[audio_player]

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dalam upaya memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), Polres Salatiga menggelar Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KRYD) dengan melaksanakan patroli berkesinambungan yang didukung oleh Jajaran Piket Fungsi dan Satuan Lalu Lintas pada Minggu dini hari, 6 Oktober 2024.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Polres Salatiga Tertibkan Pengendara Motor Berknalpot Bising dalam Patroli KRYD

Polres Salatiga Tertibkan Pengendara Motor Berknalpot Bising dalam Patroli KRYD

Polres Salatiga Tertibkan Pengendara Motor Berknalpot Bising dalam Patroli KRYD

Dalam upaya memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), Polres Salatiga menggelar Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KRYD) dengan melaksanakan patroli berkesinambungan yang didukung oleh Jajaran Piket Fungsi dan Satuan Lalu Lintas pada Minggu dini hari, 6 Oktober 2024.
Foto dok IST
Kapolres Salatiga bersama Wakapolres saat berbincang dengan pemilik motor knalpot Brong

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Dalam rangka harkamtibmas (memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat) yang aman dan kondusif, Polres Salatiga menggelar Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KRYD) dengan melaksanakan Patroli berkesinambungan yang didukung oleh Jajaran Piket Fungsi dan Satuan Lalu Lintas, Minggu 06/10/2024 dinihari.

Patroli ini dibarengi dengan kegiatan penegakan hukum berupa tilang terhadap pengendara sepeda motor yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi atau knalpot tidak standar yang dilakukan oleh Personil Satlantas.

Dalam siaran persnya, Kapolres Salatiga AKBP Aryuni Novitasari, menjelaskan dari kegiatan Patroli ini berhasil diamankan 28 Sepeda Motor yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi.

“Setelah kita laksanakan penindakan dengan tilang, sepeda motor kita amankan di Gudang Barang Bukti Satlantas Polres Salatiga, nantinya apabila akan mengambil barang bukti wajib melengkapi persyaratan teknis laik jalan terlebih dahulu”, tegas AKBP Aryuni.

Menurut Kapolres kepada pelanggar diberikan pembinaan untuk tertib dalam berlalu lintas serta mematuhi peraturan perundang undangan. Polisi mensinyalir sepeda motor tersebut juga digunakan untuk aksi balap liar. “Kita akan panggil juga orang tua mereka agar turut berperan memberikan pengawasan terhadap anak-anak mereka untuk tidak melakukan perbuatan yang merugikan diri sendiri dan orang lain,” tutup Aryuni Novitasari.

BACA JUGA :

Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor
Penerbangan Ditutup Imbas Abu Vulkanik Krakatau, KAI Operasikan Kereta Api Tambahan Tujuan Jakarta
Penerbangan Ditutup Imbas Abu Vulkanik Krakatau, KAI Operasikan Kereta Api Tambahan Tujuan Jakarta
Kerangka Manusia Ditemukan di Jangli Semarang, Diduga Remaja Asal Bergas yang Hilang Setahun Lalu
Jejak Perangkat Elektronik Antar Polisi Ungkap Kasus Hilangnya Mozza, Terduga Pelaku Pembunuhan Ditangkap di Blora
Identitas kerangka manusia yang ditemukan di kawasan Jangli, Semarang, mulai mengerucut pada Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Gebugan, Bergas, yang dilaporkan hilang sejak Juni 2025. Keluarga mengenali sejumlah ciri, seperti gigi lengkap, gingsul, tambalan gigi, dan jepit rambut. Polisi masih menunggu pemeriksaan forensik dan pencocokan DNA.
Gingsul, Tambalan Gigi hingga Jepit Rambut: Ciri Kerangka Jangli Mengarah ke Mozza
Kerangka Manusia Ditemukan di Jangli Semarang, Diduga Remaja Asal Bergas yang Hilang Setahun Lalu
Kerangka Manusia Ditemukan di Jangli Semarang, Diduga Remaja Asal Bergas yang Hilang Setahun Lalu

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

[podcast_widget limit="1" show_load_more="5"]

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana