URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kawasan exit tol Tingkir, Salatiga, dipetakan sebagai titik rawan kemacetan saat arus mudik Lebaran 2025, sehingga Satlantas Polres Salatiga menyiapkan skema penanganan khusus. Kasatlantas Polres Salatiga, AKP Darmin, menyampaikan bahwa penerapan skema one way dari exit tol ke Tingkir akan diberlakukan jika volume kendaraan tinggi, dengan pengalihan arus melalui Jalan Lingkar Selatan (JLS) dan rute alternatif ke Suruh, Kabupaten Semarang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Antisipasi Kemacetan Selama Lebaran, Polisi Siapkan Skema Lalin di Exit Tingkir Salatiga

Antisipasi Kemacetan Selama Lebaran, Polisi Siapkan Skema Lalin di Exit Tingkir Salatiga

Antisipasi Kemacetan Selama Lebaran, Polisi Siapkan Skema Lalin di Exit Tingkir Salatiga

Kawasan exit tol Tingkir, Salatiga, dipetakan sebagai titik rawan kemacetan saat arus mudik Lebaran 2025, sehingga Satlantas Polres Salatiga menyiapkan skema penanganan khusus. Kasatlantas Polres Salatiga, AKP Darmin, menyampaikan bahwa penerapan skema one way dari exit tol ke Tingkir akan diberlakukan jika volume kendaraan tinggi, dengan pengalihan arus melalui Jalan Lingkar Selatan (JLS) dan rute alternatif ke Suruh, Kabupaten Semarang.
foto Arief
Anggota Satlantas Polres Salatiga tengah siaga di Exit Tol Tingkir
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Kawasan exit tol Tingkir, Salatiga pada arus mudik Lebaran 2025 dipetakan rawan macet. Karena itu, Satlantas Polres Salatiga menyiapkan skema penanganan kemacetan di kawasan exit tol.

Adapun langkah yang dilakukan apabila terjadi kemacetan parah, yakni menerapkan one way (satu arah) lokal dari exit tol ke arah Tingkir. Kemudian dari Tingkir, arus lalu lintas akan dimasukan ke jalan lingkar selatan (JLS). Sedangkan arus lalu lintas menuju Suruh, Kabupaten Semarang dialihkan melalui Desa Tegalwaton, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang.

Kasatlantas Polres Salatiga AKP Darmin menjelaskan, penerapan one way mulai dari exit tol hingga simpang tiga Tingkir dilakukan apabila volume kendaraan bermotor yang ke luar dari tol sudah banyak dan arus lalu lintas padat. “Selama pemberlakuan one way, maka persimpangan menuju perkampungan warga, stasiun pengisian bahan bakar di kawasan exit tol dan simpang empat Karang Balong akan ditutup sementara,” kata AKP Darmin, kamis (20/3/2025).

Polres Salatiga juga akan berkoordinasi dengan jajaran Polres Boyolali dan Polres Semarang dalam penanganan kepadatan lalu lintas saat arus mudik dan balik Lebaran. Ini dilakukan agar penanganan bisa dilakukan dengan cepat dan tepat.

“Jadi jika sewaktu-waktu pengalihan arus lalu lintas dari jalan tol ke jalur alteri dilakukan, kami bisa langsung bergerak cepat,” ujarnya.

Sementara itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Salatiga siap mendukung dan membantu jajaran Satlantas Polres Salatiga dalam pengaturan arus lalu lintas pada masa arus mudik dan balik Lebaran nanti.

“Kami telah menyiapkan rambu-rambu lalulintas dan sarana prasarana lainnya untuk mengatur arus lalu lintas. Kami juga menyiapkan SDM untuk pengaturan arus lalu lintas,” kata Kepala Dishub Kota Salatiga Sri Satuti.

BACA JUGA :

Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”
Sekitar 900 siswa SD hingga SMU di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, mengikuti lomba tari keprajuritan pada Selasa (11/8/2026) untuk memeriahkan HUT RI ke-81 dan TMMD Reguler ke-129 di Desa Cukil. Kegiatan yang diawali flashmob itu sekaligus menjadi upaya melestarikan tari keprajuritan yang menggambarkan perjuangan merebut kemerdekaan.
Meriah! Ratusan Siswa di Tengaran ikuti Lomba Tari Keprajuritan
Pemkab Semarang segera mencatat tanah hibah dari Kementerian Pertanian seluas sekitar 2,3 hektare sebagai aset daerah setelah dokumen administrasinya lengkap, Selasa (11/8/2026). Tanah eks Balai Penyuluhan Pertanian yang dihibahkan sejak 1991 tersebut diperkirakan bernilai Rp58 miliar. Pemkab Semarang juga menunggu proses sertifikasi tanah 14,8 hektare dari Badan Bank Tanah di Desa Branjang yang bernilai sekitar Rp60 miliar.
35 Tahun Mangkrak, Tanah Hibah Kementan untuk Pemkab Semarang Akhirnya Tuntas
Ratusan warga Perumahan Taman Manunggal Asri dan Wisma Karebet, Dusun Tugu, Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, memeriahkan HUT ke-81 RI melalui senam bersama dan jalan sehat sejauh 1 kilometer pada Minggu (9/8/2026). Kegiatan yang digelar Karang Taruna Manebet tersebut berlangsung sejak pagi dan melibatkan anak-anak hingga orang dewasa, dengan pelepasan burung perkutut sebagai simbol dimulainya jalan sehat sekaligus pesan pelestarian lingkungan.
Meriah! Karang Taruna Manebet Sukses gelar Acara Senam dan Jalan Santai
Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengikuti East Asia Student Encounter (EASE) 2026 di Kwansei Gakuin University, Jepang, selama 18 hari hingga 18 Agustus 2026. Program bertema Manifest the Dream: Our Journey Toward Peace in a Divided World ini memperkuat pertukaran budaya, jejaring internasional, dan pendidikan perdamaian melalui berbagai kegiatan akademik, budaya, serta diskusi lintas negara.
15 Mahasiswa UKSW Ikuti EASE 2026 di Jepang, Rayakan Misi Perdamaian Dunia
Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, menegaskan pengelolaan sampah di Kota Salatiga akan dilakukan secara bertahap dari hulu hingga hilir dengan mengedepankan edukasi pemilahan sampah sejak dari rumah. Kebijakan yang disampaikan tersebut menargetkan penuntasan penumpukan sampah dalam waktu sekitar dua tahun melalui pengolahan sampah organik di TPS 3R serta pemanfaatan sampah anorganik menjadi bahan baku bernilai ekonomi, didukung pendampingan kepada masyarakat dan penyusunan strategi bersama konsultan.
Atasi Masalah, Pemkot Gandeng Konsultan akan Musnahkan Gunungan Sampah, 2 Tahun bisa Selesai

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved