Sebagai upaya penguatan karakter dan integritas pelajar SMA, Siswa SIP (Sekolah Inspektur Polisi) Angkatan ke-51 Batalyon VII Pusdik Binmas berikan sosialisasi tentang bahaya kenakalan remaja, di SMA N 2 Salatiga.
Kehadiran para siswa SIP Pusdik Binmas mendapat respon positif baik dari pihak pengajar maupun puluhan pelajar yang sengaja dihadirkan di lingkungan Aula Sekolahan.
Dengan mengangkat persoalan,
kenakalan remaja, kondisi itu (kenakalan remaja) biasanya terjadi pada usia 13 tahun sampai 21 tahun.
“Dimana saat itu, seorang anak masih duduk dibangku SMP dan SMA,” kata Pendamping Iptu Mulyoto, M.Pd.
Dalam paparannya, Iptu Mulyoto menyampaikan materi mengenai bentuk-bentuk kenakalan remaja beserta upaya mengatasi kenakalan remaja.
“Kegiatan ini bertujuan sebagai bentuk upaya preventif untuk menekan angka kenakalan remaja yang terjadi saat masa-masa SMA, serta sebagai bentuk pembelajaran bagi siswa SIP angkatan ke-51 dalam belajar penyuluhan Binmas,” tandasnya.
Sebagai penyemangat peserta sosialisasi, siswa SIP angkatan ke-51 Pusdik Binmas Ali Suwandi menyampaikan bila terdapat siswa SMA 2 Salatiga akan melanjutkan kuliah di Jogjakarta dirinya akan memfasilitasi tempat tinggal dan makan di Yayasan Rumah Singgah Bumi Damai sampai siswa tersebut lulus dari kuliahnya.
Pancingan ini tak pelak membuat pelajar antusias mencoba keberuntungan yang ditawarkan.
Hal senada disampaikan siswa SIP Pusdik Binmas lainnya, Agus Setiyawan, S.H., M.H. bahwa, mewujudkan karakter baik pelajar diusia tanggung merupakan ‘perjuangan’. Mengingat, para siswa menginjak SMA satu fase mencari jati dalam prestasi diri serta wawasan integritas dan akhlak yang terpuji.
“Sehingga, kegiatan sosialisasi ini bagian dari mitra Polri dalam memberikan rasa aman, nyaman serta perlindungan kepada masyarakat,” imbuhnya.
Interaksi pun terjadi antara siswa SIP Pusdik Binmas dengan para siswa-siswi yang dilibatkan. Sejumlah pertanyaan dilontarkan kepada pemateri.
Kepala Sekolah SMA 2 Salatiga Tentrem Lestari, S.Pd.,M.Pd., sangat mengapresiasi kegiatan diinisiasi Siswa SIP Angkatan ke-51 Batalyon VII Pusdik Binmas di lingkungan Sekolahan yang ia pimpin.
Bekal ilmu yang disampaikan sedikitnya sedikitnya 26 siswa SIP Pusdik Binmas itu, menjadi bekal para Siswa SMA 2 Salatiga. Karena, kegiatan tersebut dapat bersifat preventif bersifat pencegahan dan juga dapat bersifat reseptifnya memberikan penyembuhan.
“Nah, maksud saya begini bahwa dengan pemberian wawasan tentang konsep dan bagaimana para siswa itu bisa menghindari tindakan-tindakan yang mengarah kepada tindakan penyimpangan, kenakalan remaja maka melalui kegiatan ini mendapatkan pemantapan tentang karakter,” paparnya.
Baik bagaimana agar bisa menyiapkan diri menjadi generasi emas, dengan tidak melakukan tindakan-tindakan yang negatif. Seperti, penyalahgunaan narkoba pergaulan bebas ataupun tindak-tindak asusila yang lain.
Dengan penguatan ini, Tentrem Lestari, para siswa SMA Negeri 2 Salatiga khususnya, mendapatkan wawasan untuk tetap menjaga kepribadian bangsa yang adiluhung.
Siswa SIP Angkatan ke-51 Batalyon VII Pusdik Binmas saat sosialisasi dan interaksi tentang bahaya kenakalan remaja di SMA 2 Salatiga, Kamis (28/7).
Poto dok ist