URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Patroli dan pengawalan skala besar dilaksanakan oleh Polres Semarang menyusul maraknya aksi lempar batu yang terjadi dalam kurun waktu satu minggu terakhir di ruas tol Semarang-Solo. Sasaran aksi pelemparan itu meliputi truk, mobil pribadi dan armada bus.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Antisipasi Aksi Lempar Batu, Personel Polres Semarang Kawal Bus di Ruas Tol Semarang-Solo

Antisipasi Aksi Lempar Batu, Personel Polres Semarang Kawal Bus di Ruas Tol Semarang-Solo

Antisipasi Aksi Lempar Batu, Personel Polres Semarang Kawal Bus di Ruas Tol Semarang-Solo

UNGARAN – Patroli dan pengawalan skala besar dilaksanakan oleh Polres Semarang menyusul maraknya aksi lempar batu yang terjadi dalam kurun waktu satu minggu terakhir di ruas tol Semarang-Solo. Sasaran aksi pelemparan itu meliputi truk, mobil pribadi dan armada bus.

Ratusan personel dilibatkan untuk mengawal bus penumpang yang melintas di ruas tol dari arah Solo menuju Semarang guna menjamin keamanan dan keselamatan dalam perjalanan.[irp posts=”44164″ name=”Insiden Lempar Batu, Kapolres Semarang: Tiga Terduga Pelaku Sudah Teridentifikasi, Usia Masih Remaja”]

Kapolres Semarang AKBP Yovan Fatika menyampaikan sebanyak 16 tim telah dibentuk dan ditugaskan untuk memberikan pengawalan kepada bus, terutama bus AKAP. Kegiatan itu sebagai salah satu upaya antisipasi terjadinya aksi pelemparan batu di ruas tol wilayah hukum Polres Semarang.

“Satu tim terdiri dari satu perwira dan dua anggota, mereka ikut naik ke dalam bus untuk mengawal penumpang,” jelasnya di sela-sela kegiatan pengawalan, Kamis (20/10/22) malam.

Dikatakan Yovan, pengawalan dimulai dari gerbang tol Boyolali di KM 482 sampai dengan rest area Pendopo di KM 456 arah ke Semarang. Hasil analisis dan evaluasi, terdapat beberapa titik rawan pelemparan batu mulai KM 459, 460, 462 serta seluruh penggal ruas tol.

“Kami juga sudah memetakan sebanyak enam titik akses jalan di sekitar tol yang bisa dilalui masyarakat umum. Itu kita intensifkan (penjagaan) untuk memberi kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan,” paparnya.

Yovan menambahkan, kejadian tersebut sudah menjadi atensi Kapolda Jateng. Sehingga pihaknya berkomitmen untuk mengungkap siapa pelakunya.

“Jajaran Ditreskrimum Polda Jateng juga ikut membantu kami dengan melakukan penjagaan bersama TNI dan masyarakat di setiap overpass (jalan layang), mulai malam ini hingga nanti pukul 03.00 pasukan kita tarik kembali,” imbuhnya.

Sedangkan untuk terduga pelaku, seperti diberitakan sebelumnya beberapa korban pelemparan batu telah dimintai keterangan. Dari hasil pemeriksaan yang didapat, korban sempat melihat beberapa orang yang diduga pelaku pelemparan di sekitar jembatan Barukan, Kecamatan Tengaran yang berjumlah tiga orang dan diperkirakan berusia remaja.

Kemudian, langkah pencegahan yang dilakukan adalah dengan menambah kamera CCTV dan lampu penerangan di overpass yang menjadi lokasi pelemparan batu. (win)

 

BACA JUGA :

Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
Kota Salatiga meraih juara I kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dalam Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali 2026 Batch II yang digelar Kemendagri pada 28 Agustus 2026. Atas capaian tersebut, Salatiga mendapat dukungan Rp2 miliar untuk memperkuat akses dan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Bukan Kaleng-kaleng! Kota Salatiga raih Prestasi di Bidang Pendidikan
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved