KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Angkatan ke-51 Batalyon VII Pusdik Binmas Beri Penguat Karakter Pelajar SMA di Salatiga

Angkatan ke-51 Batalyon VII Pusdik Binmas Beri Penguat Karakter Pelajar SMA di Salatiga

Angkatan ke-51 Batalyon VII Pusdik Binmas Beri Penguat Karakter Pelajar SMA di Salatiga

Siswa SIP Angkatan ke-51 Batalyon VII Pusdik Binmas saat sosialisasi dan interaksi tentang bahaya kenakalan remaja di SMA 2 Salatiga, Kamis (28/7). (Poto dok ist)

Sebagai upaya penguatan karakter dan integritas pelajar SMA, Siswa SIP (Sekolah Inspektur Polisi) Angkatan ke-51 Batalyon VII Pusdik Binmas berikan sosialisasi tentang bahaya kenakalan remaja, di SMA N 2 Salatiga.

Kehadiran para siswa SIP Pusdik Binmas mendapat respon positif baik dari pihak pengajar maupun puluhan pelajar yang sengaja dihadirkan di lingkungan Aula Sekolahan.

Dengan mengangkat persoalan,
kenakalan remaja, kondisi itu (kenakalan remaja) biasanya terjadi pada usia 13 tahun sampai 21 tahun.
“Dimana saat itu, seorang anak masih duduk dibangku SMP dan SMA,” kata Pendamping Iptu Mulyoto, M.Pd.

Dalam paparannya, Iptu Mulyoto menyampaikan materi mengenai bentuk-bentuk kenakalan remaja beserta upaya mengatasi kenakalan remaja.

“Kegiatan ini bertujuan sebagai bentuk upaya preventif untuk menekan angka kenakalan remaja yang terjadi saat masa-masa SMA, serta sebagai bentuk pembelajaran bagi siswa SIP angkatan ke-51 dalam belajar penyuluhan Binmas,” tandasnya.

Sebagai penyemangat peserta sosialisasi, siswa SIP angkatan ke-51 Pusdik Binmas Ali Suwandi menyampaikan bila terdapat siswa SMA 2 Salatiga akan melanjutkan kuliah di Jogjakarta dirinya akan memfasilitasi tempat tinggal dan makan di Yayasan Rumah Singgah Bumi Damai sampai siswa tersebut lulus dari kuliahnya.

Pancingan ini tak pelak membuat pelajar antusias mencoba keberuntungan yang ditawarkan.

Hal senada disampaikan siswa SIP Pusdik Binmas lainnya, Agus Setiyawan, S.H., M.H. bahwa, mewujudkan karakter baik pelajar diusia tanggung merupakan ‘perjuangan’. Mengingat, para siswa menginjak SMA satu fase mencari jati dalam prestasi diri serta wawasan integritas dan akhlak yang terpuji.

“Sehingga, kegiatan sosialisasi ini bagian dari mitra Polri dalam memberikan rasa aman, nyaman serta perlindungan kepada masyarakat,” imbuhnya.

Interaksi pun terjadi antara siswa SIP Pusdik Binmas dengan para siswa-siswi yang dilibatkan. Sejumlah pertanyaan dilontarkan kepada pemateri.

Kepala Sekolah SMA 2 Salatiga Tentrem Lestari, S.Pd.,M.Pd., sangat mengapresiasi kegiatan diinisiasi Siswa SIP Angkatan ke-51 Batalyon VII Pusdik Binmas di lingkungan Sekolahan yang ia pimpin.

Bekal ilmu yang disampaikan sedikitnya sedikitnya 26 siswa SIP Pusdik Binmas itu, menjadi bekal para Siswa SMA 2 Salatiga. Karena, kegiatan tersebut dapat bersifat preventif bersifat pencegahan dan juga dapat bersifat reseptifnya memberikan penyembuhan.

“Nah, maksud saya begini bahwa dengan pemberian wawasan tentang konsep dan bagaimana para siswa itu bisa menghindari tindakan-tindakan yang mengarah kepada tindakan penyimpangan, kenakalan remaja maka melalui kegiatan ini mendapatkan pemantapan tentang karakter,” paparnya.

Baik bagaimana agar bisa menyiapkan diri menjadi generasi emas, dengan tidak melakukan tindakan-tindakan yang negatif. Seperti, penyalahgunaan narkoba pergaulan bebas ataupun tindak-tindak asusila yang lain.

Dengan penguatan ini, Tentrem Lestari, para siswa SMA Negeri 2 Salatiga khususnya, mendapatkan wawasan untuk tetap menjaga kepribadian bangsa yang adiluhung.

Siswa SIP Angkatan ke-51 Batalyon VII Pusdik Binmas saat sosialisasi dan interaksi tentang bahaya kenakalan remaja di SMA 2 Salatiga, Kamis (28/7).

Poto dok ist

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan keprihatinan atas dugaan perundungan yang menyebabkan seorang murid SDN 1 Kebondalem, Kabupaten Pemalang, meninggal dunia. Saat ditemui di Ungaran, Sabtu (10/10/2026), ia menegaskan pentingnya memperkuat budaya sekolah yang aman melalui kerja sama sekolah, keluarga, masyarakat, dan media serta meningkatkan pengawasan terhadap anak di ruang digital.
Kasus Dugaan Perundungan di SDN Kebondalem Pemalang, Mendikdasmen Sebut Tayangan di Media Turut Jadi Pemicu
[pekok2]