tersebut berharap para lulusan Sekolah Lansia tetap aktif berkegiatan dan mampu menjaga hubungan sosial di lingkungan masing-masing.

“Para lansia diharapkan tetap produktif dan terus berinteraksi dengan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Semarang, Dewanto Leksono, menambahkan pemberdayaan lansia menjadi salah satu strategi meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Ia menjelaskan, angka harapan hidup (UHH) di Kabupaten Semarang terus mengalami peningkatan. Pada 2026, UHH tercatat mencapai 76,40 tahun, naik dibandingkan 76,15 tahun pada 2024 dan 75,95 tahun pada 2023.

“Peningkatan usia harapan hidup ini turut berkontribusi terhadap kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Semarang,” jelasnya. (win)

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum kepada siswa SMP Negeri 10 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di mushola sekolah tersebut membahas perundungan, tawuran, kekerasan, narkotika, pelecehan seksual, pencurian, hingga penggunaan media sosial secara bijak untuk membangun kesadaran hukum sejak dini.
Program JMS di SMP 10 Salatiga, Siswa Diberikan Materi Tentang Hukum dan Konsekuensinya
Rencana pengalihan status guru PPPK dari pemerintah daerah menjadi pegawai pemerintah pusat mulai 2027 mendapat perhatian Pemkab Semarang. BKPSDM Kabupaten Semarang menyatakan masih menunggu petunjuk teknis resmi pemerintah pusat, terutama terkait administrasi, pembiayaan, pembinaan, kewenangan, serta mekanisme pengelolaan ribuan guru PPPK dan PNS di daerah.
4.200 PPPK Guru di Kabupaten Semarang Berpotensi Diambil Alih Pusat, BKPSDM Tunggu Juknis
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Semarang telah menjangkau 697.318 warga atau sekitar 63 persen dari total sasaran hingga 13 Agustus 2026. Pemeriksaan yang berlangsung di 26 Puskesmas tersebut setara 116,6 persen dari target tahunan dan mencakup bayi, anak, remaja, dewasa, hingga lansia.
Lampaui Target, Cek Kesehatan Gratis di Kabupaten Semarang Jangkau 697 Ribu Warga
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menjadi tuan rumah International Academic Workshop “Exploring LEGO-STEM Based Learning for Creativity, Collaboration, and Problem-Solving Skills” bersama dua profesor dari Belgia. Kegiatan yang bekerja sama dengan LP2M UIN Salatiga tersebut melibatkan murid dari sejumlah sekolah untuk mengembangkan kreativitas, kolaborasi, dan kemampuan memecahkan masalah melalui pembelajaran berbasis STEM.
Perluas Pengalaman Belajar Siswa, SMA Sainstek Salatiga Hadirkan Profesor dari Belgia

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara